Perbandingan Kebijakan dan Implementasi Pembangunan Perumahan dan Permukiman Perdesaan di Indonesia dan Malaysia

Penulis

  • Mendra Wijaya Universitas Islam Riau, Indonesia
  • Noorjima Binti Abd Wahab Universiti Sultan Zainal Abidin, Kuala Terengganu, Malaysia
  • Panca Setyo Prihatin Universitas Islam Riau, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.70609/icom.v5i1.6629

Kata Kunci:

Perumahan dan Permukiman, Perdesaan, Perencanaan Pembangunan

Abstrak

Pengelolaan perumahan dan permukiman perdesaan merupakan isu penting dalam pembangunan berkelanjutan di berbagai negara, seperti Malaysia dan Indonesia. Kebijakan yang diterapkan di masing-masing negara mencerminkan pendekatan yang berbeda. Malaysia mengandalkan model top-down yang terstruktur, sedangkan Indonesia mengadopsi pendekatan partisipatif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini melibatkan Universitas Islam Riau dan Universiti Sultan Zainal Abidin dalam berbagi pengetahuan serta menganalisis kontribusi perguruan tinggi terhadap kebijakan perumahan dan permukiman di perdesaan. Diskusi dan perbandingan pengalaman menunjukkan kesamaan dalam penataan kawasan, terutama terkait penggunaan dan fungsi lahan. Perbedaannya, Malaysia lebih konsisten dalam membangun dan mengembangkan masyarakat desa, sehingga lebih berdaya. Sementara itu, Indonesia lebih berfokus pada pembangunan kawasan berkelanjutan yang cenderung terpusat di perkotaan, menyebabkan desa lebih terisolasi. Namun, perguruan tinggi di kedua negara tetap berkontribusi dalam perencanaan perumahan dan permukiman, menawarkan solusi praktis untuk pembangunan berkelanjutan di perdesaan.

Referensi

Abdullah, A., Wahid, J., Abdulkarem Al-Ansi, N., & Mohd Ariffin, E. N. E. (2022). The Malay Settlement: A vanishing world? Environment-Behaviour Proceedings Journal, 7(20), 87–92. https://doi.org/10.21834/ebpj.v7i20.2967

Anwar, K., Wahyu, W., & Arisanty, D. (2022). Pembangunan Perumahan di Desa Semangat Dalam dan Dampaknya terhadap Lingkungan dan Masyarakat. JPG (Jurnal Pendidikan Geografi), 9(1), 28–39. https://doi.org/10.20527/jpg.v9i1.12697

Hanapiah, T. M., Samsudin, N. A., & Farid, M. (2022). IMPACTS OF INTEGRATED RURAL DEVELOPMENT (IRD) TOWARDS TRADITIONAL VILLAGE ECONOMY IN KETENGAH, TERENGGANU,. PLANNING MALAYSIA: Journal of the Malaysian Institute of Planners, 20(4), 210–221. https://doi.org/https://doi.org/10.21837/pm.v20i23.1162

Kamarudin, M. K. A., Rahman, L. A., Mohamad, M., Amin, W. A. A. W. M., Wahab, N. A., Toriman, M. E., Umar, R., & Bati, S. N. A. M. (2021). The Development of Urban Quality of Life Spatial Model Using Geographic Information System (GIS) in Kuala Terengganu, Malaysia. ASM Science Journal, 15(2012), 1–10. https://doi.org/10.32802/ASMSCJ.2020.410

Latiff, A. M. A., Jaapar, A., & Isa, C. M. M. (2023). Factors Contribute to Project Governance Practices: Case Studies in Malaysian Rural Poverty Housing Projects. International Journal of Rural Management, 19(1), 113–129. https://doi.org/10.1177/09730052211059890

Putri, K., Hargianintya, A., Hasibuan, H. S., & Sundara, D. M. (2021). Housing profile: Analysing human settlement in fisheries village coastal area, North Jakarta. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 716(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/716/1/012132

Qu, L., Wang, J., & Li, Y. (2024). Housing-industry transformation development and rural revitalization path based on complex adaptive system in Three Gorges Reservoir Area of China. Ecological Indicators, 162(January), 112008. https://doi.org/10.1016/j.ecolind.2024.112008

Salouw, E., & Widodo Dwi Pramono, R. (2023). Typology of Tourism Village Settlement in Indonesia. Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan, 10(3), 295–304. https://doi.org/10.22500/10202241282

Sazali, A. S., Hasan, A. S., Arab, Y., & Witchayangkoon, B. (2020). Legibility Pattern At A City Center Of Kuala Terengganu, Malaysia. International Transaction Journal of Engineering, Management, & Applied Sciences & Technologies, 11(12), 1–13. https://doi.org/10.14456/ITJEMAST.2020.213

Su, K., Hu, B., Shi, K., Zhang, Z., & Yang, Q. (2019). The structural and functional evolution of rural homesteads in mountainous areas: A case study of Sujiaying village in Yunnan province, China. Land Use Policy, 88(July), 104100. https://doi.org/10.1016/j.landusepol.2019.104100

Sutrisno, Asmal, I. J., Radja, A. M., & Yahya, M. (2023). The Problem of Cheap Housing Development for Low-Income Communities in Urban; Transformation of the Transitional Space and Review for Further Research Positions. Journal of Law and Sustainable Development, 11(2), 1–30. https://doi.org/10.55908/sdgs.v11i2.556

Tan, H. Y. Q., Lim, P. I., & AbdulLateef, O. (2020). Sustainability of Affordable Housing: A Review of Assessment Tools. International Transaction Journal of Engineering, Management, & Applied Science & Technologies, 11(8), 1–10. https://doi.org/10.14456/ITJEMAST.2020.157

Wang, J., Zhao, J., Wu, T., & Li, J. (2017). A Co-Evolution Model of Planning Space and Self-Built Space for Compact Settlements in Rural China. Nexus Network Journal, 19(2), 473–501. https://doi.org/10.1007/s00004-017-0334-z

Wijaya, M., Wallang, M., & Prihatin, P. S. (2023). Lesson Learn Pengelolaan Sektor Infrastruktur Perumahan di Kawasan Perbatasan Indonesia dan Malaysia. I-Com: Indonesian Community Journal, 3(4), 1856–1869. https://doi.org/10.33379/icom.v3i4.3485

Wijaya, M., Zanariah, Rosalin, N., Yulina, I. K., Dinihari, T. R., Purba, T. P., Ernamayanti, & Saragih, J. (2023). Dinamika Kebijakan dan Praktik Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman. Madza Publishing.

Wu, F. (2016). Housing in Chinese Urban Villages: The Dwellers, Conditions and Tenancy Informality. Housing Studies, 31(7), 852–870. https://doi.org/10.1080/02673037.2016.1150429

Yuliastuti, N., & Fahrizal. (2019). Spatial Planning and Community Involvement of Ecovillage Settlements in Tibang Village, Banda Aceh City. Jurnal Geografi, 16(2), 97–104. https://doi.org/10.15294/jg.v16i2.21607

Unduhan

Diterbitkan

10-03-2025

Cara Mengutip

Perbandingan Kebijakan dan Implementasi Pembangunan Perumahan dan Permukiman Perdesaan di Indonesia dan Malaysia. (2025). I-Com: Indonesian Community Journal, 5(1), 388-397. https://doi.org/10.70609/icom.v5i1.6629

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama