Evaluasi Pascapanen Kopi pada Kelompok Tani Juragan Muda di Desa Punggur Kecil, Kalimantan Barat

Penulis

  • Maherawati Maherawati Universitas Tanjungpura, Indonesia
  • Lucky Hartanti Universitas Tanjungpura, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.70609/icom.v4i4.5745

Kata Kunci:

Evaluasi, Kopi, Kualitas, Pascapanen

Abstrak

Desa Punggur Kecil mempunyai potensi perkebunan kopi yang selama ini telah diusahakan turun temurun, namun kualitas kopi yang dihasilkan tidak konsisten. Hal ini karena tidak dilakukan penerapan teknologi pascapanen dengan baik sehingga diperlukan transfer pengetahuan mengenai pascapanen kopi. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengevaluasi kegiatan pascapanen yang dilakukan oleh mitra, sehingga dapat memperbaiki proses pascapanen kopi dan menghasilkan kopi yang berkualitas. Metode yang dilakukan adalah evaluasi teknik pascapanen kopi yang telah dilakukan mitra. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa bahwa petani mitra tidak melakukan sortasi biji kopi sehingga menghasilkan biji kopi yang tidak seragam. Hasil evaluasi menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan petani dari 73% menjadi 93%. Proses sortasi buah kopi juga merupakan hal yang penting, terjadi peningkatan pengetahuan dari 46,7% menjadi 86,7%. Petani mitra belum mendapatkan banyak informasi tentang pengolahan limbah kopi menjadi produk pangan/non pangan. Disarankan agar Kelompok Tani Juragam Muda melakukan pelatihan yang kontinyu pada petani mitra tentang teknologi pascapanen kopi, kemudian secara bertahap melakukan standar mutu untuk biji kopi yang dihasilkan sehingga akan meningkatkan mutu kopi yang dihasilkan.

Referensi

Asfari, U., Muhandhis, I., & Kholik, I. (2021). Inovasi kinerja produksi kopi untuk meningkatkan keuntungan melalui kegiatan pengabdian masyarakat ke ukm kopi arabica tradisional. 7–12.

Ayu Purwaningtyas. (2022). Pemanfaatan Limbah Ampas Kopi Dalam Pembuatan Sabun Batang Di Kampung Wisata Kopi Lerek Gombengsari Banyuwangi. Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(4), 1050–1055. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v6i4.10615

BPPD. (2021). Identifikasi dan inventarisasi kawasan pedesaan Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Kubu Raya.

Dinnullah, R. N. I., Irawan, N. D., Nurdin, S., & Susilo, D. A. (2022). Peningkatan Produktivitas Petani Kopi Melalui Sekolah Lapang Kopi dan Workshop Packing Process Berbasis Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia, 3(1), 38–46.

Fisdiana, U., Erawati, D. N., Fatima, T., Taufik, R., & Humaida, S. (2022). Peningkatan kualitas pengolahan hasil kopi robusta pada kelompok tani Sangkuriang Desa Garahan Kecamatan Silo Kabupaten Jember. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 6(2), 667–672.

Kuswoyo, M. T., & Mutaqin, B. K. (2023). Edukasi Penanganan Pasca Panen Kopi Terhadap Daya Jual Kopi Education on Post-harvest Handling of Coffee on Marketability of Coffee in Duplak Farmers , Tempur Village , Keling Jepara. Journal Of Agribusiness Sciences, 7(2), 144–152.

Mulyana, Y., Rosid, A., & Dinihayati, E. (2021). PKM Pelaku Usaha Pengolahan Kopi Desa Warnasari Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung. Warta LPM, 24(2), 354–366.

Nurzanah, W., Pane, Y., Riza, F. V., Dewi, I., Rahayu, T., & Harahap, P. (2022). Mie Kopi (MIKOP). Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(5), 1304–1309. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v6i5.11158

Payong, P., Piran, R. D., Jandu, I. H., Utama, W. G., Sudirman, P. E., & Taopan, R. A. (2013). Pelatihan penanganan pascapanen kopi di Kelurahan Nantal Golo Welu Kecamatan Kuwus Kabupaten Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur. Abditani: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3), 162–168.

Purba, P., Sukartiko, A. C., & Ainuri, M. (2020). Analisis Mutu Fisik dan Citarasa Kopi Indikasi Geografis Arabika Gayo Berdasarkan Ketinggian Tempat. Jurnal Tanaman Industri Dan Penyegar, 7(2), 83. https://doi.org/10.21082/jtidp.v7n2.2020.p83-92

Sanjaya, I. G. A. M. P., Sudita, I. D. N., Prakerti, N. L. A. D., & Santika, I. B. M. P. (2022). Edukasi pengolahan kulit kopi pada petani kopi di Subak Abian Wanasari Kenjung Desa Catur. Logista: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 171–175.

Siregar, A. Z., Yunilas, & Irsal. (2022). Pengolahan Kopi Tepat Guna Mendukung Pertanian Berkelanjutan di Desa Telahag, Sei Bingei, Langkat. Charity Jurnal Pengabdian Masyarakat, 05(1), 7–18.

Towaha, J., Purwanto, E. H., & Supriadi, H. (2015). Atribut Kualitas Kopi Arabika Pada Quality Attributes of Arabica Coffee Grown. J. Tidp, 2(1), 29–34.

Utomo, R. S. (2014). KELAYAKAN INDUSTRI KOPI DI PROVINSI KALIMANTAN BARAT The Feasibility Of Coffee Industries In West Kalimantan Province. 1, 205–212.

Wijaya, K. A., Rosyady, M. G., Wulanjari, D., & Farisi, O. A. (2023). Pendampingan Good Agriculture Practices ( Gap ) Tanaman Kopi Belum Menghasilkan Tahun 2 Dan Menghasilkan Tahun 1 Dalam Optimalisasi Terbentuknya Desa Sentral Kopi. Literasi: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 3(1), 408–413. https://doi.org/https://doi.org/10.58466/literasi

Yudha, P., & Andrianto, M. N. (2021). Peningkatan kualitas produksi dan akses pasar untuk kelompok petani kopi melalui behaviour changes dan manajemen panen. Jurnal Qardhul Hasan; Media Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(2), 113–120.

Unduhan

Diterbitkan

16-12-2024

Cara Mengutip

Evaluasi Pascapanen Kopi pada Kelompok Tani Juragan Muda di Desa Punggur Kecil, Kalimantan Barat. (2024). I-Com: Indonesian Community Journal, 4(4), 2906-2916. https://doi.org/10.70609/icom.v4i4.5745