Implementasi School Religius Culture Untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan Agama Islam Di Sekolah Dasar

Authors

  • Eny Rosyidah SD Negeri 1 Kluwut
  • Titri Andiana SD Negeri 4 Jambuwer
  • Niswatul Faizah SD Negeri 1 Kromengan
  • Yuyun Nisfu Laila SD Negeri 2 Sukoraharjo
  • Saifuddin Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Keywords:

budaya religius, mutu pendidikan, Pendidikan Agama Islam, sekolah dasar, School Religious Culture

Abstract

Peningkatan mutu Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah dasar merupakan isu strategis dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter religius dan berakhlak mulia. Dalam konteks tersebut, implementasi School Religious Culture (SRC) atau budaya religius sekolah menjadi strategi yang efektif untuk menginternalisasikan nilai-nilai Islam dalam seluruh aktivitas pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan secara mendalam penerapan SRC serta dampaknya terhadap peningkatan mutu PAI di sekolah dasar, yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus yang dilaksanakan di SD Negeri 1 Kluwut. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru PAI, dan peserta didik, observasi partisipatif terhadap kegiatan keagamaan di lingkungan sekolah, serta studi dokumentasi terhadap kebijakan dan program sekolah. Keabsahan data dijamin melalui teknik triangulasi sumber dan metode, sehingga hasil penelitian dapat menggambarkan kondisi implementasi SRC secara komprehensif dan objektif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan SRC di sekolah didasarkan pada tiga pilar utama. Pertama, pembiasaan rutin harian, meliputi kegiatan salat Duha dan Zuhur berjamaah, tadarus Al-Qur’an, serta pembiasaan 3S (senyum, sapa, salam). Kedua, integrasi nilai-nilai religius dalam proses pembelajaran, di mana guru berupaya menanamkan ajaran Islam dalam setiap mata pelajaran. Ketiga, keteladanan kolektif seluruh warga sekolah, khususnya guru PAI dan kepala sekolah yang berperan sebagai teladan perilaku islami bagi peserta didik.

Implementasi budaya religius tersebut terbukti memberikan dampak positif yang signifikan terhadap mutu PAI. Dari sisi afektif, siswa menunjukkan peningkatan kedisiplinan dalam beribadah, sopan santun, dan kejujuran. Dari aspek psikomotorik, kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an siswa meningkat secara nyata. Selain itu, terbentuknya lingkungan belajar yang religius dan kondusif turut memperkuat internalisasi nilai-nilai keislaman dalam keseharian siswa.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa School Religious Culture berfungsi sebagai hidden curriculum yang efektif dalam menghubungkan pembelajaran teoritis PAI di kelas dengan praktik keagamaan nyata di lingkungan sekolah. Budaya religius yang terbangun melalui SRC menjadi fondasi penting dalam mewujudkan mutu pendidikan Islam yang holistik, yang tidak hanya menekankan penguasaan ilmu agama, tetapi juga pembentukan karakter dan spiritualitas peserta didik di tingkat sekolah dasar.

Downloads

Published

2025-12-09