A Risk-Based Bank Rating: Studi Multi Kasus pada Perbankan Syariah
DOI:
https://doi.org/10.33379/jihbiz.v6i1.1039Kata Kunci:
faktor internal, faktor eksternal, risiko pembiayaan manajemen perbankan syariahAbstrak
Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan analisis internal dan eksternal risiko pembiayaan bermasalah perbankan syariah. Analisis internal berkenaan dengan Capital Adequacy Ratio (CAR), Financing to Deposit Ratio (FDR), Return on Assets (ROA) Operating Expenses Ratio (OER), Financing to Value (FTV), Profit and Loss Sharing (PLS). Analisis eksternal berkenaan dengan 17 sektor Gross Domestic Product (GDP) menurut lapangan usaha. Laporan keuangan Statistik Perbankan Syariah (SPS) dan Statistik Ekonomi Keuangan Indonesia (SEKI) merupakan data sekunder yang mendukung penetapan skala prioritas pada analisis SWOT elemen IFAS dan EFAS setelah uji analisis regresi berganda. Berbeda dengan hasil uji statistik, temuan penelitian berdasarkan analisis SWOT menyimpulkan bahwa variabel internal lebih berdampak pada risiko pembiayaan bermasalah dibandingkan variabel eksternal. Adapun variabel internal yang dominan mempengaruhi adalah kenaikan Rasio Beban Biaya Operasional. Kelemahan penulisan artikel ini adalah implikasi SPS dan SEKI sebagai data kuantitatif yang dikualitatifkan, kepatuhan syariah dari regulator manajemen perbankan syariah serta kepatuhan syariah dari penyedia data SPS dan SEKI.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Jihbiz : Jurnal Ekonomi, Keuangan dan Perbankan Syariah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Kewajiban Kepemilikan: Program Studi Ekonomi Syariah dan Program Studi Perbankan Syariah Universitas Islam Raden Rahmat sebagai penyelenggara/pemilik/pihak yang memiliki hak/kewenangan untuk mempublikasikan hasil penelitian.

English
Indonesia











