Kepemimpinan Partisipatif Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Dalam Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan Di Desa Alamendah
DOI:
https://doi.org/10.36636/jipsos.v3i2.7731Kata Kunci:
Kepemimpinan Partisipatif; Tokoh Agama; Pesantren; Pembangunan Berkelanjutan; Desa Alamendah.Abstrak
Kepemimpinan partisipatif adalah strategi pembangunan yang menekankan keterlibatan aktif masyarakat dalam seluruh tahapan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Dalam konteks pedesaan, tokoh agama dan tokoh masyarakat memiliki peran sentral dalam menggerakkan perubahan sosial dan ekonomi berbasis nilai lokal dan spiritual. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran kepemimpinan partisipatif melalui tokoh lokal dan Pondok Pesantren Al-Ittifaq dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Desa Alamendah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung. Pendekatan yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Tokoh masyarakat dipilih sebagai informan utama, sementara analisis data menggunakan model yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan partisipatif di Desa Alamendah mampu membentuk struktur sosial yang kohesif, memperkuat ekonomi lokal berbasis agroindustri, serta melestarikan budaya dan nilai keagamaan. Temuan ini menegaskan bahwa kekuatan lokal menjadi fondasi utama pembangunan desa berkelanjutan dan berkontribusi pada pengembangan model pembangunan berbasis komunitas yang kontekstual dan selaras nilai spiritual.












