Treatment Self Healing di Era Pandemi Covid-19 Pada Anak-Anak di Yayasan Ruang Pelita Kalimantan

Penulis

  • Norsita Agustina Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin
  • Meilya Farika Indah Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin
  • Asrinawaty Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin
  • Eddy Rahman Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin
  • Chandra Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin
  • Zuhrupal Hadi Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin
  • Hilda Irianty Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin
  • Norfai Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.33379/icom.v2i2.1465

Kata Kunci:

Terapi Self healing, anak-anak, pandemi covid-19

Abstrak

Permasalahan di masa pandemi covid-19 sangat bervariasi  yang dialami oleh anak-anak dan orangtua. Salah satu permasalahan yang sering muncul pada proses pembelajaran di kalangan anak-anak selama pandemi adalah masalah psikologis seperti perasaan gelisah, dan juga tidak percaya diri dalam mengikuti proses pembelajaran dengan baik, sehingga timbul rasa bosan yang disebabkan karena pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan secara daring. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman pada anak-anak dan orangtua dalam mengatasi problematika di masa pandemi covid-19. Kegiatan pengabdian dilakukan melalui Dongeng anak yang diikuti oleh anak-anak di Yayasan Ruang Pelita Kalimantan. Saran yang diharapkan melalui treatment self healing anak-anak dan orangtua ini adalah mereka mampu mengatasi kondisi psikologis yang dihadapai serta diharapkan peran orangtua untuk berkomunikasi dengan baik dengan anaknya dalam mengatasi stress selama belajar online.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Ahsani, E. L. F. (2020). Strategi Orang Tua Dalam Mengajar Dan Mendidik Anak Dalam Pembelajaran at The Home Masa Pandemi Covid-19 Selama Pandemi. STAINU Purworejo: JurnalAl_Athfal, 3(1)

Hasan, F.(2013). Implementasi Penanganan Trauma Psikologis Terhadap Siswa Korban Kekerasan Seksual Melalui Terapi Self-Healing (Studi Kasus pada Miss.X di Women’s Crisis Center Jombang), Skripsi ,Istitut Agama Islam Negeri Sunan Ampel, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan.

Kusumastuti, D. N. (2010). Pengaruh kegiatan storytelling terhadap pertumbuhan minat baca siswa di TK Bangun 1 Getas Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang. Semarang: Universitas Diponegoro.

Lubis, M.S.I., Nuraflah, C.A, & Hanum, A. (2021). Strategi Komunikasi Keluarga dalam Mengatasi Stress Belajar Online Anak Masa Pandemi Covid-19 di Desa Sei Rotan. Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS, 4(1)

Redho Ahmad Sofiani Yani,. Warogan, Anwar Wardi. 2019. Pengaruh Self Healing Terhadap Penurunan Skala Nyeri Pasien Post Op. Jurnal Of Telenursing(JOTING) 1(1)

Perianto Eko. 2021. Self Healing Bagi Peserta Didik Dan Orangtua Pada Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat, 4(4)

Safarina, N.A., Anastasya, Y.A.,dan Safuwan. (2021).Psikoedukasi manajemen waktu pada ibu bekerja selama pandemic covid-19.Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyaakat.4(3), 286-290.

Undang-Undang Nomor Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. (2014). UU Perlindungan Anak.

Wardani A, & Ayriza, Y. (2021). Analisis Kendala Orang Tua dalam Mendampingi Anak Belajar di Rumah Pada Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1)

Yuhenita N.N., & I. (2021). Tingkat Resiliensi Orang Tua dalam Mendampingi Anak Sekolah dari Rumah pada Masa Pandemi. Jurnal Basiced, 5(6).

Unduhan

Diterbitkan

26-07-2022

Cara Mengutip

Agustina, N., Indah, M. F. ., Asrinawaty, Rahman, E., Chandra, Hadi, Z., Irianty, H., & Norfai. (2022). Treatment Self Healing di Era Pandemi Covid-19 Pada Anak-Anak di Yayasan Ruang Pelita Kalimantan. I-Com: Indonesian Community Journal, 2(2), 287–292. https://doi.org/10.33379/icom.v2i2.1465