METODE MENGATASI MARAKNYA JUDI ONLINE DI KALANGAN PELAJAR

Penulis

  • Rusdi Magister Pendidikan Agama Islam, Universitas Islam Raden Rahmat Malang
  • M. Yahya Magister Pendidikan Agama Islam, Universitas Islam Raden Rahmat Malang
  • Abdul Fattah AlMas’ud Magister Pendidikan Agama Islam, Universitas Islam Raden Rahmat Malang
  • Ba’inah Rohani Magister Pendidikan Agama Islam, Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Abstrak

Mengerikan, CNN Indonesia mengangkat berita dengan judul: "Judi Online Jerat 2,7 Juta Warga RI, Mayoritas Anak Muda" (Jum’at, 19 April 2024). Dalam hadline tersebut diberitakan bahwa menurut Kemenerian Komenfo Republik Indonesia: “Dari 2,7 juta penjudi yang ada ini ternyata cukup  banyak  yang  kaum  muda,  ya  paling  enggak  [usia]  17  sampai  20-an. Di tahun yang sama, NU Online Jakarta (Rabu, 13 November 2024) memberitakan bahwa DKI Jakarta menjadi wilayah yang menempati kasus transaksi judi online tertinggi. Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi mengungkapkan sebanyak 1.836 anak usia remaja di Jakarta telah terlibat dalam praktik judi online sepanjang tahun 2023. Data tersebut didapat dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), dengan total nilai transaksi mencapai Rp2,29 miliar. PPATK mencatat ada 19.555 kali transaksi senilai Rp 2,295 miliar di kalangan anak-anak. Anak-anak tersebut memiliki rentang usia di atas 17 tahun (1.309 anak), 11-16 tahun (441 anak), dan di bawah 11 tahun (106 anak). Dua berita di atas hanyalah sebagian kecil dari banyaknya berita tentang kasus maraknya judi online di kalangan remaja. Judi online telah di kalangan remaja (baca:pelajar) menjadi permasalahan yang sangat serius dan semakin massif. Kemudahan akses internet dan kurangnya pemahaman akan dampak negatif judi online menyebabkan banyak pelajar terjerumus dalam praktik ini. Oleh karena itu, penulis merasa perlu untuk menkaji lebih mendalam tentang pentingnya strategi pengembangan metode dan evaluasi pembelajaran yang efektif untuk mengedukasi pelajar tentang bahaya judi online serta membangun kesadaran akan dampak buruknya terhadap masa depan mereka. Makalah ini selain akan mengidentifikasi tentang berbagai factor penyebab maraknya judi online di kalangan remaja, dampak yang ditimbulkannya, juga yang lebih penting focus pada kajian tentang berbagai metode pembelajaran yang dapat digunakan serta strategi evaluasi untuk memastikan efektivitas program edukasi.

Kata Kunci: Judi Online, Pelajar, Metode Pembelajaran, Evaluasi Pendidikan, Pencegahan 

Diterbitkan

2025-11-27