Perlakuan Akuntansi Zakat sebagai Salah Satu Elemen dalam Laporan Keuangan: Suatu Introduksi Akuntansi Baru dalam Financial Statement
DOI:
https://doi.org/10.33379/jihbiz.v2i1.765Kata Kunci:
Akuntansi, Zakat dan Laporan KeuanganAbstrak
Zakat merupakan salah satu rukun Islam, bahkan merupakan rukun kemasyarakatan yang paling tampak di antara sekian rukun-rukun Islam. Banyak upaya yang dilakukan oleh masyarakat untuk meningkatkan peran zakat, yang salah satunya melalui pendirian BAZIS. BAZIS melaporkan dana zakat yang dihimpun dari masyarakat setiap tahun sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada muzakki, munfiq, mushaddiq, dewan penasihat, dan Allah SWT, akan tetapi banyak laporan keuangan yang diterbitkan oleh BAZIS yang masih kurang sesuai dengan ketetapan syariah Islam. Berdasarkan berbagai kekurangan yang telah ada, maka solusi pelaporan atas laporan keuangan LAZIS Masjid Raden Patah Universitas Brawijaya seharusnya berupa neraca, Zakat Funds Statement, dan Infaq and Shadaqah Funds Statement sebagai pengganti laporan laba rugi serta laporan perubahan modal.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2018 Jihbiz : jurnal ekonomi, keuangan dan perbankan syariah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Kewajiban Kepemilikan: Program Studi Ekonomi Syariah dan Program Studi Perbankan Syariah Universitas Islam Raden Rahmat sebagai penyelenggara/pemilik/pihak yang memiliki hak/kewenangan untuk mempublikasikan hasil penelitian.

English
Indonesia











