https://ejournal.uniramalang.ac.id/index.php/jipi/issue/feed JIPI (Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam) 2024-04-01T00:00:00+07:00 Muhammad Arif Nasruddin [email protected] Open Journal Systems <p><span class="WdYUQQ text-decoration-none text-strikethrough-none"><span class="WdYUQQ text-decoration-none text-strikethrough-none" style="font-size: 0.875rem;"><img style="float: left; width: 171px; margin-top: 8px; margin-right: 10px; border: 2px solid rgba(121, 124, 118, 0.52);" src="https://ejournal.uniramalang.ac.id/public/site/images/jm_raghbaniyah/journalthumbnail-id-id.png" height="267" /></span>JIPI (Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam) ISSN (e) 2963-4318 adalah jurnal Ilmiah Pendidikan Islam yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Keislaman Universitas Islam Raden Rahmat Malang, terbit dua kali dalam setahun pada bulan <strong>September dan Maret</strong> memuat artikel hasil penelitian dan kajian-kajian konseptual dalam bidang pendidikan, dan keislaman. Dengan cakupan sub tema: </span><span class="WdYUQQ text-decoration-none text-strikethrough-none">Pendidikan Agama Islam, </span><span class="WdYUQQ text-decoration-none text-strikethrough-none">Pengembangan Sistem Pendidikan atau Pembelajaran Agama Islam, dan </span><span class="WdYUQQ text-decoration-none text-strikethrough-none">Cabang-cabang keilmuan dalam bidang keislaman secara umum.</span></p> <p><strong>Pimpinan Redaksi :</strong><br /><strong>Pengelola :</strong></p> <p><br /><strong>JIPI : Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam di diindeks oleh:</strong></p> https://ejournal.uniramalang.ac.id/index.php/jipi/article/view/4150 ETIKA GURU MENURUT KH. HASYIM ASY’ARI DALAM KITAB AADABUL ‘AALIM WAL MUTA’ALLIM 2024-03-20T09:52:45+07:00 Nabil, Muhammad Arif Nasruddin, Salim [email protected] <p>Dalam dunia pendidikan, pendidik atau guru memiliki tugas dalam memberikan informasi atau pengetahuan serta memberikan contoh berperilaku baik bagi para muridnya. KH. Hasyim Asy’ari dalam kitabnya yang berjudul Aadaabul ‘<em>Aalim wal Muta’allim</em> memberikan petunjuk kepada guru agar bisa menjadi pendidik yang patut dicontoh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana etika guru dan bagaimana konsep etika guru menurut KH. Hasyim Asy’ari dalam kitab <em>Aadaabul ‘Aalim wal Muta’alim</em> yang selanjutnya diharapkan dapat bermanfaat sebagai acuan bagi guru agar dapat menjaga sikap, etika, dan perilaku baik. Metode penelitian yang digunakan menggunakan metode <em>library research </em>(kepustakaan). Data-data yang dikumpulkan berasal dari buku, artikel jurnal, dan sumber pendukung lainnya, dengan data primer berupa kitab <em>Aadaabul ‘Aalim wal Muta’allim</em>, karya KH. Hasyim Asy’ari. Data yang terkumpul melalui metode dokumentasi selanjutnya dianalisis dengan metode analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan dalam kitab <em>Aadaabul ‘Aalim wal Muta’allim</em> etika seorang guru dibagi menjadi tiga yaitu, etika guru terhadap dirinya sendiri, etika guru terhadap pelajarannya, etika guru terhadap pelajar. Dalam kehidupan sehari-sehari tidak hanya murid yang dituntut untuk memliki etika yang baik, seorang guru juga mempunyai kewajiban untuk beretika dalam segala aspek, karena guru merupakan contoh langsung yang dilihat oleh murid-muridnya.</p> 2024-04-01T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2024 JIPI (Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam) https://ejournal.uniramalang.ac.id/index.php/jipi/article/view/4149 PENERAPAN METODE MURAJA’AH DALAM MENINGKATKAN KWALITAS HAFALAN AL-QUR’AN DI PONDOK PESANTREN AN-NUR 3 MURAH BANYU TAHFIDZUL QUR’AN BULULAWANG 2024-03-20T09:44:04+07:00 Alif Achadah, Hasan Bisri, Mazidatul Imamiyah [email protected] <p>Penelitian ini dilatar belakangi oleh santri yang mengikuti tahfidz mayoritas masih duduk di sekolah formal dan masih diniyah, maka bagaimana upaya pengurus (ustadz/ustadzah) untuk menggungulkan program tersebut dengan menerapkan metode murajaah agar memudahkan santri dalam menjaga dan meningkatkan kualitas hafalan Al-Qur’an serta mendapatkan hasil yang maksimal. Sedangkan meningkatkan kualitas hafalan yang menjadi tolak ukurnya yaitu kelancaran hafalan yang sudah disetorkan.