Mengembangkan Profesionalitas Guru sebagai Pemandu Acara Kegiatan Protokoler Sekolah
DOI:
https://doi.org/10.33379/icom.v3i2.2592Kata Kunci:
public speaking, pembawa acara (MC), pewara, komunikasi nonverbal, guru SDAbstrak
Kemampuan guru dalam berkomunikasi lisan bukan sebatas mengajar di depan kelas, melainkan juga berbicara di depan khalayak umum. Dalam banyak kegiatan formal dan protokoler, pastinya dibutuhkan seorang pembawa acara (pewara/ MC). Akan tetapi, menjadi pewara masih menjadi hambatan bagi guru-guru di SDN Cicayur 1 di Kecamatan Cisauk, Tangerang Selatan. Karena itu, kegiatan ini bertujuan melatih guru-guru di SDN Cicayur 1 Kecamatan Cisauk untuk dapat mengembangkan kemampuannya menjadi pewara dalam berbagai kegiatan sekolah. Kegiatan yang diikuti dua puluh guru ini disampaikan dengan teknik tutorial, diskusi, demonstrasi, dan praktik. Dari penugasan berupa produksi video, guru sudah dapat memperlihatkan kemampuannya tampil sebagai pewara, tetapi masih perlu dikembangkan lagi khususnya dalam hal penampilan dan ekspresi wajah, menggunakan bahasa tubuh dengan lebih luwes lagi, dan mempersiapkan diri sebaik mungkin. Guru dapat tampil lebih profesional sebagai pewara dan dapat mengajarkannya kepada siswa. Selain itu, guru dapat lebih meningkatkan kreativitasnya dalam berkomunikasi publik.
Referensi
Alamianti, D., Yudhakusuma, D., & Mukhlisiana. Lusy. (2019). Pelaksanaan MC dan keprotokolan dalam mengembangkan kemampuan berkomunikasi. Dialektik:Jurnal Ilmu Komunikasi, 6(1), 89–94. http://journal.unla.ac.id/index.php/dialektika/article/view/497
KejarMimpiID. (2023, June 6). 8 hal yang bisa bikin kamu jadi presenter handal. https://www.kejarmimpi.id/8-hal-ini-bisa-bikin-kamu-jadi-presenter-handal.html
Bovée, C. L., & Thill, J. V. (2018). Business communication today (14 Edition). Pearson.
Dinka, R. (2002). Cara cepat belajar public speaking secara profesional. Damar Media Publishing.
Fitria, R. A. (2021). Master of ceremony (MC) untuk meningkatkan potensi diri bagi Siswa SMKN 49 Jakarta Utara. IKRAITH-ABDIMAS , 4(1), 74–78.
Hafizah, E. (2019). Implementasi tata laksana pedoman master of ceremony bagi siswa siswi sekolah dasar. Al-Hikmah, 13(1), 77.
Salminati, I. (2017). Pembiasaan upacara bendera sebagai upaya pembentukan sikap nasionalisme siswa. Jurnal Kewarganegaraan, 1(1), 8–11.
Usman, U., & Hajrah, H. (2019). Pelatihan public speaking bagi siswa SMA Negeri 5 Barru. Dedikasi, 21(2), 1–4. https://doi.org/10.26858/dedikasi.v21i2.11472
Wijayanti, S. H., & Budhayanti, C. I. S. (2019). Kunci guru profesional. Media Akademi.
Yulian, R. (2021). Peningkatan kemampuan public speaking melalui pelatihan master of ceremony dalam bahasa Inggris bagi mahasiswa Politeknik Negeri Pontianak. Jurnal Buletin Al-Ribaath, 18(1), 9. https://doi.org/10.29406/br.v18i1.2538
Zayulate, M. R., Nurmalisa, Y., & Yanzi, H. (2015). Persepsi siswa terhadap pelaksanaan upacara bendera dalam pembentukan sikap nasionalisme. Jurnal Kultur Demokrasi, 3(8).
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Sri Hapsari Wijayanti, Yohanes Arianto Budi Nugroho , Vanessa Emmily Dirgantara, May Triyanti Manalu

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.











