Pendampingan Perancangan Kantor Desa Seraya dengan Menggunakan Pendekatan Arsitektur Bali Modern
DOI:
https://doi.org/10.70609/i-com.v6i1.8647Kata Kunci:
Pendampingan, Kantor Desa, Arsitektur Bali Modern, Seraya, KarangasemAbstrak
Program pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan pendampingan kepada Pemerintah Desa Seraya, Kabupaten Karangasem, dalam merancang bangunan Kantor Desa yang lebih representatif, fungsional, dan mencerminkan identitas budaya lokal melalui pendekatan Arsitektur Bali Modern. Permasalahan utama yang ditemukan meliputi keterbatasan fasilitas pelayanan publik, tata ruang yang kurang efisien, serta minimnya integrasi elemen arsitektur tradisional Bali pada bangunan eksisting. Kegiatan pendampingan dilakukan melalui observasi lapangan, analisis kebutuhan ruang, serta penyusunan konsep desain yang meliputi zoning, sirkulasi, dan pengolahan bentuk massa bangunan. Hasil pendampingan menghasilkan rekomendasi perancangan yang adaptif terhadap karakter lokal, seperti penerapan prinsip Tri Mandala, penggunaan material lokal, dan penguatan elemen fasad Bali modern. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik, efisiensi tata ruang kantor desa, serta memperkuat identitas arsitektur lokal di Desa Seraya sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya dan peningkatan kualitas lingkungan binaan.
Referensi
Ardika, I. W. (2018). Warisan Budaya Bali. Udayana University Press.
Budiharjo, E. (1998). Arsitektur dan Kota di Indonesia. Alumni.
Duerk, D. P. (1993). Architectural Programming: Information Management for Design. Van Nostrand Reinhold.
Frampton, K. (1983a). Towards a Critical Regionalism: Six Points for an Architecture of Resistance. In The Anti-Aesthetic: Essays on Postmodern Culture. Bay Press.
Frampton, K. (1983b). Towards a Critical Regionalism. In The Anti-Aesthetic: Essays on Postmodern Culture. Bay Press.
Gelebet, I. N. (1986). Arsitektur Tradisional Bali. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Groat, L., & Wang, D. (2013). Architectural Research Methods (2nd ed.). John Wiley & Sons.
Laurens, J. M. (2004). Arsitektur dan Perilaku Manusia. Grasindo.
Margi, K., & Sendratari, L. P. (2025). Gerakan Ecoliteracy Pemuda Kayoman:(Pola Gerakan Ekologis Berbasis Indegenous Community Dalam Membangun Nilai Karakter Masyarakat). PT. RajaGrafindo Persada.
Mustika, N. W. M., Wijaya, I. K. M., & Rahadiani, A. A. S. D. (2023). Pendampingan Perencanaan Fasilitas Penunjang di Pura Dalem Desa Adat Sebunibus, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali. Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia, 12(2), 109-116.
Norberg-Schulz, C. (1980). Genius Loci: Towards a Phenomenology of Architecture. Rizzoli.
Putra, I. G. N. (2015). Peran Bangunan Publik dalam Pelayanan Masyarakat Desa. Jurnal Permukiman, 10(2), 85–94.
Putra, I. W. Y. A., Wicaksana, G. B. A., & Bintang, I. G. A. M. R. (2024). Pendampingan Pembuatan Desain Penataan Pura Dadia Loring Taksu Gajah Para Di Desa Sibetan, Karangasem Bali. Prosiding Semnaskom-Unram, 6(1), 237-245.
Rambe, Y. S., Barky, N. Y., & Muhathir, M. (2022). Penataan Lingkungan Dusun Batik Sebagai Kawasan Wisata Industri Rumah Tangga Pada Desa Pematang Johar Kecamatan Labuhan Deli. Madaniya, 3(1), 97-110.
Rani, N. M. S., Ardika, I. N., Pramana, I. M. W., Parthama, K. A., Suardika, L. P. P. P., & Putri, A. A. A. A. O. (2024). Perencanaan Dinding Penahan Tanah Pura Pakendungan, Desa Beraban, Kediri, Tabanan Bali. Madaniya, 5(4), 2309-2318.
Rapoport, A. (1982). The Meaning of the Built Environment. Sage Publications.
Susanta, A. (2017). Identitas Lokal dalam Perancangan Bangunan Publik. Jurnal Arsitektur LANTANG, 6(2), 45–54.
Triguna, I. B. G. Y. (2000). Teori Tentang Simbol. Widya Dharma.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa (2014).
Widanan, I. W., Permatasari, P. A. D., & Haditama, I. G. N. H. R. (2024). Pengabdian Berbasis Masterplan dalam Penyusunan Rencana Penataan Pura Dadia Teben Dayang Bersama Kelompok Masyarakat Pengemong Pura di Desa Sibetan Kecamatan Bebandem Karangasem Bali. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(6), 2359-2369.
Windhu, I. B. O. (1990). Bangunan Tradisional Bali serta Fungsinya. Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Bali.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 I Wayan Alfi Willy, I Putu Yogi Pramanata, I Made Harya Pranata, Indah Tri Wigati, Sindy Meylani Sari, Siti Fadhilatul Salsabila, Nafiza Az Zahra Basuki, Made Satria Dipraba Gustin, I Made Kalatita Paundra Khrisna

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.