</p> <p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Hasil dari penelitian ini maka dapatlah diketahui Penerapan metode muraja’ah dalam meningkatkan kualitas hafalan Al-Qur’an yaitu terdapat tiga kategori santri ketika menyetorkan hafalan diantaranya takhassush, tafaqquh, dan talathuf serta terdapat kegiatan penunjang yaitu <em>muraja’ah kubro</em>, Qiyamul lail 2 lembar, dan <em>tasmi’ bil hifdzi</em>. Peningkatan kualitas hafalan Al-Qur’an dapat dilihat dari beberapa pencapaian/peningkatan kualitas santri dalam menghafal Al-Qur’an. Santri merasa lebih semangat dan termotivasi untuk lebih giat dalam <em>muraja’ah</em> baik dan benar dari segi makhraj dan tajwidnya sehingga mudah mengetahui letak kesalahan dan kelancaran hafalan lama dan hafalan baru. Salah satu faktor penghambat penerapan metode <em>muraja’ah</em> yaitu ayat-ayat yang sudah hafal lupa lagi, malas, kecapekan, dan kondisi lingkungan. Faktor pendukung penerapan metode muraja’ah diantaranya pengasuh, Direktur program tahfidzul qur’an, pengurus, ustadzah (kafilah), serta orang tua santri yang mana dengan dukungan,motivasi, serta bimbingan dari mereka dapat menjadikan hafidzah yang berkualitas.</p> 2024-04-01T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2024 JIPI (Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam) https://ejournal.uniramalang.ac.id/index.php/jipi/article/view/4168 EKSPLORASI JEJAK DAN KERAGAMAN AGAMA DI DUNIA 2024-03-22T17:34:53+07:00 Laila, Nurul Hidayah, Irfan Musadat [email protected] <p>Artikel ini menggali jejak dan keragaman agama didunia, berfokus pada beberapa agama besar seperti Hindu, Islam, Kristen, Budha, Sikh, Zoroastrianisme, Sinti, Bahá`í, Taoisme, dan Shinto. Eksplorasinya dimulai dari agama Hindu yang memiliki tiga aspek penting: agama Weda, Brahmanisme, dan Shaktisme. Selanjutnya, agama Islam yang berasal dari Arab dan mengajarkan keimanan kepada Allah dan Nabi Muhammad SAW. Lalu, Agama Kristen dari Israel yang percaya pada Yesus Kristus. Artikel ini juga menjelaskan agama Buddha dari India, yang memuja Buddha sebagai guru dan dewa. Agama Sikh dari India yang memuja pada Guru Nanak Dev juga termasuk dalam artikel ini. Agama Zoroastrianisme dari Iran, Sinti dari Jerman, Bahá'í dari Iran, Taoisme dari China, dan Shinto dari Jepang juga menjadi fokus penelitian ini. Artikel ini memberikan gambaran rinci tentang berbagai agama di dunia dan bagaimana keyakinan serta praktik mereka mempengaruhi kehidupan manusia dalam berbagai aspek budaya, sosial, dan politik. Artikel ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang keragaman agama di dunia dan kompleksitas hubungan antara keyakinan agama dan identitas pribadi dalam masyarakat multikultural</p> 2024-04-01T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2024 JIPI (Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam) https://ejournal.uniramalang.ac.id/index.php/jipi/article/view/4169 UPAYA KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KARAKTER PESERTA DIDIK MELALUI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR 2024-03-22T17:40:30+07:00 Siti Muawanatul Hasanah, Anggun Nike Khotimah [email protected] <p>Menjadi hal yang biasa dengan bergantinya orang yang menduduki kursi menteri pendidikan akan menganti kurikulum yang ada. Pada saat ini kurikulum baru dinamakan dengan kurikulum Merdeka Belajar, yang mana kurikulum ini menjadi solusi dari permasalahan pendidikan karakter atau moral siswa yang pada kurikulum-kurikulum sebelumnya masih menjadi topik pembahasan setiap tahunnya. Pada kurikulum Merdeka Belajar pendidikan karakter diringkas menjadi Profil Pelajar Pancasil. Kepala sekolah sebagai supervisor atau pemimpin di sekolahnya, tentu akan menjadi tonggak pertama dalam menerapkan pergantian kurikulum yang sudah ada dengan kurikulum yang baru. Kepala sekolah juga menjadi pelopor pembaharuan untuk kemajuan pendidikan di sekolahnya, menjadi motivator, menjadi rekan yang dapat memberikan saran kepada sesama rekan tenaga pendidik. Hal-hal ini kemudia akan bermuara dengan keberhasilan kepala sekolah dalam memberikan pendidikan karakter kepada anak didiknya.