Peningkatan Pengetahuan pada Ibu Kader sebagai Upaya Mencegah Stunting pada Anak Balita di Puskesmas Panunggangan Kota Tangerang

Penulis

  • Putri Ronitawati Universitas Esa Unggul image/svg+xml
  • Rachmanida Nuzrina Universitas Esa Unggul, Jakarta, Indonesia
  • Yuni Paradilla Fitri Dinas Kesehatan, Tangerang, Indonesia
  • Intan Dwi Asmarani Universitas Esa Unggul, Jakarta, Indonesia
  • Maria Tambunan Universitas Esa Unggul, Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.70609/icom.v5i1.6632

Kata Kunci:

Kader , Stunting , Balita , Pola Makan , Puskesmas

Abstrak

Dalam membantu mengidentifikasi kebutuhan kesehatan di masyarakat, maka butuh pendekatan secara dekat kepada masyarakat melalui kader untuk memberikan motivasi dalam menerapkan pola hidup sehat dengan menerapkan gizi seimbang. Pengetahuan serta sikap kader dibutuhkan dalam menjalankan tugasnya agar menghasilkan pelayanan kesehatan yang baik. Maka edukasi yang terus menerus harus terus dilakukan. Melalui kegiatan pengabdian ini, diharapkan kesadaran kader tentang pentingnya pencegahan stunting pada anak balita dapat ditingkatkan. Kegiatan dilakukan di Puskesmas Panunggangan kota Tangerang. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini ialah meningkatnya pengetahuan sebesar 20,6% pada Ibu Kader dari sebelum kegiatan dan setelah kegiatan dilakukan. Dan cara memberikan penyuluhan yang tim kami lakukan dengan pemberian materi melalui metode presentasi cukup efektif untuk meningkatkan pengetahuan ibu kader di Panunggangan kota Tangerang dengan nilai N-Gain sebesar 56,81%.

Biografi Penulis

  • Yuni Paradilla Fitri, Dinas Kesehatan, Tangerang, Indonesia

    Dinas Kesehatan, Tangerang, Indonesia

Referensi

Afifa, I. (2019). Kinerja dalam pencegahan stunting: Peran lama kerja sebagai kader, pengetahuan dan motivasi. Jurnal Kedokteran Brawijaya, 30(4), 336-341. https://doi.org/10.21776/ub.jkb.2019.030.04.19

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Kemenkes RI. (2022). Buku Saku Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses dari https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/buku- saku-hasil-studi-statusgizi-indonesia-ssgi-tahun-2021/

Depkes RI. (2021). Buletin Jendela Data dan Informasi Kesehatan. Jakarta: Pusat Promosi Kesehatan

Handayani, T. P., Tarawan, V. M., & Nurihsan, J. (2019). Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Kader tentang Stunting pada Balita usia 12 –36 Bulan melalui Penerapan Aplikasi Anak Bebas Stunting (Abs). Jurnal Kebidanan Malahayati, 5(4), 357-

https://doi.org/10.33024/jkm.v5i4.2058

Izwardi, I. D. (2016). Inilah Perbedaan 4 Sehat 5 Sempurna Dengan Gizi Seimbang.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, 1–2.

Kemenkes RI. (2017). Buku Saku Pemantauan Status Gizi Tahun 2017. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kemenkes RI. (2018). Situasi Balita Pendek (Stunting) di Indonesia Pusat Data dan Informasi. Buletin Jendela Data dan Informasi Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, 1-2.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. (2018). Profil Anak Indonesia Tahun 2020. Jakarta: Kemen PPPA. https://tnp2k.go.id/filemanager/files/Rakornis%202018/Pedoman%20Pelak sanaan%20Intervensi%20Penurunan%20Stunting%20Terintegrasi%20Di%2 0Kabupaten%20Kota.pdf

Kementerian PPN dan Bappenas. (2018). Pedoman Pelaksanaan Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi di Kabupaten/Kota. Diakses dari https://tnp2k.go.id/ filemanager/files/Rakornis%202018/Pedoman%20Pelak sanaan%20Intervensi%20Penurunan%20Stunting%20Terintegrasi%20Di%2 0Kabupaten%20Kota.pdf0

Khairani. (2020). Situasi Stunting di Indonesia. Jendela data dan Informasi Kesehatan, 208(5), 1-34. Diakses dari https://pusdatin.kemkes.go.id/download.php? file=download/pusdatin/buletin/buletin-Situasi-Stunting-di-Indonesia_opt.pdf

Lukwan. (2018). Kontribusi pengetahuan kader terhadap kinerja kader Posyandu di Puskesmas Matandahi Konawe Utara. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan, 2(1), 17-22. https://doi.org/10.22435/jpppk.v2i1.37

Republik Indonesia. (2021). Peraturan Mentri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggi, dan Transmigrasi Nomor 19 Tahun 2017 Tentang Penetapan Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2018. Jakarta: Pemerintah Pusat. Diakses dari https://peraturan.bpk.go.id/Details/ 139757/permendesa-pdtt-no-19-tahun- 2017

Republik Indonesia. (2021). Peraturan Presiden (Perpres) No 72 Tahun 2021 Tentang Percepatan Penurunan Stunting. Indonesia: Pemerintah Pusat. Diakses dari https://peraturan.bpk.go.id/Details/174964/perpres-no-72-tahun-2021

Sewa, R., Tumurang, M., & Boky, H. (2019). Pengaruh promosi kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap dengan tindakan pencegahan stunting oleh kader posyandu di wilayah kerja Puskesmas Bailang Kota Manado. Jurnal KESMAS, 8(4), 80-88. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/kesmas/article/view/ 23968

Simbolon, D. (2019). Pencegahan stunting melalui intervensi gizi spesifik pada Ibu menyusui anak usia 0-24 bulan. Surabaya: Media Sahabat Cendekia.

Tjiptady, B. C., Rahman, R. Z., Pradani, Y. F., Sulaiman, M. S., Machfuroh, T., & Saepuddin, A. (2021). Sosialisasi peningkatan perekonomian masyarakat melalui badan usaha milik desa di Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang. I-Com: Indonesian Community Journal, 1(1), 35-40.

World Health Organization (WHO). (2014). Global nutrition targets 2025: stunting policy brief. Retrieved February 26, 2025, from https://www.who.int/publications/i/item/WHO-NMH-NHD-14.3

World Health Organization (WHO). (2021). The UNICEF/WHO/WB Joint Child Malnutrition Estimates (JME) group released new data for 2021.https://www.who.int/news/item/06-05-2021-the-unicef-who-wb-joint- child-malnutrition-estimates-group-released-new-data-for-2021

Unduhan

Diterbitkan

16-03-2025

Cara Mengutip

Peningkatan Pengetahuan pada Ibu Kader sebagai Upaya Mencegah Stunting pada Anak Balita di Puskesmas Panunggangan Kota Tangerang. (2025). I-Com: Indonesian Community Journal, 5(1), 492-501. https://doi.org/10.70609/icom.v5i1.6632

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama