Hilirisasi Produk Pengelolaan Sampah Organik Menjadi Pupuk Kompos dengan Drum Komposter di Bank Sampah Sylva Lestari
DOI:
https://doi.org/10.70609/i-com.v5i4.8286Kata Kunci:
Bank sampah, Pupuk kompos, Pupuk bokashi, Drum komposter, Ekonomi sirkularAbstrak
Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Bank Sampah Sylva Lestari, Kota Samarinda, dengan tujuan meningkatkan kapasitas pengelolaan sampah organik melalui penerapan teknologi tepat guna dan strategi pemasaran. Permasalahan utama mitra adalah keterbatasan sarana produksi pupuk organik dan lemahnya promosi produk. Solusi yang diberikan meliputi penyediaan mesin pencacah sampah organik dan drum komposter (hard technology), serta pelatihan pembuatan pupuk kompos/bokashi, pengemasan, dan pemasaran digital (soft technology). Sosialisasi dan praktik dilaksanakan pada bulan Agustus 2025, melibatkan pengurus dan nasabah bank sampah. Hasil produksi menunjukkan dari 50 kg sampah organik dapat dihasilkan ±25 kg pupuk kompos dengan nilai ekonomi Rp. 200.000– 250.000 per siklus produksi. Harapannya ini akan berdampak pada peningkatan kapasitas produksi, penguatan pemasaran, serta tumbuhnya partisipasi masyarakat dalam gerakan 5R. Kegiatan ini membuktikan bahwa integrasi teknologi tepat guna dan inovasi pemasaran dapat menjadikan bank sampah sebagai motor penggerak ekonomi sirkular berbasis komunitas.
Referensi
Adhikari, B.; Barrington, S.; Martinez, J.; & King, S. (2009). Effectiveness of three bulking agents for food waste composting. Waste Management, 29(1), 197–203.
Diskominfo. (2020). Buku Induk Statistika Sektoral Kota Samarinda. Diskominfo Kota Samarinda.
FAO. (2019). The state of food and agriculture 2019: Moving forward on food loss and waste reduction. Food an Agriculture Organization of the UN.
Handayani, R.; Putra, Y. (2020). Pengolahan sampah organik rumah tangga menjadi kompos sebagai upaya pengurangan limbah perkotaan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(3), 210–217.
Hidayat, T.; Prabowo, D.; Sari, M. (2022). Pengaruh pemberian kompos terhadap kesuburan tanah dan pertumbuhan tanaman hortikultura. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 27(1), 45–54.
Mukhtar, A., Eko Musantono, A., & Mulyadi, A. (2024). Peningkatan Produksi Kompos Dengan Mesin Pencacah Sampah Organik Di Desa Badean Kecamatan Blimbingsari. Dulang: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(02). https://doi.org/10.33504/dulang.v4i02.399
Pemkot. (2019). Peraturan walikota Samarinda No. 13 tahun 2019 tentang kebijakan dan strategi pengelolaan sampah. Pemkot Samarinda.
Pemkot. (2022). Peraturan walikota Samarinda No. 79 tahun 2022 tentang masterplan Samarinda Smart City Plus. Pemkot Samarinda.
Rahman, A.; Sari, D.N.; Nuraini, E. (2022). Pemanfaatan bioaktivator EM4 dalam pembuatan kompos dari limbah organik rumah tangga. Jurnal Ilmu Lingkungan, 20(1), 45–52.
BPLHK. (2024). Bank Sampah Unit Sylva Lestari. https://bplhksamarinda.id/bank-sampah-unit-bsu-sylvalestari/
Sayara, T.; Basheer-Salimia, R.; Hawamde, F.; Sanchez, A. (2020). Recycling of organic waste through composting: process performance and compost application in agriculture. Agronomy, 10(11).
Sutanto, R. (2015). Penerapan pertanian organik: pemasyarakatan dan pengembangannya. Penerbit Kanisius.
Sutanto, R. (2021). Teknologi bokashi dalam pengelolaan sampah organik skala rumah tangga. Jurnal Pertanian Berkelanjutan, 9(2), 87–96.
Syafria, H. (2022). Karakteristik Kompos dengan Penambahan Effective Microorganism4 (EM4) untuk Pupuk Tanaman Pakan. Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), 24(3), 281–287. https://doi.org/10.25077/jpi.24.3.281-287.2022
Widarti, B.N.; Wardhana, A.W.; Ningsih, D. S. (2020). Efektivitas EM4 terhadap percepatan proses pengomposan limbah organik rumah tangga. Jurnal Teknologi Pertanian, 21(3), 185–192.
Zulkia, D. R. (2023). Pemanfaatan Mesin Pencacah dan Mesin Press sebagai Alat Pengolah Sampah Menjadi Produk Bernilai Ekonomis. Machine: Jurnal Teknik Mesin, 9(1), 23–29.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Taufiq Rinda Alkas, Shalehuddin Denny Maruf, Wardatul Hidayah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.