</p> 2024-04-01T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2024 JIPI (Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam) https://ejournal.uniramalang.ac.id/index.php/jipi/article/view/4186 PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB BERBASIS TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY (AR) 2024-03-26T13:58:33+07:00 ilma fahmi aziza [email protected] <p>Pemanfaatan teknologi dalam pendidikan mempunyai tujuan untuk memecahkan masalah yang terjadi dalam proses pendidikan dan untuk mencapai beberapa tujuan yang diinginkan, dan hal ini sesuai dengan pendapat Miarso bahwa teknologi pembelajaran adalah suatu sistem yang dibuat oleh manusia untuk tujuan tertentu. Tujuan, yang pada hakekatnya adalah untuk memudahkan manusia dalam meringankan usahanya.</p> <p>Salah satu teknologi yang kekinian dan sangat menunjang pembelajaran adalah teknologi <em>Augmented Reality (AR).</em> Kecanggihan ini mampu memberikan warna baru di bidang pendidikan. Penggunaannya tidak hanya berpusat pada wawasan, tapi juga menyentuh sisi emosional siswa. Pengalaman yang dirasakan merangsang otak mereka untuk meyerap ilmu lebih progresif.</p> <p>Salah satu mata kuliah yang memerlukan media pembelajaran yang menarik adalah mata kuliah Bahasa Arab. Hal ini disebabkan mata kuliah ini termasuk salah satu rumpun mata kuliah Bahasa yang menuntut situasi interaktif dalam pembelajaran. Dengan adanya media pembelajaran yang menggunakan basis teknologi <em>Augmented Reality, </em>tentu mata kuliah ini akan menjadi lebih interaktif dan menarik.</p> <p>Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang datanya bersumber dari wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dukumentasi.</p> <p>Pembelajaran menggunakan media pembelajaran bahasa arab berbasis teknologi augmented reality dikembangkan dengan menggunakan langkah-langkah pengembangan produk milik Borg and Gall. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran bahasa arab berbasis teknologi augmented reality layak digunakan dan terbukti efektif digunakan dalam pembelajaran karena mampu meningkatkan motivasi peserta didik</p> 2024-04-01T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2024 JIPI (Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam) https://ejournal.uniramalang.ac.id/index.php/jipi/article/view/4188 تطوير التطبيق اسم الإشارة باستخدام وسيلة أندرويد لتسهيل فهم قواعد اللغة العربية لدى طلاب المدرسة الابتدائية 2024-03-26T16:22:17+07:00 Fakron Jamalin, Muhammad Fuadi, Moh Rozy Zamroni [email protected] <p>يعد تعلم اللغة العربية على نظام أندرويد طريقة عملية لتعميق فهم اللغة العربية في هذا العصر الحديث. من المتوقع أن يكون تعلم اللغة العربية القائم على نظام الأندرويد قادرًا على الإجابة على المشكلات في عملية تعلم اللغة العربية في المدرسة الابتدائيةالمحمدية ٢ سمبارفوجونج ، مما يجعل الطلاب يشعرون بالملل في تعلم اللغة العربية، والذين لم يستخدموا حتى الآن سوى أدوات تعليمية أقل إثارة للاهتمام بحيث يميل الطلاب أن تشعر بالملل من تعلم اللغة العربية وتعتقد أن اللغة العربية صعبة و غير ممتعة. يهدف هذا البحث إلى إنماء تطبيق إسم الإشارة و نتيجة فعالية تطبيق إسم الإشارة للتعلم الطلاب بالمدرسة الإبتدائية 2 سمبار فوجونج. يستخدم هذا البحث منهج البحث بطريقة ADDIE, مار البحث خمسة فصول 1) التحليل، ٢) التصميم، ٣) التطوير، ٤) التنفيذ، ٥). الأخير وجد الباحث أن أن وسائط التطبيقات المبنية على نظام أندرويد بعد مرورها بعدة مراحل من التحقق والتقييم، وتحديداً من التحقق من قبل خبراء الإعلام، حصلت على نسبة 90% في فئة "جدير". حصل التحقق من قبل خبراء المواد على نسبة ٩٠،٩% في فئة "لائق". حصل التقييم الذي أجراه المستخدمون المحتملون أو معلمو الصف الرابع على نسبة ٩٧،٩% في فئة "جيد جدًا". وحصل تقييم الطالب على نسبة ٨٧،٩% في فئة "جيد جداً". بشكل عام، كان متوسط ​​الحصول على ٩٣% في فئة "لائق"، بحيث يمكن استخدام وسائط التطبيقات المستندة إلى الأندرويد في التعلم.</p> 2024-04-01T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2024 JIPI (Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam) https://ejournal.uniramalang.ac.id/index.php/jipi/article/view/4199 TELAAH KONSEP PEMBELAJAR SEPANJANG HAYAT DARI SUDUT PANDANG AL-QURAN DAN MERDEKA BELAJAR 2024-03-29T22:25:06+07:00 Ilun Lailatul Habibah, Lilik Yuni W [email protected] <p>Artikel ini membahas konsep pembelajar sepanjang hayat dalam dua sudut pandang yaitu konteks merdeka belajar dan dalam ajaran agama Islam. Pembelajar sepanjang hayat menekankan pentingnya belajar sebagai proses berkelanjutan sepanjang kehidupan, tidak terbatas oleh usia atau tempat. Dalam konteks