Pelatihan “How to Build Resilience at Work” pada Karyawan Puskesmas X di Mojokerto
DOI:
https://doi.org/10.70609/i-com.v5i2.7118Kata Kunci:
Pelatihan, Puskesmas, Resiliensi, Tenaga KesehatanAbstrak
UPT Puskesmas X merupakan puskesmas di Mojokerto dengan akreditasi tertinggi, yaitu “paripurna”. Namun, para karyawan menghadapi tantangan dalam pekerjaan, seperti membimbing pegawai baru, menyesuaikan diri dengan perubahan regulasi, serta beban kerja yang tinggi, yang berdampak pada penurunan performa kerja dan kualitas pelayanan. Hal ini berpotensi menghambat pencapaian visi dan misi puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan resiliensi karyawan melalui pelatihan bertahap yang menggunakan metode ceramah, tugas individu, diskusi kelas, permainan, dan sesi berbagi pengalaman. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen one group pretest-posttest untuk mengukur efektivitas pelatihan. Evaluasi juga dilengkapi dengan wawancara Kepala Tata Usaha guna mengetahui dampak perilaku pascapelatihan. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan resiliensi pada para karyawan. Sebagian besar peserta mampu mempertahankan peningkatan tersebut hingga dua minggu setelah pelatihan. Selain itu, hasil wawancara juga menunjukkan perubahan positif dalam perilaku kerja, seperti komunikasi yang lebih terbuka dan kemampuan mengelola emosi yang lebih baik. Dengan demikian, pelatihan ini terbukti efektif dalam meningkatkan resiliensi karyawan dan mendukung kemampuan mereka untuk tetap tenang, adaptif, dan berdaya dalam menghadapi tekanan di tempat kerja.
Referensi
Alsalamah, A., & Callinan, C. (2021). Adaptation of Kirkpatrick’s Four-Level Model of Training Criteria to evaluate training programmes for head teachers. Education Sciences, 11(3), 116. https://doi.org/10.3390/educsci11030116
Apriawal, J. (2022). Resiliensi pada karyawan yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK). Jurnal Ilmu Psikologi Dan Kesehatan (SIKONTAN), 1(1), 27–38. https://doi.org/10.47353/sikontan.v1i1.330
Astika, N. F. L., & Saptoto, R. (2018). Peran Resiliensi dan Iklim Organisasi terhadap Work Engagement. Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP), 2(1), 38. https://doi.org/10.22146/gamajop.31868
Ayala, J., & Manzano, G. (2014). The resilience of the entrepreneur. Influence on the success of the business. A longitudinal analysis. Journal of Economic Psychology, 42, 126–135. https://doi.org/10.1016/j.joep.2014.02.004
Aziz, M. R., & Noviekayati, I. (2016). Dukungan Sosial, Efikasi Diri dan Resiliensi Pada Karyawan yang Terkena Pemutusan Hubungan Kerja. Persona Jurnal Psikologi Indonesia, 5(01). https://doi.org/10.30996/persona.v5i01.742
Busti, M. F., Yulihasri, N., & Rivai, H. A. (2023). Pengaruh Beban Kerja dan Resiliensi terhadap Job Burnout dengan Stres Kerja sebagai Variabel Mediasi. Jurnal Informatika Ekonomi Bisnis, 632–640. https://doi.org/10.37034/infeb.v5i2.566
Mase, J. A., & Tyokyaa, T. L. (2014). Resilience and Organizational Trust as Correlates of Work Engagement among Health Workers in Makurdi Metropolis. European Journal of Business and Management, 6(39), 86–93. https://www.iiste.org/Journals/index.php/EJBM/article/download/18824/19146
McEwen, K. (2011). Building resilience at work. Australian Academic Press.
Noviana, A. R. (2022). Work Engagement Ditinjau dari Job Demands dan Resiliensi pada Perawat Ruang Isolasi COVID-19 RSUD. DR. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung (Doctoral dissertation, UIN RADEN INTAN LAMPUNG).
Pamungkas, A. P., & Sridadi, A. R. (2020). Pengaruh Work Overload terhadap Nurse Performance dengan Burnout sebagai Variabel Intervening di Rumah Sakit X Surabaya. Business and Finance Journal, 5(2), 85–94. https://doi.org/10.33086/bfj.v5i2.1788
Riniwati, H. (2014). Manajemen Sumberdaya Manusia: aktivitas utama dan pengembangan SDM. Universitas Brawijaya Press.
Rushton, C. H., Batcheller, J., Schroeder, K., & Donohue, P. (2015). Burnout and resilience among nurses practicing in High-Intensity Settings. American Journal of Critical Care, 24(5), 412–420. https://doi.org/10.4037/ajcc2015291
Steven, J., & Prihatsanti, U. (2018). Hubungan Antara Resiliensi Dengan Work Engagement Pada Karyawan Bank Panin Cabang Menara Imperium Kuningan Jakarta. DOAJ (DOAJ: Directory of Open Access Journals). https://doi.org/10.14710/empati.2017.19745
Syifani, D., & Dores, A. (2018). Aplikasi Sistem Rekam Medis Di Puskesmas Kelurahan Gunung. Jurnal Sistem Informasi,Teknologi Informatika Dan Komputer, 9(1), 22–31. https://doi.org/10.24853/justit.9.1.22-31
Wang, J., Cooke, F. L., & Huang, W. (2013). How resilient is the (future) workforce inChina? A study of the banking sector and implications for human resource development. Asia Pacific Journal of Human Resources, 52(2), 132–154. https://doi.org/10.1111/1744-7941.12026
Yu, F., Raphael, D., Mackay, L., Smith, M., & King, A. (2019). Personal and work-related factors associated with nurse resilience: A systematic review. International Journal of Nursing Studies, 93, 129–140. https://doi.org/10.1016/j.ijnurstu.2019.02.014
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Dhemosa Kresnayutiana Rengasti , Athiyyah Rafi Razani, A. Johanes Tjahjoanggoro, Saras Dwi Anugrah Putri Kasnadianto

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.











