PENGALAMAN PEREMPUAN BEKERJA DAN HADIST SEBAGAI LANDASAN: ANALISIS FENOMENOLOGIS
DOI:
https://doi.org/10.58788/jipi.v5i1.8993Abstrak
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman hidup (lived experiences) perempuan pekerja Indonesia dalam memaknai martabat kerja, tantangan profesional, serta peran hadis sebagai kerangka etis dalam dunia kerja kontemporer. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologis. Partisipan penelitian berjumlah delapan perempuan pekerja usia produktif yang aktif bekerja di sektor formal dan informal di Indonesia, dipilih melalui purposive sampling dengan kriteria memiliki pengalaman kerja dan kesediaan merefleksikan pengalaman secara mendalam. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan kuesioner naratif terbuka, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik enam tahap Braun dan Clarke. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga temuan utama. Pertama, martabat kerja perempuan dikonstruksi melalui pengakuan kompetensi, kepercayaan, dan konsistensi praktik organisasi, bukan semata melalui kompensasi material. Kedua, tantangan perempuan bekerja muncul dari perjumpaan antara tuntutan peran ganda, keterbatasan fleksibilitas struktural, dan kualitas lingkungan kerja, yang memengaruhi kesejahteraan psikologis dan makna kerja. Ketiga, spirit hadis khususnya nilai amanah, kejujuran, dan profesionalisme diinternalisasi sebagai orientasi etis untuk menilai praktik kerja dan relasi profesional. Penelitian ini berkontribusi secara ilmiah menjembatani kajian fenomenologi kerja perempuan dan studi hadis, serta menawarkan pendekatan interdisipliner yang menempatkan hadis sebagai kerangka etika kerja yang relevan dan aplikatif dalam konteks ketenagakerjaan modern di Indonesia.
Kata Kunci: Perempuan Pekerja; Etika Kerja; Martabat Kerja.Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 JIPI (Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

