Peningkatan Nilai Tambah Cabai Merah melalui Pengolahan Abon Cabai pada Kelompok Tani Samarasa di Aceh Barat

Penulis

  • Agustinur Agustinur Universitas Teuku Umar, Indonesia
  • Sumeinika Fitria Lizmah Universitas Teuku Umar, Indonesia
  • Suci Rahmi Universitas Teuku Umar, Indonesia
  • Vina Maulida Universitas Teuku Umar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.70609/i-com.v6i2.9918

Kata Kunci:

Abon cabai, Kelompok Tani, Diversifikasi produk, Hilirisasi, Nilai tambah

Abstrak

Fluktuasi harga dan tingginya tingkat kerusakan pascapanen menjadi hambatan utama bagi Kelompok Tani Samarasa di Desa Mesjid Tuha. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan nilai ekonomi hasil panen melalui teknologi pengolahan pangan. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi penanganan pascapanen (Good Handling Practices), pelatihan pembuatan abon cabai dengan bumbu lokal, serta edukasi pengemasan standar ritel. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pada pengetahuan dan keterampilan mitra sebesar 85% dalam diversifikasi produk. Transformasi cabai segar menjadi abon mampu memperpanjang masa simpan hingga enam bulan dan meningkatkan margin keuntungan petani saat harga pasar jatuh. Kegiatan ini penting sebagai upaya hilirisasi produk pertanian untuk memperkuat ketahanan ekonomi keluarga petani melalui penciptaan nilai tambah komoditas.

Referensi

Achmadi, H. & P. S. Dyah. (2021). Bon Cabai Sebagai Alternatif Produk Olahan Cabai dan Peningkatan Pendapatan Petani di Saat Pandemi Covid-19. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat. 6 (4): 391 – 399. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v6i4.1857

Agustinur, Rahmi, S. & Lizmah, S. F. (2026). Analisis Kadar Air dan Organoleptik Terhadap Variasi Rasa Abon Cabai Merah. Jurnal Teknologi Pengolahan Pertanian, 7(2), 94. https://doi.org/10.35308/jtpp.v7i2.14479

Ana, D.P., R. Hayati & Hasanuddin. 2023. Pengaruh Kemasan dan Lama Simpan Terhadap Kualitas Cabai Merah (Capsicum annuum L.). Jurnal Floratek. 18 (2): 73 – 85. https://jurnal.usk.ac.id/floratek/article/download/34194/19906

Andrie, B. M., Abidin, Z., & Aziz, S. (2024). Diversifikasi Produk Olahan Cabai Merah Keriting Melalui Proses Penanganan Pasca Panen pada Kelompok Tani Sindang Mulya di Desa Sindanglaya Kecamatan Sukamantri Kabupaten Ciamis. Abdimas Galuh, 6(1), 210. https://doi.org/10.25157/ag.v6i1.12614

BPS Aceh Barat. Aceh Barat dalam Angka. (2025). Badan Pusat Statistik Kabupaten Aceh Barat. Meulaboh.

David, J. (2020). Pengelolaan Cabai untuk Memperpanjang Masa Simpan. Jurnal Pertanian Agros. 22 (2): 290 – 298. https://e-journal.janabadra.ac.id/index.php/JA/article/view/1183

Edowai, D. N., Kairupan, S., & Rawung, H. (2017). Mutu Cabai Rawit (Capsicum Frutescens L) Pada Tingkat Kematangan Dan Suhu Yang Berbeda Selama Penyimpanan. Agrointek, 10(1), 12. https://doi.org/10.21107/agrointek.v10i1.2021

Puspitasari, D., & P, D. D. (2019). Mutu Cabai Merah Besar Segar (capsicum annum l.) Pada Suhu Ruang Dengan Jenis Pengemasan Yang Berbeda Selama Penyimpanan. KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(1), 16–29. https://doi.org/10.24903/kujkm.v5i1.827

Renate, D., Indriyani, & Simbolon, W. (2022). The Application of an Artificial Dryer and Sun-Drying to Enhance the Quality of Red Chili Flakes Simplicia. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1097(1), 12022. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1097/1/012022

Rochayat, Y. & V.R. Munika. (2015). Respon Kualitas dan Ketahanan Simpan Cabai Merah (Capsicum annuum l.) dengan Penggunaan Jenis Bahan Pengemas dan Tingkat Kematangan Buah. Jurnal Kultivasi. 14 (1): 65 – 72. https://doi.org/10.24198/kultivasi.v14i1.12093

Saputra, V.E. (2023). Harga Cabai Merah di Aceh Barat Turun Akibat Panen Serentak. Haba Aceh. (Diakses pada 26 Maret 2026). https://www.habaaceh.id/news/harga-cabai-merah-di-aceh-barat-turun-akibat-panen-serentak/index.html

Suminartika, E., & Djuendah, E. (2025). Pelatihan Pengemasan dan Pelabelan Produk UMKM. Abdimas Galuh, 7(2), 1967. https://doi.org/10.25157/ag.v7i2.18279

Timisela, N.R., Salampessy, Y.E., & Apituley, Y.M.T.N. (2020). Analisis Pembentukan Harga Komoditas Cabai Rawit dan Bawang Merah Pada Tingkat Eceran di Kota Ambon. Jurnal Budidaya Pertanian. 16(1):31-41. https://doi.org/10.30598/jbdp.2020.16.1.31

Yudianto, D., Widhisono, P. W., Adha, S. D., Nurhasanah, N., & Hadisetyana, S. (2020). Quality Evaluation of Chili Flakes by Variation of Packaging and Storage Temperature. Journal of Tropical Food and Agroindustrial Technology, 1(01), 11–16. https://doi.org/10.21070/jtfat.v1i01.290

Zamrodah, Y., & Pintakami, L.B. (2020). Pendapatan dan kelayakan usahatani cabai rawit. Journal of Agricultural Socio-Economics. 1(1):48-53. https://doi.org/10.33474/jase.v1i1.7242

Zulfira, R. (2022). Harga Cabai Merah di Aceh Tebus Rp 120 ribu per Kg. Popularitas.com. (diakses pada 26 Maret 2026). https://popularitas.com/berita/harga-cabai-merah-di-aceh-tembus-rp120-ribu-per-kg/

Unduhan

Diterbitkan

24-06-2026

Cara Mengutip

Peningkatan Nilai Tambah Cabai Merah melalui Pengolahan Abon Cabai pada Kelompok Tani Samarasa di Aceh Barat. (2026). I-Com: Indonesian Community Journal, 6(2), 777-786. https://doi.org/10.70609/i-com.v6i2.9918