Pengaruh Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional dan Capital Adequacy Ratio terhadap Financing to Deposit Ratio pada Bank Umum Syariah di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.33379/jihbiz.v10i2.10124Kata Kunci:
BOPO, CAR, financing to deposit ratio, bank umum syariah, STATAAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) dan Capital Adequacy Ratio (CAR) terhadap Financing to Deposit Ratio (FDR) pada Bank Umum Syariah di Indonesia selama periode 2021–2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan memanfaatkan data time series triwulanan yang diperoleh dari Statistik Perbankan Syariah yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda melalui perangkat lunak STATA, dengan penerapan metode Cochrane-Orcutt untuk mengatasi autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, BOPO berpengaruh negatif dan signifikan terhadap FDR pada tingkat signifikansi 10%. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan beban operasional dapat membatasi kemampuan bank dalam menyalurkan pembiayaan. Kedua, CAR tidak berpengaruh signifikan terhadap FDR. Temuan ini mengindikasikan bahwa tingginya tingkat kecukupan modal tidak secara langsung mendorong peningkatan pembiayaan, yang mencerminkan sikap kehati-hatian bank pada periode pasca pandemi. Ketiga, BOPO dan CAR secara simultan berpengaruh signifikan terhadap FDR. Berdasarkan hasil tersebut, penelitian ini menyimpulkan bahwa efisiensi operasional memiliki peran yang lebih dominan dalam menjelaskan fungsi intermediasi Bank Umum Syariah dibandingkan kecukupan modal.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jihbiz : Jurnal Ekonomi, Keuangan dan Perbankan Syariah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Kewajiban Kepemilikan: Program Studi Ekonomi Syariah dan Program Studi Perbankan Syariah Universitas Islam Raden Rahmat sebagai penyelenggara/pemilik/pihak yang memiliki hak/kewenangan untuk mempublikasikan hasil penelitian.

English
Indonesia











