Membangun Kerangka Keilmuan (Ekonomi-Akuntansi) sebuah Bingkai Nilai-nilai Emansipatoris
DOI:
https://doi.org/10.33379/jihbiz.v2i1.764Kata Kunci:
Positivism, Transformatif, Emansipatoris, Critical and JusticeAbstrak
Artikel ini mendiskusikan keilmuan Ekonomi-Akuntansi dalam perspektif “Ilmu Sosial Profetik” khususnya pada nilai emansipatoris. Kita semua menyadari, bahwa ilmu ekonomi-akuntansi yang ada sekarang ini sangat radikal, materialistis, mekanik, bahkan mengabaikan nilai-nilai fundamental manusia sebagai hamba Allah SWT. Konsep ini tidak berlebihan, kalau kita lihat materi yang dijadikan dasar ontology, epistemology utamanya. Dengan dasar inilah diperlukan alternatif pengembangan keilmuan (ekonomi) ke depan yang lebih mengakar pada fitrah manusia. Dengan pendekatan “Ilmu Sosial Profetik: emansipatoris”, artikel ini mencoba mengurai dan menggambarkan transformasi nilai-nilai ke-Islaman dalam filosofi dasar keilmuan (ekonomi). Konsep transformasi nilai sosial ke-Islaman berakar pada al-Qur’an surat Ali Imran ayat 110. Dari diskusi yang dilakukan, bahwa konsep pengembangan keilmuan ekonomi-akuntansi yang dilakukan hendaknya mengedepankan ilmu sosial profetik pada nilai Emansipatoris hendaknya mencerminkan pada nilai-nilai critical dan justice.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2018 Jihbiz : jurnal ekonomi, keuangan dan perbankan syariah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Kewajiban Kepemilikan: Program Studi Ekonomi Syariah dan Program Studi Perbankan Syariah Universitas Islam Raden Rahmat sebagai penyelenggara/pemilik/pihak yang memiliki hak/kewenangan untuk mempublikasikan hasil penelitian.

English
Indonesia











