Peran Pesantren dalam Mengawal Rantai Pasok Halal di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.33379/jihbiz.v7i1.2183Kata Kunci:
pesantren, rantai pasok halalAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang peran pesantren dalam mengawal rantai pasok halal di Indonesia. Desain penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang diperoleh dari data sekunder berupa literatur jurnal, buku, dan sumber lainnya yang relevan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pesantren akhir-akhir ini mengalami perkembangan yang signifikan, terutama dalam hal turut serta melakukan pemberdayaan dan kemandirian ekonomi. Hal ini dapat dilihat banyaknya pesantren, baik salaf, modern, maupun semi modern yang mulai memasukkan kurikulum kewirausahaan serta melakukan kegiatan produksi, dan jenis usaha lainnya. Fenomena ini menjadi bukti bahwa pesantren mempunyai peran yang cukup strategis dalam mengawal rantai pasok halal di Indonesia. Ada dua hal yang bisa dilakukan pesantren dalam mengawal rantai pasok halal: pertama metode edukasi dan literasi kepada masyarakat tentang kriteria bahan-bahan yang halal dan yang haram. Kedua, melakukan berbagai kegiatan usaha seperti produksi makanan dan minuman.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Jihbiz : Jurnal Ekonomi, Keuangan dan Perbankan Syariah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Kewajiban Kepemilikan: Program Studi Ekonomi Syariah dan Program Studi Perbankan Syariah Universitas Islam Raden Rahmat sebagai penyelenggara/pemilik/pihak yang memiliki hak/kewenangan untuk mempublikasikan hasil penelitian.

English
Indonesia











