Analisis Potensi Pengembangan Wisata Halal: Studi Kasus pada Wisata Alam Sumbermaron
DOI:
https://doi.org/10.33379/jihbiz.v8i1.3820Kata Kunci:
potensi, pengembangan, wisata halal, GMTIAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis potensi pengembangan wisata halal pada destinasi Wisata Alam Sumbermaron Desa Karangsuko, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek pengembangan wisata terjadi perkembangan yang cukup baik, terbukti dengan adanya peningkatan jumlah kunjungan wisatawan setiap tahunnya. Potensi pengembangan wisata halal yang dianalisis berdasarkan indikator dari Global Muslim Travel Index (GMTI) terdapat beberapa indikator yang cukup berpotensi seperti dari aspek layanan di mana layanan yang ada pada destinasi wisata telah sesuai dengan konsep layanan dalam Islam. Adapun aspek peluang dan tantangan dalam pengembangan wisata halal yaitu secara geografis terletak pada kawasan pondok pesantren yang dapat dijadikan peluang dalam pengembangan wisata halal, Adapun dalam tantangan yakni belum adanya labelisasi halal pada makanan dan minuman yang dijual, terkait fasilitas ibadah yang belum sesuai dengan standar pengembangan wisata halal, hal tersebut dikarenakan masih minimnya pengetahuan masyarakat mengenai konsep wisata halal.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Jihbiz : Jurnal Ekonomi, Keuangan dan Perbankan Syariah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Kewajiban Kepemilikan: Program Studi Ekonomi Syariah dan Program Studi Perbankan Syariah Universitas Islam Raden Rahmat sebagai penyelenggara/pemilik/pihak yang memiliki hak/kewenangan untuk mempublikasikan hasil penelitian.

English
Indonesia











