Pemberdayaan Pedagang Kantin di Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Kampus BSD, Melalui Edukasi Pengolahan Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi

Penulis

  • Daru Seto Bagus Anugrah Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Kampus BSD, Tangerang, Indonesia
  • Adeline Mayvie Wijanarko Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Kampus BSD, Tangerang, Indonesia
  • Juan David Sinanu Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Kampus BSD, Tangerang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33379/icom.v3i3.3116

Kata Kunci:

Minyak jelantah, Lilin Aromaterapi, Pengolahan Produk Bernilai, Dampak Lingkungan

Abstrak

Minyak jelantah merupakan sisa dari proses menggoreng makanan yang umumnya berasal dari beragam jenis minyak goreng seperti kelapa dan kelapa sawit. Penggunaan berulang minyak jelantah dalam penggorengan berpotensi menimbulkan masalah kesehatan dan lingkungan. Program ini mengeksplorasi peluang mengubah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi guna mengurangi dampak negatifnya dan meningkatkan nilai produk dan mengurangi limbah di lingkungan. Lilin aromaterapi memiliki nilai ekstra berupa aroma dan manfaat aromaterapi. Tim Pengabdian dari Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya telah mengadakan pelatihan pembuatan lilin aromaterapi bagi para pedagang kantin di kampus. Inisiatif ini bertujuan mengedukasi para pedagang tentang potensi mengolah minyak jelantah menjadi produk bernilai, sehingga dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia dapat diminimalisir. Secara komprehensif, kegiatan ini berhasil mengedarkan pengetahuan dan memberikan keterampilan praktis kepada para pedagang kantin dalam menerapkan teknik pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi. Selanjutnya, para pedagang ini berhasil mengaplikasikan keterampilan tersebut dalam praktik pembuatan lilin aromaterapi. Berdasarkan hasil survei tindak lanjut dari kegiatan ini, terungkap bahwa tujuh dari sepuluh pedagang telah berhasil menghasilkan lilin aromaterapi yang berasal dari minyak jelantah hasil proses memasak.

Referensi

Agarwal, P., Sebghatollahi, Z., Kamal, M., Dhyani, A., Shrivastava, A., Singh, K. K., Sinha, M., Mahato, N., Mishra, A. K., & Baek, K.-H. (2022). Citrus Essential Oils in Aromatherapy: Therapeutic Effects and Mechanisms. Antioxidants, 11(12), 2374. https://doi.org/10.3390/antiox11122374

Anugrah, D. S. B., Karmawan, L. U., Warjoto, R. E., Agustinah, W., Frans, W., Aurelia, J., Marcella, M., Oetomo, C., Alviana, J. R., Sentia, S., & Ferenda, T. (2022). Pelatihan pembuatan kombucha-ekstrak bunga telang untuk masyarakat di Desa Pagedangan, Tangerang, Banten. Abdimas Dewantara, 5(2 SE-). https://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/abdimasdewantara/article/view/12822

Chang, K.-M., & Shen, C.-W. (2011). Aromatherapy Benefits Autonomic Nervous System Regulation for Elementary School Faculty in Taiwan. Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine, 2011, 1–7. https://doi.org/10.1155/2011/946537

Damayanti, F., Supriyatin, T., & Supriyatin, T. (2020). Pemanfaatan Limbah Minyak Jelantah Sebagai Upaya Peningkatan Kepedulian Masyarakat Terhadap Lingkungan. Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1). https://doi.org/10.31849/dinamisia.v5i1.4434

Ermawati, N., & Sari, E. F. (2023). Formulasi dan Evaluasi Sediaan Lilin Aromaterapi dari Minyak Atsiri Jahe dan Lemon dengan Minyak Jelantah sebagai Basis. Journal Pharmacopoeia, 2(1), 1–12. https://doi.org/10.33088/jp.v2i1.362

Falade, A., Oboh, G., & Okoh, A. (2017). Potential Health Implications of the Consumption of Thermally-Oxidized Cooking Oils – a Review. Polish Journal of Food and Nutrition Sciences, 67(2), 95–105. https://doi.org/10.1515/pjfns-2016-0028

Ganesan, K., Sukalingam, K., & Xu, B. (2019). Impact of consumption of repeatedly heated cooking oils on the incidence of various cancers- A critical review. Critical Reviews in Food Science and Nutrition, 59(3), 488–505. https://doi.org/10.1080/10408398.2017.1379470

Haruhiro, F., Wataru, I., Katsuyuki, N., Joko, P., Hiroe, T., & Genshiro, K. (2015). A Comparative Study of Waste Cooking Oil Recycling Programs in Bogor and Niigata Cities and GHG Emission Reduction by Recycling. https://doi.org/10.2991/cas-15.2015.41

Inayati, N. I., & Dhanti, K. R. (2021). Pemanfaatan Minyak Jelantah sebagai Bahan Dasar Pembuatan Lilin Aromaterapi sebagai Alternatif Tambahan Penghasilan pada Anggota Aisyiyah Desa Kebanggan Kecamatan Sumbang. BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT, 3(1). https://doi.org/10.29040/budimas.v3i1.2217

Khuzaimah, S., & Eralita, N. (2020). Utilization of Adsorbent Carbon Coconut Shell for Purification of Used Cooking Oil. IJCA (Indonesian Journal of Chemical Analysis), 3(2), 88–95. https://doi.org/10.20885/ijca.vol3.iss2.art7

Sharmeen, J., Mahomoodally, F., Zengin, G., & Maggi, F. (2021). Essential Oils as Natural Sources of Fragrance Compounds for Cosmetics and Cosmeceuticals. Molecules, 26(3), 666. https://doi.org/10.3390/molecules26030666

Thushari, I., & Babel, S. (2022). Comparative study of the environmental impacts of used cooking oil valorization options in Thailand. Journal of Environmental Management, 310, 114810. https://doi.org/10.1016/j.jenvman.2022.114810

Tsai, W.-T. (2019). Mandatory Recycling of Waste Cooking Oil from Residential and Commercial Sectors in Taiwan. Resources, 8(1), 38. https://doi.org/10.3390/resources8010038

Unduhan

Diterbitkan

07-09-2023

Cara Mengutip

Pemberdayaan Pedagang Kantin di Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Kampus BSD, Melalui Edukasi Pengolahan Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi. (2023). I-Com: Indonesian Community Journal, 3(3), 1279-1285. https://doi.org/10.33379/icom.v3i3.3116

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama