PERAN PENDIDIKAN INKLUSIF DALAM PEMBERDAYAAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI KOTA MAKASSAR
DOI:
https://doi.org/10.36636/jipsos.v3i2.7796Kata Kunci:
pendidikan inklusif, pemberdayaan, anak berkebutuhan khusus, partisipasi sosial, kemandirianAbstrak
Pendidikan inklusif merupakan pendekatan yang bertujuan memastikan akses dan keadilan pendidikan bagi semua anak, termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK). Namun, pelaksanaannya di tingkat sekolah masih menghadapi berbagai tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan inklusif dalam pemberdayaan ABK di Kota Makassar. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi pada beberapa sekolah inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan inklusif mendorong kemandirian, partisipasi sosial, dan secara terbatas mendukung potensi akademik ABK. Faktor pendukung mencakup komitmen sekolah, dukungan orang tua, dan kerja sama lintas sektor. Hambatan utamanya adalah keterbatasan guru pendamping, minimnya pelatihan, serta stigma sosial. Simpulan penelitian ini menekankan bahwa pendidikan inklusif memiliki potensi sebagai alat pemberdayaan ABK, namun masih memerlukan penguatan sistemik dan transformasi budaya sekolah.












