“Sexuality Care” pada Anak SD di Kelurahan Bener Wilayah Kerja Tegalrejo

Penulis

  • Eny Septi Wulandari Dwi Prihatin Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Notokusumo Yogyakarta, Indonesia
  • Etik Pratiwi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Notokusumo Yogyakarta, Indonesia
  • Wiwi Kustio Priliana Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Notokusumo Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33379/icom.v3i3.2763

Kata Kunci:

Edukasi, Remaja, Sexuality Care

Abstrak

Sexuality Care merupakan suatu wujud program kepedulian tenaga kesehatan terhadap kesehatan anak yang merambah umur anak muda. Pemberian edukasi kepada anak yang berusia  menjelang remaja awal ditujukan agar anak dapat beradaptasi terhadap perubahan fisiknya. SDN Tegalrejo I sepanjang ini belum sempat memperoleh program preventif dalam melindungi Kesehatan Reproduksi. Dedikasi ini bertujuan guna membagikan data pengetahuan anak muda tentang berartinya pertumbuhan organ intim dari segi fisik serta psikologinya. Kegiatan dilaksanakan dengan pre test sebelum dilakukan penyuluhan dan post test  setelah dilakukan penyuluhan  pada anak SD kelas 6 SDN Tegalrejo I. Pengabdi melakukan kegiatan dengan metode ceramah, demonstrasi, serta Focus Group Discussion( FGD). media yang digunakan booklet serta dilaksanakan tahap tanya jawab. Hasil menunjukkan sejumlah 60 anak yang berusia 10- 13 tahun. Pengetahuan anak meningkat khususnya mengenai “Sexual Care” setelah diberikan proses edukasi melalui ceramah dan Focus Group Discussion (FGD).

Referensi

Andrea Mechanick Braverman (2015) .Mental health counseling in third_party reproduction in the United States: evaluation, psychoeducation, or ethical gatekeeping?’, Fertility and Sterility Journal, 104(3), pp. 499– 760.

BPS (2013) ‘Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia.’, in. Jakarta.

Butler Saul Rebekah. Sorace. Beach Hentz Kathleen. (2018). Institutionalizing Sex Education In Diverse US School Districs. Journal Adolescent Health : Febr : 62 (2) :149 -156

Banvard-Fox, C. et al. (2020) ‘Sexual Assault in Adolescents’, Primary Care - Clinics in Office Practice, 47(2), pp. 331–349. doi: 10.1016/j.pop.2020.02.010.

Haruna H. Hu Xiao. Chu S.K.W. (2018)Improving Sexual Health Education Programs For Adolescent Students Through Game-Based Learning and Gamification. International Journal Enviroment Respiratory and Public Health: Sept 15 (9) :2027

Macarthur, G. et al. (2018) ‘Individual-, family-, and school-level interventions targeting multiple risk behaviours in young people’, Cochrane Database of Systematic Reviews, 2018(10). doi: 10.1002/14651858.CD009927.pub2.

Puspitaningrum, W. F. A. and A.Mawarni., dan D. N. (2017) ‘Pengaruh Media Booklet Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Remaja Putri Terkait Kebersihan Dalam Menstruasi Di Pondok Pesantren Al-Ishlah Demak Triwulan Ii Tahun 2017’, Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 5(4), pp. 274–281.

Rahnavardi, M. et al. (2022) ‘Health care providers’ responses to sexually abused children and adolescents: a systematic review’, BMC Health Services Research, 22(1), pp. 1–11. doi: 10.1186/s12913-022-07814-9.

Ratih, R. H., Herlina, S. and Yusmaharani, Y. (2020) ‘Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Kesehatan Reproduksi Remaja Dengan Upaya Mempersiapkan PeriodePubertas Pada Anak Di Sd Negeri 20 Pekanbaru’, JOMIS (Journal of Midwifery Science), 4(2), pp. 12–17. doi: 10.36341/jomis.v4i2.1320.

Sakali, A. K. et al. (2021) ‘Effects on puberty of nutrition-mediated endocrine disruptors employed in agriculture’, Nutrients, 13(11), pp. 1–21. doi: 10.3390/nu13114184.

Srinivasan, S. et al. (2019) ‘Sexuality and the Older Adult’, Current Psychiatry Reports, 21(10). doi: 10.1007/s11920-019-1090-4.

Unduhan

Diterbitkan

03-09-2023

Cara Mengutip

“Sexuality Care” pada Anak SD di Kelurahan Bener Wilayah Kerja Tegalrejo. (2023). I-Com: Indonesian Community Journal, 3(3), 956-962. https://doi.org/10.33379/icom.v3i3.2763

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama