Strategi Pengembangan Ekonomi Syariah Di Indonesia Melalui Penguatan Ekonomi Digital
Kata Kunci:
Ekonomi Syariah, Fatwa, Ekonomi Digital, Fintech Syariah, Perbankan DigitalAbstrak
Di era digital, ekonomi syariah mengalami perkembangan yang signifikan, namun masih terdapat berbagai permasalahan yang berkaitan dengan pengaruh fatwa dan teknologi terhadap kemajuan ekonomi syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fatwa dan teknologi terhadap perkembangan ekonomi syariah dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan analisis deskriptif kualitatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa dokumen hukum sekunder, seperti buku, jurnal, dan prosiding yang relevan dengan penelitian. Pendekatan ini menghasilkan kesimpulan yang bertujuan komprehensif melalui penyusunan sintesis dari berbagai data yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fatwa-fatwa yang berkaitan dengan ekonomi syariah semakin progresif dan responsif terhadap perkembangan teknologi. Pemerintah Indonesia telah meluncurkan Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia (MEKSI) sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi syariah melalui penguatan ekonomi digital. Potensi ekonomi syariah Indonesia diproyeksikan mencapai Rp2.271 triliun pada tahun 2023, yang mencakup berbagai sektor seperti perbankan syariah, bisnis halal, dan pariwisata syariah. Teknologi digital, seperti e-commerce, financial technology (fintech), dan digital banking, telah diadopsi dalam berbagai transaksi ekonomi syariah. Implementasi rencana ini melalui berbagai sektor berbasis syariah menjadi faktor penting dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional.
Kata Kunci: Ekonomi Syariah, Fatwa, Ekonomi Digital, Fintech Syariah, Perbankan Digital
Referensi
Abrori, F. (2020). Pariwisata Halal dan Peningkatan Kesejahteraan (F. A. Rizki (ed.); 1st ed.). Literasi Nusantara. https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=iVIjEAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PR1&dq=Tujuan+ekonomi+domestik+mencakup+peningkatan+skala+perusahaan,+kemandirian,+dan+kesejahteraan.+Tujuan+di+tingkat+global+adalah+meningkatkan+peringkat+Global+Islamic+Economy+Indica
Amir, A. (2021). Ekonomi dan Keuangan Islam (Junaidi & Subhan (eds.); 1st ed.). WIDA Publishing. https://books.google.co.id/books?id=vtVCEAAAQBAJ&printsec=frontcover#v=onepage&q&f=false
Ansori, A. (2016). Digitalisasi Ekonomi Syariah. ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam, 7(1). https://doi.org/10.32678/ijei.v7i1.33
Astuti, W. R. D., & Fathun, L. M. (2020). Diplomasi Ekonomi Indonesia di dalam Rezim Ekonomi G20 pada Masa Pemerintahan Joko Widodo. Intermestic: Journal of International Studies, 5(1), 47. https://doi.org/10.24198/intermestic.v5n1.4
Aziz, A., Mutakin, A., Sukardi, B., Iswanaji, C., Mardani, D. A., Ady Rahmanto, D. N., Setyawan, E., Hartina, H., Ash Shiddieqy, H., Ishak, I., Jamaludin, J., Riodini, I., Arsyad, K., Layli, M., Misno, M., Holle, M. H., Al Farisi, M. S., Nafi’ Hasbi, M. Z., Tubastuvi, N., … Santoso, W. P. (2022). Fintech dan Keuangan Islam: Teori dan Praktik. Publica Indonesia Utama. https://doi.org/10.55216/publica.17
Banda Saputri, O. (2020). Pemetaan Potensi Indonesia. Masharif Al-Syariah: Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah, 5(2), 23–38. http://journal.um-surabaya.ac.id/index.php/Maqasid
BPS. (2023). Ekonomi Indonesia triwulan I-2023 tumbuh 5,03 persen (y-on-y). Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/
Creswell, J. W., & Cresswell, J. D. (2022). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches, 5th Edition. In Sage Publication (Vol. 19, Issues 1–2). https://doi.org/10.1080/15424065.2022.2046231
Damanhuri, A., Mujahidin, E., & Hafidhuddin, D. (2013). Inovasi Pengelolaan Pesantren dalam Menghadapi Persaingan di Era Globalisasi. Ta’dibuna: Jurnal Pendidikan Islam, 2(1), 17–37. https://doi.org/10.32832/tadibuna.v2i1.547
Dz., A. S. (2018). Inklusi Keuangan Perbankan Syariah Berbasis Digital-Banking: Optimalisasi dan Tantangan. Al-Amwal : Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syari’ah, 10(1), 63. https://doi.org/10.24235/amwal.v10i1.2813
Febrian, N., & Dewi, W. W. A. (2019). Perilaku Konsumen di Era Digital (Beserta Studi Kasus (1st ed.). UB Press. https://books.google.co.id/books?id=YXXRDwAAQBAJ&printsec=copyright&hl=id#v=onepage&q&f=false
Mufrih, A. N., & Hadiroh, J. (2022). Progresifitas Fatwa dan Regulasi Ekonomi Syariah terhadap Pembangunan Ekonomi Nasional. Alhamra Jurnal Studi Islam, 3(2), 77. https://doi.org/10.30595/ajsi.v3i2.14487
Pujayanti, D. A. (2020). Industri Halal sebagai Paradigma bagi Sustainable Development Goals di Era Revolusi Industri 4.0. Youth & Islamic Economic Journal, 1(1), 20–33.
Rahmadana, M. F. (2021). Ekonomi Digital (Hamdan (ed.); 1st ed.). Nilacakra. https://books.google.co.id/books?id=Du5NEAAAQBAJ&printsec=frontcover&hl=id&source=gbs_atb#v=onepage&q&f=false
Sari, E. A. P. (2022). Peran Fintech Syariah dalam Ekonomi Islam di Indonesia. Prosiding National Seminar on Accounting, Finance and Economics (NSAFE), 2(2), 122–132.
Srisusilawati, P., Prasetyo, S. N., Nur Hamidah, S. A., Rihhadatull ’Aisy, R. A., & Oktavia, R. (2024). Tren dan Perkembangan Fashion Syariah Pada Era Modern di Kota Bandung. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 10(1), 953. https://doi.org/10.29040/jiei.v10i1.12319
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabet.
Wajdi, F., & Lubis, S. K. (2020). Hukum Ekonomi Islam (Tarmizi (ed.); Revisi). Sinar Grafika. https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=GbAfEAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PR1&dq=Ini+mencakup+aturan+hukum+ekonomi+yang+mencakup+kepemilikan,+uang,+ketenagakerjaan,+pajak,+pinjaman,+dan+segala+hal+lain+sesuai+dengan+ajaran+Islam+&ots=73kYdFIQ7g&sig=qTKGE0Dkgu1
Widyan, L. (2022). Prinsip Dasar Rancang Bangun Ekonomi Islam. Al-Maqashid: Journal of Economics and Islamic Business, 2(1), 1–11. https://doi.org/10.55352/maqashid.v2i1.259
Yuliani. (2022). Konsep Dan Peran Strategis Ekonomi Syariah Terhadap Isu Kemiskinan. IQTISHADIA: Jurnal Kajian Ekonomi Dan Bisnis Islam, 12(2), 210. https://doi.org/10.35448/jequ.v12i2.17500
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Nabila Adenina Zidni Maulida, Ahmad Nur Habibi, Zulfia Mirriyadil Jinan, Fida Rif’atul Khasanah

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

