Senam Ergonomis Sebagai Modalitas Menurunkan Keluhan Nyeri Punggung Bawah pada Petani
DOI:
https://doi.org/10.33379/icom.v3i4.3442Kata Kunci:
Nyeri Punggung Bawah, Petani, Senam ErgonomisAbstrak
Posisi bekerja yang tidak ergonomis dengan durasi yang lama menjadi hal yang hampir dialami oleh seluruh petani. Kondisi ini mengakibatkan keluhan nyeri punggung bawah. Modalitas untuk menurunkan keluhan ini masih terbatas pada penggunaan balsam dan pijat. Senam ergonomis sebagai senam yang rekreatif dan bermanfaat untuk menurunkuan keluhan nyeri punggung bawah. Kegiatan pengabdian kepada masayarakat (PkM) ini bertujuan untuk melaksanakan senam ergonomis sebagai modalitas untuk menurunkan keluhan nyeri punggung bawah pada petani. Kegiatan PkM diikuti oleh 30 petani. Mayoritas petani berusia 17-25 tahun (33,3%), laki-laki (77%), berpendidikan terakhir sekolah menengah atas (SMA) (60%), rerata lama kerja di sawah dalam satu hari adalah >5 jam (63,3%), dan dengan indeks masa tubuh (IMT) normal (50%). Setelah pelaksanaan PkM didapatkan hasil bahwa senam ergonomis mampu menurunkan keluhan nyeri punggung bawah secara signifikan (p=0,000). Kerjasama lintas sektor perlu diupayakan untuk keberlanjutan pelaksanaan senam ergonomis serta mengontrol faktor yang berkontribusi terhadap keluhan nyeri punggung bawah.
Referensi
Alfiansyah, M. A., & Febriyanto, K. (2021). Hubungan Indeks Massa Tubuh dengan Keluhan Low back pain Pada Operator Alat Berat. Borneo Student Research, 3(1), 749–754.
Aminoto, T., & Berbudi, A. (2017). PENGARUH FAKTOR RISIKO ERGONOMI TERHADAP KELUHAN NYERI PUNGGUNG BAWAH (LOW BACK PAIN) PADA KARYAWAN BUSHINDO TRAINING CENTER JAKARTA TIMUR. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kesehatan, 4(2), 189–194.
BPS Bondowoso. (2019). Tanaman Pangan. https://bondowosokab.bps.go.id/subject/53/tanaman-pangan.html#subjekViewTab1
Huda, D. N., Aulia, L., Shafiyah, S., Lestari, S. I., Aini, S. N., Dewi, S. K., Sotissa, V. N., & Pradana, A. A. (2022). Efektivitas Senam Pada Lansia untuk Mengurangi Nyeri Sendi: Telaah Literatur. Muhammadiyah Journal of Geriatric, 3(1), 31–35. https://doi.org/10.24853/mujg.3.1.31-35
Irmayani, Bangun, S. M. B., Parinduri, A. I., Ginting, R., Octavariny, R., & Anzeli, R. (2021). Peregangan Senam Ergonomis Untuk Mengurangi Keluhan Musculoskeletal Disorders Pada Pekerja Pembibitan Sawit. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 436–440. https://doi.org/10.35451/jpk.v1i2.926
Nankongnab, N., Kongtip, P., Tipayamongkholgul, M., Bunngamchairat, A., Sitthisak, S., & Woskie, S. (2020). Difference in Accidents, Health Symptoms, and Ergonomic Problems between Conventional Farmers Using Pesticides and Organic Farmers. J Agromedicine, 25(2), 158–165. https://doi.org/10.1080/1059924X.2019.1607793
Sagiran. (2019). Mukjizat Gerakan Shalat. Qultum Media.
Singh, A. K. K., Septadina, I. S., & Zulissetiana, E. F. (2022). Body Mass Index and Working Period Associated with Low Back Pain in Pedicab Drivers. Health Science Journal of Indonesia, 13(1), 26–31. https://doi.org/10.22435/hsji.v13i1.6455
Srinivasan, T. (2022). Stretch for Health. Int J Yoga, 15(1), 1–2. https://doi.org/https://doi.org/10.4103%2Fijoy.ijoy_30_22
Sumarni, T., & Siwi, A. S. (2022). Senam Ergonomi untuk Mencegah Keluhan Musculoskeletal Disorders. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2).
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Yulia Kurniawati, Nurfika Asmaningrum, Dodi Wijaya, Kholid Rosyidi Muhammad Nur

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.











