KONSEP TEOLOGI ISLAM DAN TASAWUF AKHLAKI, IRFANI DAN FALSAFI SERTA PENGEMBANGAN PEMIKIRANNYA
DOI:
https://doi.org/10.58788/jipi.v3i2.5694Kata Kunci:
Teologi, Tasawuf Akhlaki, Irfani, falsafat, Perkembangan pemikiranAbstrak
Sebagai salah satu bagian dari tradisi intelektual Islam, Tasawuf adalah sebuah keilmuan yang memusatkan kajian pada pengetahuan yang sejati dan total mengenai hakikat metafisis, terutama mengenai hakikat realitas Tuhan. Meski berorientasi pada hal-hal yang bersifat metafisis, namun ia tidaklah dapat ditempuh hanya dengan berpikir sungguh-sungguh dengan menggunakan rasio, seperti filsafat. Tasawuf memiliki kerangka epistemologis yang berbeda dengan rasio atau nalar. Tasawuf saat ini telah menjadi kebutuhan fundamental bagi manusia modern yang menurut Seyyed H. Nasr telah mengalami keputus asaan dan membutuhkan harapan. Tasawuf sangat berperan dalam mewujudkan cita-cita luhur manusia yang menginginkan kehidupan harmoni antara kebutuhan lahir dan batin. Selain itu, tasawuf tidak hanya merevitalisasi dari segi etika-etika Islam selama berabadabad. Melainkan sekarang ini juga menjadi instrument sentral serta memiliki kontribusi langsung pada segi kehidupan social-politik-ekonomi masyarakat Islam melalui hubungan persaudaraan mereka (Sufi brotherhood) di sisi lain ada bebrapa aspek pentig terkait teologi yakni Tasawuf Akhlaki serta Falsafi
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 JIPI (Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

