INOVASI PENDIDIKAN DI ERA DIGITAL DENGAN MODEL DEEP LEARNING

Penulis

  • Muhamad Habibi Kafabih Magister Pendidikan Agama Islam, Universitas Islam Raden Rahmat Malang
  • M Khoirul Anam Magister Pendidikan Agama Islam, Universitas Islam Raden Rahmat Malang
  • Elyono Magister Pendidikan Agama Islam, Universitas Islam Raden Rahmat Malang
  • Nur Hamid Magister Pendidikan Agama Islam, Universitas Islam Raden Rahmat Malang
  • Ifa Nur Hayati Magister Pendidikan Agama Islam, Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Abstrak

Teknologi digital berkembang semakin pesat mendorong dunia pendidikan untuk berinovasi, terutama dalam mengintegrasikan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) ke dalam proses belajar. Salah satu bentuk AI yang menonjol adalah Deep Learning, yaitu pendekatan pembelajaran berbasis jaringan saraf tiruan yang memungkinkan pemahaman data secara mendalam dan bertingkat. Artikel ini mengkaji peran Deep Learning dalam mengembangkan sistem pendidikan, khususnya di Indonesia, melalui metode kajian pustaka (library research). Pendekatan ini diintegrasikan dalam Kurikulum Merdeka dengan menekankan tiga komponen utama: Meaningful Learning, Mindful Learning, dan Joyful Learning. Ketiganya bertujuan mewujudkan pengalaman belajar yang bermakna, sadar penuh, dan menyenangkan, sehingga mendorong peserta didik untuk berpikir kritis, kreatif, dan reflektif. Implementasi Deep Learning juga sejalan dengan tuntutan era digital yang menekankan kemampuan adaptasi, inovasi, serta kesadaran etis dalam penggunaan teknologi. Dengan demikian, pendekatan ini tidak hanya menumbuhkan kualitas akademik peserta didik, namun juga menumbuhkan karakter dan kompetensi untuk bersaing di tingkat global.

Kata Kunci : Inovasi Pendidikan, Era Digital, Model Deep Learning.

Diterbitkan

2025-11-27