Sosialisasi dan Pembuatan Elisator Biosaka Guna Mendukung Pertanian Berkelanjutan Pada Kelompok Wanita Tani Wirajaya Sarilamak
DOI:
https://doi.org/10.33379/icom.v4i1.3997Kata Kunci:
Biosaka, Elisator, Wirajaya, Sarilamak, KWTAbstrak
Masalah utama petani Indonesia dalam budidaya tanaman adalah cara budidaya yang besifat konvensional, dimana menggunakan pupuk an-organik untuk meningkatkan produktivitas tanaman. Kegiatan sosialisasi pembuatan elisator biosaka dilaksanakan tanggal 28 Juli 2023 dan 15 Agustus 2023. Metode pelaksanaan pertemuan pertama: sosialisasi pembuatan elisator biosaka di saung pertemuan KWT Wirajaya, kegiatan berupa diskusi, pengarahan mengenai proses pembuatan elisator biosaka. Sosialisasi dilakukan kepada anggota KWT dengan materi manfaat menggunakan elisator biosaka, peran elisator biosaka terhadap tanaman. Pertemuan selanjutnya demonstrasi pembuatan Elisator Biosaka. Kegiatan selanjutnya pengaplikasian elisator biosaka pada tanaman jagung manis. Tujuan pengabdian masyarakat: melalui pelatihan pembuatan Elisitor biosaka dapat mengedukasi petani tentang pemanfaatan bahan rerumputan yang tersedia di lingkungan guna mendukung pertanian berkelanjutan. Sosialisasi mengenai manfaat elisator biosaka, peran elisator biosaka terhadap tanaman dan pembuatan elisator biosaka pada KWT telah mengedukasi petani mengenai manfaat bahan rerumputan disekitar lingkungan. Anggota kelompok wanita tani Wira Jaya bisa membuat elisator biosaka guna diaplikasikan pada tanaman.
Referensi
Adiwijaya D.H, & ika Cartika, L. (2023). Utilization of Various Weeds as Biosaka Materials to Increase the Production of Shallots (Allium ascolanicum L.). Jurnal Agroekoteknologi Dan Agribisnis, 7(2), 151–160.
Antony, D., Lizawati, L., Wilia, W., Alia, Y., Agroekoteknologi, D. J., Pertanian, F., & Jambi, U. (2023). Sosialisasi Dan Aplikasi Elisitor Biosaka Pada Budidaya Tanaman Padi ( Oryza Sativa ) Di Desa Pudak , Kecamatan Kumpeh Ulu , Kabupaten Muaro Jambi , Provinsi Jambi Masyarakat Desa Pudak Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi sebagian tahan tanaman ter. 2(4).
Azhari, A., Azmi, L. A., & Hariyadi, I. (2023). Sosialisasi dan Pembuatan Biosaka Sebagai Solusi dalam Mengurangi Penggunaan Pupuk Kimia di Desa Selaparang. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 6(1), 4–7.
Azhimah, F., Saragih, C. L., Pandia, W., Sembiring, N. B., Ginting, E. P., & Sitepu, H. P. (2023). Sosialisasi dan Aplikasi Pembuatan Biosaka Di Lahan Hortikultura Kabupaten Karo. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 1(5), 216–224. https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i5.95
Marganingsih, D. I., Kelompok, P., Di, W. T., Milenial, E., & Margayaningsih, D. I. (2020). Peran Kelompok Wanita Tani Di Era Milenial.
Maruapey, A., Ali, A., Lestaluhu, R., Saleh Refra, M., & Tharukliling, S. (2023). Pendampingan budidaya jagung manis melalui praktek demonstrasi plot dengan aplikasi elisitor biosaka. Jurnal Pengabdian Mitra Masyarakat (JURPAMMAS), 3(1), 7–14.
Napitupulu, M., Syahfari, H., Yahya, Z., Patah, A., Kamarubaya, L., Pinaringan Sujalu, A., Rahmi, A., Jannah, N., Emawati, H., Astuti, P., Gebriyanti, C., Bella Sherina, A., Kemnyien, M., & Handayani, R. (2023). Pelatihan Pembuatan Elisator Biosaka Dari Tumbuhan Di Kelompok Tani Rukun Sentosa Kelurahan Sindangsari Kecamatan Sambutan (Training On Making Biosoc Elisators From Plants In The Rukun Sentosa Farmers’ Group, Sindangsari Village, Sambutan District). Jurnal Abdimas Untag Samarinda, 1(2), 59–66. http://ejurnal.untag-smd.ac.id/index.php/
Nur Hidayati, C., & Mahayu Woro Lestari, dan. (2024). Pengaruh Aplikasi Biosaka Dan Pupuk Anorganik Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Pada Tanaman Padi Gogo Varietas Inpago 13 Fortiz The Effect Of Application Of ‘Biosaka’ And Inorganic Fertilizer On Growth And Yield Of Inpago 13 Fortiz Variety Gogo Rice Plant. In Nurhidayati dan Lestari (Vol. 11, Issue 2).
Reflis, R., & Sumartono, E. (2023). Biosaka Pengembangan Pertanian Organik. Community Development Journal, 4(2), 2939–2945.
Rizki, A., Sipahutar, A. V., Nurisma, D., Sitompul, R. A., Sibarani, F. S., Evelin, F., Simamora, R. J., & Putra, R. (2023). Analisis Peningkatan Pendapatan Petani Padi di Desa Pulau Sarak Melalui Penggunaan Biosaka Tahun 2021-2022. 2(4), 321–330.
Sarjana, P. (2007). Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair terhadap Pertumbuhan dan Produksi Kentang (Solanum tuberosum L.). Jurnal Anatomi Dan Fisiologi, XV(2), 21–31.
Sundari, E., Sari, E., & Rinaldo, R. (2018). Pembuatan Pupuk Organik Cair Menggunakan Biokatalisator Biosca dan EM4. Konversi, 5(2), 5.
Usman Raidar, Farrizqie Ramadhan, Nyimas Ririn Khayatin Nufus, Muhammad Rizky Supriyatna, Elsa Azizah Pesema, Zhara Nabila, & Aulia Safitri. (2023). Penyuluhan Pertanian Pengendalian Hama Tikus Dan Pembuatan Biosaka Sebagai Upaya Mendukung Sistem Pertanian Berkelanjutan Di Pekon Banjarmasin. Buguh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 112–117. https://doi.org/10.23960/buguh.v3n2.1327
Vintarno, J., Sugandi, S., Adiwisastra, J., & Sugandi, Y. S. (2019). Perkembangan Penyuluhan Pertanian Dalam Mendukung Pertumbuhan Pertanian Di Indonesia.
Zainab, S., Haryantini, B. A., Sunantra, I. M., Wardhana, A. W., & Arifin, Z. (2023). Utilization Of Biosaka In Supporting Organic Agriculture In Kebon Ayu Village , Gerung District , West Lombok District ]. November, 37–43.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Deliana Andam Sari, Ayu Kurnia Illahi, Yummama Karmaita, Dedeh Kurniasih, Anidarfi Anidarfi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.











