Fenomena Penggunaan Uang Elektronik bagi Konsumen Muslim
DOI:
https://doi.org/10.33379/jihbiz.v5i2.874Kata Kunci:
uang elektronik, less cash society, maqashid syariahAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam perilaku konsumen muslim dalam menggunakan uang elektronik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, di mana sumber data primer didapatkan melalui wawancara terstruktur yang dikumpulkan dari 17 konsumen muslim, yang terdiri dari 15 pengguna uang elektronik di Indomaret Klaling dan 2 karyawan Indomaret Klaling. Adapun temuan penelitian bahwa penggunaan uang elektronik oleh konsumen semakin diminatinya karena faktor kemudahan dan manfaatnya sehingga volume transaksi uang elektronik meningkat. Partisipan memandang penggunaan uang elektronik sebagai alat transaksi sesuai dengan prinsip ekonomi Islam. Di mana manfaat yang diberikan sesuai dengan prinsip maslahat, prinsip keamanan yang sesuai dengan prinsip menjaga harta, dan tidak menggunakan sistem ribawi. Dari sinilah partisipan muslim menganggap bahwa uang elektronik baik konvensional maupun dengan layanan syariah sama dan seimbang sehingga minat mereka dalam menggunakan uang elektronik layanan syariah pun minim.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2021 Jihbiz : jurnal ekonomi, keuangan dan perbankan syariah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Kewajiban Kepemilikan: Program Studi Ekonomi Syariah dan Program Studi Perbankan Syariah Universitas Islam Raden Rahmat sebagai penyelenggara/pemilik/pihak yang memiliki hak/kewenangan untuk mempublikasikan hasil penelitian.

English
Indonesia











