Pendekatan Psikologis dalam Pembelajaran PAI untuk Membangun Karakter dan Kebermaknaan Belajar
DOI:
https://doi.org/10.36636/jipsos.v4i1.8535Kata Kunci:
Pendidikan Agama Islam, Psikologi, Perkembangan Peserta Didik, Minat Dan BakatAbstrak
Artikel ini membahas materi Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan pendekatan psikologi untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap ajaran agama. Penelitian ini mengkaji lima aspek penting: (a) pandangan psikolog terhadap agama yang menyoroti peran agama dalam membentuk identitas dan kesejahteraan mental, (b) penyesuaian materi PAI sesuai dengan fase perkembangan siswa, yang krusial untuk memastikan ajaran agama mudah diterima dan dipahami, (c) evaluasi materi PAI berdasarkan minat dan bakat, yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan peserta didik, (d) model PAI yang berfokus pada kenyamanan dalam praktik beragama, yang bertujuan membangun hubungan positif antara siswa dan ajaran agama, dan (e) peran guru PAI sebagai penasihat spiritual yang membantu kesehatan mental dan spiritual siswa. Dengan pendekatan ini, pendidikan agama bisa menjadi dasar spiritual serta dukungan psikologis yang berkelanjutan. Artikel ini diharapkan menjadi rujukan bagi pengajar dan praktisi pendidikan dalam mengembangkan materi PAI yang lebih efektif dan relevan.