Islam, belajar/menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim, baik laki-laki maupun perempuan. Al-Quran dan hadis Rasulullah SAW memberikan kabar gembira bahwa kepada setiap muslim yang menuntut ilmu akan mendapat pahala besar. Sedangkan dalam pendidikan kontemporer, merdeka belajar mendukung ide ini dengan membangun kapasitas siswa untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat. Pembelajar sepanjang hayat dalam merdeka belajar diimplementasikan melalui profil pelajar pancasila, untuk menghasilkan siswa yang memiliki identitas kebangsaan dan kompetensi global. Penelitian ini menggunakann pendekatan kuasi kualitatif. Data-data dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam, dokumentasi, dan observasi. Keabsahan data diukur dengan teknik pemeriksaan, <em>credibility, transferability, dependability, </em>dan <em>confirmability</em>. Analisis data dilakukan secara berjenjang dan saling terkait antara reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep pembelajar sepanjang hayat memiliki relevansi dari sudut pandang pendidikan kontemporer maupun dalam ajaran agama Islam. Penerapan merdeka belajar mendukung ide ini dengan membangun kapasitas siswa untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat, membantu mereka menjadi individu yang mandiri, fleksibel, dan terus berkembang.</p> 2024-04-01T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2024 JIPI (Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam) https://ejournal.uniramalang.ac.id/index.php/jipi/article/view/4200 IMPLEMENTASI GERAKAN LITERASI SEBAGAI UPAYA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA, MENULIS DAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS 2 DAN 5 MADRASAH IBTIDAIYAH AL FATAH JATISARI TAJINAN 2024-03-29T23:06:44+07:00 Rofiqoh Firdausi, Moh.Khoridatul Huda [email protected] <p>Sekolah berperan penting dalam mengembangkan keterampilan siswa melalui berbagai sistem pembelajaran yang efektif untuk mencapai tujuan pembelajarannya.&nbsp; salah satunya adalah dengan menumbuhkan kecintaan membaca dan dukungan untuk menumbuhkan rasa gemar membaca. Literasi pada sekolah salah satunya telah dilaksanakan pada banyak sekali berbagai madrasah, melalui kegiatan atau program yaitu dengan cara gerakan mengimplementasikan gerakan literasi .</p> <p>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) Menjelaskan penerapan gerakan literasi untuk meningkatkan literasi dan kemampuan berpikir kritis siswa MI Al Fatah Jatisari Tajinan Malang. (2) Menjelaskan dampak penerapan gerakan literasi terhadap peningkatan literasi dan kemampuan berpikir kritis siswa MI Al Fatah Jatisari Tajinan Malang. (3) Mendeskripsikan faktor keberhasilan dan hambatan dalam melakukan latihan literasi untuk meningkatkan literasi dan kemampuan berpikir kritis siswa di MI Al Fatah Jatisari Tajinan Malang.</p> <p>Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi.Kemudian data dianalisis dengan mereduksi data, display data dan menarik kesimpulan. dan hasil daripada penelitian ini yaitu dengan melakukan gerakan literasi di MI Alfatah Kautsar dapat mengimplentasikan kemampuan membaca, menulis dan berpikir kritis siswa kelas 2 dan 5.</p> 2024-04-01T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2024 JIPI (Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam) https://ejournal.uniramalang.ac.id/index.php/jipi/article/view/4201 INSTRUMEN PENILAIAN BAHASA ARAB DI ERA DIGITAL 2024-03-30T08:33:42+07:00 Syamfa Agny Anggara, Mustahar Ali Wardana [email protected] <p>Di era digital, berbagai ragam instrumen penilaian baru mulai diperkenalkan. Contohnya adalah penggunaan platform pembelajaran daring yang memungkinkan guru untuk memberikan tugas, ujian, atau kuis secara daring. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur dengan mempelajari berbagai buku referensi serta hasil penelitian sebelumnya yang sejenis. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa ragam instrumen penilaian bahasa Arab di era digital yang banyak dikembangan diantaranya tes online, proyek, dan portofolio. Penggunaan teknologi dalam penilaian dapat meningkatkan efisiensi, akurasi, dan objektivitas penilaian.</p> 2024-04-01T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2024 JIPI (Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam)