Digitalisasi dan Publikasi Nilai Kesejarahan Benda Purbakala Pura Puseh Desa Adat Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar

Penulis

  • I Gusti Ngurah Tri Adi Citarsa Universitas Udayana, Indonesia
  • I Komang Suyanta Universitas Udayana, Indonesia
  • Anugerah Banyu Bela Justitia Universitas Udayana, Indonesia
  • I Nyoman Widya Paramadhyaksa Universitas Udayana, Indonesia
  • Gusti Agung Ayu Putri Universitas Udayana, Indonesia
  • I Made Agus Julianto Universitas Udayana, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33379/icom.v4i3.5167

Kata Kunci:

Benda Purbakala, Desa Kemenuh, KKNT, Laman Internet, Wisata Bersejarah

Abstrak

Dalam wilayah Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar yang menjadi lokasi kegiatan MBKM KKNT Universitas Udayana 2024, terdapat benda-benda sakral arkeologis yang beberapa di antaranya tersimpan di Pura Puseh Kemenuh. Pihak pemuka Desa Kemenuh berpandangan bahwa benda sakral itu sudah sepatutnya tidak dipublikasikan langsung kepada khalayak, karena dapat menurunkan nilai sakralitasnya, tetapi dapat mendukung pengembangan wisata sejarah desa ini. Para pelaksana kegiatan KKNT selanjutnya berupaya menemukan solusi terbaik dengan mendigitalisasi informasi dan wujud benda purbakala itu dalam laman internet yang didisplay di platform digital laman web statis dapat diakses publik. Produk kegiatan yang dihasilkan selanjutnya telah terpublikasikan di laman https://pusehkemenuh.online/ yang memuat informasi tentang (a) sejarah dan wujud objek; (b) wujud arsitektural Pura Puseh Kemenuh; serta (c) video wujud arsitektural Pura Puseh Kemenuh. Upaya digitalisasi dan display informasi benda bersejarah seperti yang dilakukan di Desa Kemenuh ini merupakan solusi yang menginspirasi pelaksanaan kegiatan serupa terhadap objek-objek sejenis pada masa mendatang.

Referensi

Alfiana, F., Khofifah, N., Ramadhan, T., Septiani, N., Wahyuningsih, W., Azizah, N. N., & Ramadhona, N. (2023). Apply the Search Engine Optimization (SEO) Method to determine Website Ranking on Search Engines. International Journal of Cyber and IT Service Management , 3(1), 65–73. https://doi.org/10.34306/ijcitsm.v3i1.126

Andika, I. P. Y., & Adhimastra, I. K. (2016). Bentuk Bangunan Bale Kukul Di Desa Buahan Dan Desa Kuwum. Anala, 1(15), 1–14.

Aniek Purniti, K., & Alit Amerta, K. (2009). Laporan Inventarisasi Dan Penetapan Benda Cagar Budaya/Situs Di Pura Puseh Kemenuh, Sukawati Gianyar.

Ardiwidjaja, R., & Antariksa, B. (2022). Pengelolaan Tinggalan Arkeologi: Kegiatan Pelestarian Sebagai Daya Tarik Wisata. PURBAWIDYA: Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Arkeologi, 11(2), 153–164. https://doi.org/10.55981/purbawidya.2022.75

Beni Chandra, & Heldi Heldi. (2023). Desain Interior Perpustakaan Fakultas Bahasa Dan Seni Universitas Negeri Padang Dengan Konsep Minimalis. Jurnal Riset Rumpun Seni, Desain Dan Media (JURRSENDEM), 2(2), 233–243. https://doi.org/10.55606/jurrsendem.v2i2.1672

Dwi Atmajayani, R. (2018). Implementasi Penggunaan Aplikasi AutoCAD dalam Meningkatkan Kompetensi Dasar Menggambar teknik bagi Masyarakat. BRILIANT: Jurnal Riset Dan Konseptual, 3(2), 184–189. https://doi.org/10.28926/briliant

Fitiri, F. R., Costaner, L., Siswanto, D., & Nasution, N. (2023). Rancang Bangun Video Edukasi Situs Cagar Budaya Berbasis Animasi 3d Pada Sejarah Tangsi Belanda (SIAK). Seminar Nasional Teknologi Informasi & Ilmu Komputer (SEMASTER), 135–136.

Hariyani, M. S., & Sunardi, D. (2021). Video Animasi 3d Sebagai Konten Promosi Pada Perusahaan Air Mineral Tebo Pdam Tirta Ratu Samban Menggunakan Teknik Pemodelan Sketchup Dan Lumion. Rekursif, 9(2), 120–127.

Jayendra, P. S., & Diari, K. P. Y. (2021). Makna Simbolik Dewa Nini Sebagai Bentuk Sakralisasi Budaya Agrikultur Masyarakat Hindu Bali. In Pertanian Dalam Ketahanan Pangan Selama Dan Sesudah Covid-19 (pp. 195–204).

Mahaputra, B. (2022). Tatanan Spasial Pura Paibon Warga Pemeregan di Denpasar. ARSIR, 6(1), 27–42.

Mumtaz, A. T., & Karmilah, M. (2022). Digitalisasi Wisata di Desa Wisata. Jurnal Kajian Ruang, 1(1), 1–15. https://doi.org/10.30659/jkr.v1i1.19790

Samiadi, T. (2021). Persepsi Masyarakat Mengenai Keberadaan Pura Puseh Di Desa Bali Sadhar Utara Kecamatan Banjit Kabupaten Way kanan. Jurnal Pendidikan Agama, 11(1), 44–54.

Subali, M., Andriansyah, M., Purwanto, I., & Saptono, D. (2021). Rancang Bangun Portal Web E-Heritage Sebagai Platform Sistem Informasi Warisan Budaya. Jurnal Ilmiah Teknologi Dan Rekayasa, 26(3), 240–253. https://doi.org/10.35760/tr.2021.v26i3.5357

Supribawa, I. K. O., & Ischak, Moh. (2018). Pengaruh Karakteristik Lingkungan Sosial Perkotaan Terhadap Konsep Pembangunan Pura Adhitya Jaya Di Rawamangun Jakarta. Seminar Nasional Kota Layak Huni ‘Urbanisasi Dan Pengembangan Perkotaan,’ 156–165.

Syarifudin, I., Prabawasari, V. W., & Nugroho, A. (2023). Studi Komparasi Penggunaan Tools Cahaya Omni Sebagai Pendukung Cahaya Spotlight Pada Render Exterior Dengan Software Rendering Lumion 11, Enscape 3.4 Dan Twinmotion Edu 2022. JTS, 2(2), 61–71.

Wiriantari, F., & Semarajaya, G. N. (2018). Perancangan Kori Agung. Anala, 2(18), 73–82.

Unduhan

Diterbitkan

04-09-2024

Cara Mengutip

Digitalisasi dan Publikasi Nilai Kesejarahan Benda Purbakala Pura Puseh Desa Adat Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. (2024). I-Com: Indonesian Community Journal, 4(3), 1969-1980. https://doi.org/10.33379/icom.v4i3.5167