Digitalisasi Pendidikan Islam Sebagai Upaya Penguatan Pendidikan Perdamaian Di Abad Ke-21

Penulis

  • Widiya Safitri Universitas Islam Raden Rahmat
  • Eko Yusuf Wahyudi Universitas Islam Raden Rahmat
  • Qusnul Chotimah Universitas Islam Raden Rahmat

Kata Kunci:

Digitalisasi, Pendidikan Islam, Pendidikan Perdamaian, Abad ke-21, Moderasi

Abstrak

Perkembangan teknologi digital pada abad ke-21 telah membawa transformasi signifikan dalam berbagai sektor kehidupan, termasuk pendidikan Islam. Digitalisasi tidak hanya mengubah metode penyajian ilmu, tetapi juga membuka peluang baru dalam internalisasi nilai-nilai Islam yang moderat dan damai. Dalam konteks ini, digitalisasi pendidikan Islam berperan penting sebagai sarana penguatan pendidikan perdamaian atau perdamaian yang bertujuan menanamkan nilai-nilai toleransi, empati, dan keadilan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana proses digitalisasi pendidikan Islam dapat memperkuat pendidikan perdamaian melalui integrasi informasi teknologi dalam kegiatan belajar, dakwah, dan pelatihan karakter Islami.

Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Sumber data diperoleh dari berbagai jurnal internasional dan nasional yang relevan dengan tema digitalisasi pendidikan Islam, pendidikan perdamaian , serta teori pendidikan abad ke-21. Analisis dilakukan melalui teaah literatur dengan identifikasi pola, konsep, dan strategi yang mendukung penguatan pendidikan damai melalui media digital.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi pendidikan Islam berkontribusi terhadap perluasan akses belajar dan peningkatan efektivitas pendidikan bernilai. Platform digital seperti Learning Management System (LMS), media sosial dakwah, dan aplikasi pembelajaran Qur'an menjadi ruang dialog dan diseminasi nilai-nilai damai. Selain itu, implementasi pendidikan perdamaian berbasis digital mampu mengatasi keterbatasan ruang dan waktu dalam pembelajaran konvensional, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas budaya dan agama. Namun, tantangan muncul dalam bentuk misinformasi, konten radikal, dan keselarasan digital yang perlu diatasi melalui literasi digital Islami dan kebijakan pendidikan moderat.

Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa digitalisasi pendidikan Islam merupakan strategi transformatif dalam penguatan pendidikan perdamaian di abad ke-21. Melalui pengelolaan yang bijak dan berbasis nilai-nilai Islam rahmatan lil 'alamin, digitalisasi dapat menjadi instrumen penting dalam mencetak generasi muslim yang damai, adaptif, dan berdaya saing global.

Diterbitkan

2025-12-03