Pelatihan Berpikir Komputasional untuk Peningkatan Kompetensi Guru Telkom Schools sebagai Bagian dari Gerakan PANDAI
DOI:
https://doi.org/10.33379/icom.v3i3.2988Kata Kunci:
Berpikir Komputasional, Gerakan PANDAI, Pelatihan GuruAbstrak
Berpikir komputasional (BK) atau computational thinking (CT) merupakan salah satu keahlian esensial yang diperlukan sumber daya manusia Indonesia dalam rangka menghadapi revolusi industri 4.0 dan masyarakat 5.0. Gerakan PANDAI (Pengajar Era Digital Indonesia) merupakan suatu gerakan nasional yang merupakan kolaborasi nirlaba antara komunitas Bebras Indonesia, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, dan Google Indonesia dalam rangka meningkatkan kompetensi BK yang dimiliki oleh guru sekolah dasar dan menengah. Pada tahun 2022, Biro Bebras Universitas Telkom mengadakan pelatihan BK kepada lebih dari 60 guru Telkom Schools sebagai bagian dari gerakan ini. Pelatihan ini terdiri dari lima tahapan besar yang meliputi lokakarya luring, pembelajaran mandiri, lokakarya daring, dan dua kegiatan microteaching. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan peningkatan kemampuan konseptual peserta terkait BK, meskipun masih banyak hal yang perlu dibenahi dari sisi kemampuan teknis dalam pengerjaan soal-soal BK.
Referensi
Arzaki, M., Rachmawati, E., Romadhony, A., Pudjoatmodjo, B., Sudiharto, D. W., Gunawan, P. H., Wibowo, A. T., Meliana, S., Ciptasari, R. W., Yulianto, F. A., Prawira, F. N., Purnama, B. (2022). Korelasi antara Nilai Latihan Soal Berpikir Komputasional dan Hasil Tantangan Bebras pada Siswa sebagai Bagian dari Peningkatan Kesiapan Guru dalam Gerakan PANDAI. Prosiding COSECANT: Community Service and Engagement Seminar, 2. Bandung.
Arzaki, M., Romadhony, A., Gunawan, P. H., Ciptasari, R. W., Yulianto, F. A., Meliana, S., . Wibowo, A. T., Pudjoatmodjo, B., Sudiharto, D. W., Prawira, F. N., Rachmawati, E. (2022). Analisis Korelasi Nilai Microteaching Guru dengan Kemampuan Pembuatan Soal yang Mengintegrasikan Berpikir Komputasional pada Mata Pelajaran Melalui Gerakan PANDAI. COSECANT: Community Service and Engagement Seminar, 1. Bandung.
Ayub, M., Wijanto, M. C., Djajalaksana, Y. M., Johan, M. C., Kandaga, T., Yulianti, D. T., Bunyamin, H., Widjaja, A., Sujadi, S. F., Santoso, S. (2021). Pelatihan dan Pendampingan Guru dalam Pengembangan Bebras Task untuk Tantangan Bebras 2021. Sendimas 2021-Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat, 6, pp. 106-111.
Chahyadi, F., Bettiza, M., Ritha, N., Rathomi, M. R., & Hayaty, N. (2021). Peningkatan high order thinking skill siswa melalui pendampingan computational thinking. Jurnal Anugerah, 25-36.
Cohen, I., Yiteng, H., Chen, J., & Benesty, J. (2009). Pearson correlation coefficient. Noise reduction in speech processing, 1-4.
Dagiene, V., & Sentance, S. (2016). It’s computational thinking! Bebras tasks in the curriculum. International conference on informatics in schools: Situation, evolution, and perspectives.
Darwis, M., Putri, W. T., & Hendrowati, R. (2023). Peningkatan Kemampuan Computational Thinking dalam Persiapan Tantangan Bebras 2022 Pada Siswa SD Kanaan Jakarta. I-Com: Indonesian Community Journal, 3(2), 452-462.
Huang, W., & Looi, C.-K. (2021). A critical review of literature on “unplugged” pedagogies in K-12 computer science and computational thinking education. Computer Science Education, 31(1), 83-111.
Julianti, N. H., Darmawan, P., & Mutimmah, D. (2022). Computational Thinking Dalam Memecahkan Masalah High Order Thinking Skill Siswa. Prosiding: Konferensi Nasional Matematika dan IPA Universitas PGRI Banyuwangi, (pp. 1-7).
Lu, C., Macdonald, R., Odell, B., Kokhan, V., Demans Epp, C., & Cutumisu, M. (2022). A scoping review of computational thinking assessments in higher education. Journal of Computing in Higher Education, 34(2), 416-461.
Mason, S. L., & Rich, P. J. (2019). Preparing elementary school teachers to teach computing, coding, and computational thinking. Contemporary Issues in Technology and Teacher Education, 790-824.
Novianti, N., & Dewi, N. (2023). The Efforts to Improve Computational Thinking in Science Learning Through Canva Application. Report of Biological Education, 4(1), 32-46.
OECD. (2018). PISA 2021 mathematics framework (2nd draft).
Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Kemendikbud. (2019). Pedoman Implementasi Muatan/Mata Pelajaran Informatika Kurikulum 2013. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Pembelajaran.
Putri, I. I., Ermiyanti, & Ningsih, E. R. (2020). Realisasi Gerakan Literasi Digital sebagai Implementasi Gerakan Literasi Nasional di Sekolah Muhammadiyah Pangkalan Bun. Buletin Literasi Budaya Sekolah, 2(2), 87-99.
Sentance, S., & Csizmandia, A. (2017). Computing in the curriculum: Challenges and strategies from a teacher’s perspective. Education and information technologies, 22, 469-495.
Wijanto, M. C., Ayub, M., Senjaya, W. F., Toba, H., Santosa, S., & Karnalim, O. (2019). Evaluasi Pelaksanaan Tantangan Bebras untuk Siswa di Biro Universitas Kristen Maranatha pada tahun 2017-2018 untuk Edukasi Computational Thinking. Sendimas. Semarang.
Wing, J. M. (2006). Computational Thinking. Communications of the ACM, 49(3), 33-35.
Zahid, M. Z. (2020). Telaah kerangka kerja PISA 2021: era integrasi computational thinking dalam bidang matematika. PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Muhammad Arzaki, Selly Meliana, Ema Rachmawati, Ade Romadhony, Agung Toto Wibowo, Bambang Pudjoatmodjo, Bedy Purnama, Dodi Wisaksono Sudiharto, Fat'hah Noor Prawira, Fazmah Arif Yulianto, Putu Harry Gunawan, Rimba Whidiana Ciptasari

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.











