Pelatihan Pengolahan Mie Basah dan Permen Gummy Berbasis Buah Buni untuk Meningkatkan Asupan Gizi dan Ekonomi Masyarakat
DOI:
https://doi.org/10.33379/icom.v4i2.4538Kata Kunci:
Pelatihan, Buah buni, Mi basah, Permen gummy, Peningkatan asupan gizi dan ekonomiAbstrak
Asupan makanan yang kaya akan kandungan gizi seperti buah buni dapat menjadi solusi untuk mengatasi defisiensi vitamin C. Namun pemanfaatan buah buni saat ini masih terbatas karena kurangnya pengetahuan masyarakat dalam mengolah buah buni. Oleh karenanya diperlukan pelatihan pengolahan buah buni menjadi produk yang memiliki nilai tambah seperti mi basah dan permen gummy. Tujuan pelatihan ini ialah memberikan wawasan pengetahuan masyarakat mengenai manfaat dan pengolahan buah buni menjadi produk mi basah dan permen gummy. Metode pelaksanan kegiatan ini ialah pelatihan (penyampaian materi dan demonstrasi). Sebanyak 100% peserta sangat setuju bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat dan memberikan wawasan pengetahuan mengenai manfaat gizi dan pengolahan buah buni. Peserta berhasil secara mandiri membuat mi basah dan permen gummy. Pendampingan berkelanjutan diperlukan bagi peserta yang ingin berwirausaha dengan produk olahan mi basah dan permen gummy berbasis buah buni.
Referensi
Badan Standardisasi Nasional (BSN). (2008). Standar Nasional Indonesia Kembang Gula Bagian 2: Lunak, SNI 3547.2-2008. Diakses Juni, 6, 2024 dari https://www.scribd.com/doc/284102506/sni-kembang-gula
Badan Standardisasi Nasional (BSN). (2015). Standar Nasional Indonesia Mi Basah, SNI 2987:2015. Diakses Juni, 6, 2024 dari https://www.scribd.com/document/357417975/24989-SNI-2987-2015
Bakri, N. F. (2022). Uji efektivitas hipokolesterolemik jus buah buni (Antidesma bunius Linn.) pada mencit jantan (Mus musculus). Jurnal Pendidikan Biologi, 7(2), 100-105. https://e-journal.my.id/biogenerasi/article/view/1825
Carr, A. C., & Rowe, S. (2020). Factors affecting vitamin C status and prevalence of deficiency: A global health perspective. Nutrients, 12(7), 1963. doi:10.3390/nu12071963
Chindrawati, A. A. S. M., Suriati, L., & Mangku, I. G. P. (2022). Characteristics of aloe-buni drink with proportion treatment of aloe-gel and buni extract at different temperatures. Sustainable Environment Agricultural Sciences, 6(1), 23-33. doi: 10.22225/seas.6.1.4897.23-33
Cloney, K., Ramsey, S., & Burns, E. (2022). Vitamin C deficiency in a 12-year-old male presenting with knee pain: a case report. Canadian Journal of Emergency Medicine, 24(5), 544-546. doi:10.1007/s43678-022-00317-w
Gitama, I. P. J. D. W., & Widayanthi, D. G. C. (2020). Uji organoleptik selai buah buni. Jurnal Gastronomi Indonesia, 8(2), 56-62. doi:10.52352/jgi.v8i2.552
Hamka. (2020). Skrinig antioksidan ekstrak buah buni (Antidesma bunius (L) Spreng.) asal Kabupaten Enrekang dengan metode perendaman radikal DPPH. Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar, 4(2), 1-9. Retrieved from https://jurnal.yamasi.ac.id/index.php/Jurkes/article/view/133
Inonu, M. I. P., Novidahlia, N. & Fitrilia, T. (2021). Karakteristik fisikokimia dan sensori jelly drink sari buah mangga (Magnifera indica) dengan penambahan sari buah buni (Antidesma bunius) dan karagenan. Jurnal Agroindustri Halal, 7(1),043-054. doi:10.30997/jah.v7i1.4097
Khairi, N., Sapra, A., Tawali, S., & Indrisari, M. (2023). Formulasi granul instan ekstrak buah buni (Antidesma bunius L.) sebagai minuman antioksidan. Jurnal Agroindustri, 14(1), 1-10. https://ejournal.unib.ac.id/agroindustri/article/view/27728
Laga, G. G. O., Lalel, H. J. D., Abidin, Z., & Rubak, Y. T. (2023). Deskripsi sifat fisiko kimia buah buni (Antidesma bunius L. Spreng) asal Pulau Timor. Jurnal Pangan dan Gizi, 13(1), 25-30. https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/JPDG/article/view/12126
Marchellia, S., Sutiono, A., Lheman, J., Yanti, & Tjandrawinata, R. R. (2020). Cosmeceutical potency of functional ripe buni cider. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 591(1), 012023. doi: 10.1088/1755-1315/591/1/012023
Octaviani, L. F., & Rahayuni, A. (2014). Pengaruh berbagai konsentrasi gula terhadap aktivitas antioksidan dan tingkat penerimaan sari buah buni (Antidesma bunius). Journal of Nutrition College, 3(4), 958-965. doi:10.14710/jnc.v3i4.6916
Putri, K. A., Novita, T., Hanin, Z., & Pasaribu, S. F. (2022). Potensi kandungan vitamin C pada buah tomat terhadap penyakit scurvy. Jurnal Menara Medika, 5(1), 145-150. doi:10.31869/mm.v5i1.3415
Rowe, S., & Carr, A. C. (2020). Global vitamin c status and prevalence of deficiency: A cause for concern? Nutrient, 12(7), 2008. doi:10.3390/nu12072008
Sulfiani, E., Aswadi, D. M. R., Tapelo, S. R., & Yusuf, L. (2023). Sirup bucin: Minuman herbal kombinasi sari buni, sereh dan jahe sebagai alternatif minuman kesehatan. Jambura Journal of Health Science and Research, 5(2), 722-729. doi:10.35971/jjhsr.v5i2.16665
Syamsinar, Saputri, N., Risnayanti, & Nisa, M. (2018). Mikroenkapsulasi ekstrak buah buni sebagai food safety colouring. Pharmacy Medical Journal, 1(2), 73-81. doi: 10.35799/pmj.1.2.2018.21654
Vlasiuk, E., Zawari, M., Whitehead, R., William, J. & Carr, A. C. (2024). A high vitamin c micronutrient supplement is unable to attenuate inflammation in people with metabolic syndrome but may improve metabolic health indices: A randomised controlled trial. Antioxidants, 13(4), 404. doi:10.3390/antiox13040404
Yasser, M., Asfar, A. M. I. A., & Widiyanti, S. E. (2021). Antioxidants activities of secondary metabolite compounds from buni fruit (Antidesma bunius L.) seed extract. RASAYAN Journal of Chemistry, 14(2), 1351-1355. doi:10.31788/RJC.2021.1426288
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Meda Canti, Yanti

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.











