Strategi Internalisasi Nilai-Nilai Islam Wasathiyah Dalam Membentuk Masyarakat Religius di Sekitar Pondok Pesantren (PPAI Ketapang Kepanjen Malang)

Authors

  • Ilun Lailatul Habibah Universitas Islam Raden Rahmat Malang
  • Sutomo Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Keywords:

Internalisasi, Nilai-nilai Islam, Lingkungan, Masyarakat Religius

Abstract

Artikel ini mendeskripsikan strategi internalisasi nilai-nilai Islam dalam membentuk mayarakat religius di sekitar pondok pesantren, dimana umumnya ada banyak fenomena kontradiktif antara masyarakat internal pesantren dengan masyarakat sekitarnya. Pembahasan dalam penelitian ini akan disajikan secara berurutan meliputi urgensi strategi internalisasi diperlukan untuk membentuk masyarakat religius disekitar pesantren berdasarkan konsepsi teori internalisasi nilai diantaranya: tahap transformasi nilai, tahap transaksi nilai hingga tahap internalisasi nilai-nilai Islam. Selanjutnya terkait strategi yang digunakan dalam menginternalisasikan nilai nilai islam itu sendiri melalui power strategy dengan memanfaatkan para pemangku kebijakan dan persuasive strategy meliputi konsep keteladanan (modelling) dan Pembiasaan (Habbitualling). Kemudian peran pesantren dalam internalisasi nilai yang diniscayakan dapat membentuk karakter yang unggul dengan mengembangkan tiga pilar/dimensi karakter utama yang harus ada, yaitu: (1) pengetahuan moral yang baik (moral knowing), (2) kesadaran dan kemampuan yang baik (moral feeling), dan (3) tindakan moral yang baik dan benar (moral action). Selain Kyai, subyek utama pelaksanaan strategi internalisasi nilai-nilai islam ini adalah para santri yang memiliki beragam kompetensi seperti yang tersaji dalam pohon kompetensi keilmuan santri.

Downloads

Published

2022-06-10