PENGEMBANGAN WISATA EDUKATIF DI KAWASAN PANTAI BALEKAMBANG, KABUPATEN MALANG
DOI:
https://doi.org/10.33379/attamkin.v2i2.518Keywords:
Wisata, Edukatif, BalekambangAbstract
Kabupaten Malang merupakan wilayah dengan potensi wisata alam yang sangat besar, tercatat terdapat 64 obyek wisata di kabupaten Malang, terbanyak ialah kawasan pantai dan pemandian. Menurut catatan dinas pariwisata, pengunjung wisatawan di Kabupaten malang, setiap tahun meningkat sekitar 26 %. Tujuan PKM ini ialah dilakukan untuk mengembangan wisata yang bisa memberi pengetahuan/edukasi kepada wisatawan. Metode dalam kegiatan ini ialah menggunakan pendekatan Participatory Rural Apprasial (PRA) yakni memacu keberdayaan masyarakat lokal dalam mengelola dan menggalang pengetahuan terkait budaya, lingkungan hidup, dan kebencaan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini telah memberikan pilihan tujuan dan preferensi wisata bagi wisatawan. Selain Balekambang yang sudah terkenal sebagai pantai yang indah, sebelah timur Regent telah memberikan tambahan nilai edukasi.
References
_____________2008.Disaster Awarnes in Promary School. GTZ
Andriyanti S, dkk. 2012. Pengembangan Wisata Balekambang Malang. Jurnal Rekayasa Sipil / Volume 6, No.2 – 2012 ISSN 1978 - 5658
Abdillah Dariusman. 2015. Pengembangan Daya Tarik Wisata Planetarium Jagad raya Tenggarong: JDP Bol 2 No 1 th 2015.
Setiyono, dkk. 2012. Perencanaan Pengembangan Wisata Alam Dan Pendidikan Lingkungan Di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Cikampek: Jurnal wacana. Vol 15 No 3 Th 2012
Sugito Nanin. 2008. Tsunami. Universitas Pendidikan Indonesia.
Downloads
Published
Issue
Section
License
The author who wishes to publish articles in this journal agree with the following conditions:
- Author retains the copyright and simultaneously provides the journal the first publishing rights of the manuscript under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an initial job writing and publishing statement in this journal.
- The author can include in separate additional contractual arrangements for the rich version of non-exclusive distribution of journal publications (eg posting it to the institutional repository or publishing it in a book), with recognition of publishing initially in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post their work online (for example: in the institutional repository or on their website) before and during the submission process because it can lead to productive exchanges, as well as earlier and more powerful citations of published works. (See open access policy).