PENGARUH STRATEGI PEMASARAN TERHADAP PENJUALAN PRODUK INDOMIE
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi pemasaran yang terdiri dari produk, harga, tempat, dan promosi terhadap penjualan produk Indomie pada PT Indomarco Adi Prima area Dawar, Kabupaten Mojokerto. PT Indomarco Adi Prima merupakan distributor resmi produk Indomie yang memiliki peran strategis dalam memastikan ketersediaan barang dan pelaksanaan strategi pemasaran di berbagai outlet. Persaingan industri mie instan yang semakin ketat menuntut perusahaan untuk mengevaluasi efektivitas bauran pemasaran dalam meningkatkan penjualan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 30 pemilik outlet yang bekerja sama dengan perusahaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria tertentu. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas), serta regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh parsial dan simultan dari keempat variabel strategi pemasaran terhadap penjualan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel produk, harga, dan tempat tidak berpengaruh signifikan terhadap penjualan. Hal ini menunjukkan bahwa brand Indomie telah memiliki kekuatan pasar yang tinggi, harga bersifat stabil, dan distribusi sudah merata sehingga ketiga variabel tersebut tidak menjadi penentu utama peningkatan penjualan. Sebaliknya, variabel promosi memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap penjualan, yang berarti bahwa kegiatan promosi mampu mendorong ketertarikan konsumen dan meningkatkan keputusan pembelian.
Secara simultan, keempat variabel strategi pemasaran berpengaruh signifikan terhadap penjualan produk Indomie. Temuan ini memberikan implikasi bahwa perusahaan perlu memaksimalkan strategi promosi melalui media digital, program potongan harga, dan aktivitas pemasaran kreatif lainnya. Selain itu, perusahaan tetap perlu menjaga kualitas produk dan memastikan kelancaran distribusi untuk mempertahankan daya saing di pasar. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan strategi pemasaran yang lebih efektif dalam industri barang konsumsi cepat saji.
