Pembiasaan Kegiatan Keagamaan Pagi Untuk Menanamkan Pendidikan Damai Di MTs NU Futuhiyyah Donomulyo
Keywords:
Pembiasaan, Kegiatan Keagamaan, Pendidikan DamaiAbstract
Pembiasaan kegiatan keagamaan pagi di MTs NU Futuhiyyah Donomulyo diteliti untuk mengatasi tantangan sosial dalam menanamkan nilai-nilai perdamaian di tengah masyarakat multikultural Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana kegiatan ibadah rutin seperti salat Duha dan pembacaan doa dapat menjadi media efektif untuk menanamkan Pendidikan Damai (Peace Education) yang fokus pada sikap positif seperti saling menghormati dan anti-kekerasan. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan analisis dokumen tanpa wawancara. Hasilnya menunjukkan bahwa tiga pembiasaan utama, yakni salat Duha berjamaah, membaca Surah Yasin, dan Pembelajaran Al-Qur'an Metode Tilawati terbukti berhasil menanamkan nilai-nilai perdamaian seperti disiplin diri, ketenangan batin, empati, toleransi, dan kerja sama. Dampak dari pembiasaan ini adalah terciptanya siswa yang tidak hanya cerdas intelektual tetapi juga memiliki karakter moral dan spiritual yang kuat, serta lingkungan belajar yang harmonis dan mengurangi potensi konflik. Secara keseluruhan, program pembiasaan keagamaan pagi ini merupakan upaya strategis sekolah untuk membentuk karakter religius siswa dan membangun fondasi masyarakat yang damai.
