TELAAH EPISTIMOLOGI PENDIDIKAN SPIRITUAL AL GHAZALI DAN KONTRIBUSINYA DALAM PENDIDIKAN SPIRITUAL DI ERA DIGITAL (DIGITAL SPIRITUALITY)
Keywords:
Epistimologi, Pendidikan Spiritual, Imam Al Ghazali, Era DigitalAbstract
Penelitian ini merupakan studi pustaka yang bertujuan untuk menelaah epistemologi pendidikan spiritual Al-Ghazali dan kontribusinya terhadap pendidikan spiritual di era digital. Bagi Al-Ghazali, pendidikan spiritual ( al Tarbiyah al Ruhiyah) merupakan proses penyucian jiwa ( Tazkiyatu al Nafs ) dan pengasahan hati (Tahdzibu al qalb) agar manusia mencapai kedekatan dengan Allah swt. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif dan analisis konten terhadap karya-karya utama Al-Ghazali, seperti Ihya’ ‘Ulum al-Din, al Munqidh min al-Dalal, dan Maqasid al-Falasifah, penelitian ini menemukan bahwa epistemologi pendidikan spiritual Al-Ghazali menekankan keseimbangan antara rasionalitas dan spiritualitas. Dalam konteks pendidikan masa kini,bahwa tujuan pendidikan bukan hanya sekedar transfer pengetahuan ansich melainkan pembentukan manusia yang 'arif billah (ma'rifatulloh) artinya mengenal Allah secara mendalam. Implikasi dari temuan ini menunjukkan perlunya pergeseran paradigma pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan semata, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kedalaman spiritual. Dengan demikian, pemikiran epistemologis Al-Ghazali dapat memberikan kontribusi penting dalam membangun sistem pendidikan yang lebih manusiawi dan berakar pada nilai-nilai transendental.
