Perancangan Sistem Pakar Penyakit Gigi Berbasis Website dengan Metode Certainty Factor

Penulis

  • Muhammad Arif Zikir Risky Institut Teknologi dan Bisnis PGRI Dewantara Jombang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.70609/jusifor.v4i2.7233

Kata Kunci:

Metode Certainty Factor, PHP, Sistem Pakar, Diagnosis Gigi, BasisData, website

Abstrak

Salah satu organisasi yang menyediakan perawatan kesehatan gigi adalah Klinik Ceria. Masalahnya meliputi ketidakmampuan memberikan informasi kepada pasien tentang kondisi gigi yang mereka derita dan tantangan dalam menjadwalkan janji temu dengan dokter gigi karena kantor dokter gigi hanya buka pada jam-jam tertentu dan pasien perlu menghubungi dokter gigi untuk mengetahui kapan mereka dapat menjadwalkan konsultasi. Tujuan dari penelitian ini bisa mempermudah masyarakat untuk melakukan konsultasi gigi dan juga dapat membantu masyarakat untuk mengetahui hasil konsultasi penyakit gigi sehingga masyarakat mudah mendapatkan solusinya. Metode yang digunakan yaitu certainty factor dimana perancangan sistem pakar ini dibuat berbasis website dengan bahasa pemograman PHP dan basis data MySql. Arsitektur sistem ini menguji validitas hipotesis yang dikenal sebagai faktor kepastian menggunakan informasi dalam bentuk fakta. Menurut temuan penelitian, metode ini dapat menghasilkan nama kondisi yang merusak gigi dan pengobatannya. Bergantung pada data penyakit yang dimasukkan pengguna, pro-gram ini juga akan menawarkan saran untuk menangani dan mengobati kondisi tersebut.

Referensi

[1] A. I. Zalukhu, I. Syahputra, and Z. Sitorus, “Bulletin of Information Technology (BIT) Penerapan Metode Certainty Factor Pada Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Gigi Dan Mulut,” Bull. Inf. Technol., vol. 4, no. 4, pp. 544–553, 2023, [Online]. Available: https://journal.fkpt.org/index.php/BIT.

[2] N. Juliasari, “Rancangan Sistem Pakar Diagnosa Kerusakan Gigi Design of an Expert System To Diagnose Tooth With,” SENAFTI, vol. 2, no. September, pp. 595–604, 2023.

[3] P. L. Mulyadi R, “SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT GIGI DAN MULUT MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY FACTOR,” SENTRINOV, vol. 10, no. 1, pp. 305–312, 2024.

[4] V. Teresia and F. Razi, “Diagnosa Penyakit Abses Gigi Dengan Menggunakan Metode Certainty Factor,” J. SAINTIKOM (Jurnal Sains Manaj. Inform. dan Komputer), vol. 22, no. 2, p. 449, 2023, doi: 10.53513/jis.v22i2.8690.

[5] N. Nurazizah, “Aplikasi Konsultasi Penyakit Gigi Dan Mulut Di Senyum Dental Care Menggunakan Metode Certainty Factor,” J. Inform. dan Tek. Elektro Terap., vol. 11, no. 3, 2023, doi: 10.23960/jitet.v11i3.3129.

[6] F. Razi and A. Dahlan, “SISTEM PAKAR MENDIAGNOSA PENYAKIT GIGI ANAK USIA SATU SAMPAI LIMA TAHUN MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY FACTOR,” Jutech, vol. 3, no. 2, pp. 131–140, 2022.

[7] M. Inzanul Huda, F. Santi Wahyuni, and A. Fahrudi Setiawan, “Implementasi Sistem Pakar Deteksi Penyakit Gigi Menggunakan Metode Certainty Factor Berbasis Web,” JATI (Jurnal Mhs. Tek. Inform., vol. 7, no. 5, pp. 3038–3045, 2024, doi: 10.36040/jati.v7i5.7591.

[8] D. M. Putra and G. W. Nurcahyo, “Sistem Pakar Menggunakan Metode Certainty Factor dalam Akurasi Identifikasi Penyakit Panleukopenia pada Kucing,” J. Sistim Inf. dan Teknol., vol. 2, pp. 108–114, 2020, doi: 10.37034/jsisfotek.v2i4.31.

[9] A. Alfarizki pratama, I. Muhammad Ghufron, J. Ma’ruf, S. Hanafi, A. Hafidh Anas, and S. Susanti, “Sistem Pakar Pendiagnosa Penyakit Gigi Pada Anak SDN 3 Koto Alam Menggunakan Metode Certainty Factor,” J. TIMES, vol. 10, no. 1, pp. 12–15, 2021, doi: 10.51351/jtm.10.1.2021643.

[10] D. Y. Br Batubara, B. Andika, and R. Syahputra, “Implementasi Metode Certainty Factor Dalam Mendiagnosa Penyakit Abses Gigi Pada Anak,” J. Sist. Inf. Triguna Dharma (JURSI TGD), vol. 1, no. 6, p. 741, 2022, doi: 10.53513/jursi.v1i6.5135.

[11] F. N. Arifah, C. Sundari, and A. F. Shimbun, “‘Jurnal TRANSFORMASI (Informasi & Pengembangan Iptek)’ (STMIK BINA PATRIA) RANCANG BANGUN SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT GIGI DENGAN METODE CERTAINTY FACTOR,” J. Transform., vol. 19, no. 2, pp. 46–56, 2023.

[12] I. Kurniawan, L. Isyriya, and A. Tirtana, “Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Gigi Dan Mulut Pada Manusia Menggunakan Metode Forward Chaining Dan Certainty Factor Berbasis Web,” J-Intech, vol. 9, no. 02, pp. 91–100, 2021, doi: 10.32664/j-intech.v9i02.556.

[13] C. Nas, “Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Gigi Dan Mulut Menggunakan Metode Case-Based Reasoning,” J. Digit, vol. 9, no. 2, p. 202, 2019, doi: 10.51920/jd.v9i2.122.

[14] Aswita Andini and D. F. A. Putri, “Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Gigi Menggunakan Certainty Factor,” STMIK PALCOMTECH Palembang, pp. 978–979, 2020.

[15] M. Furqan, Y. R. Nasution, and A. N. Siregar, “Penerapan Sistem Pakar Diagnosis Peradangan Pulpa Gigi Dengan Metode Certainty Factor,” Technol. J. Ilm., vol. 14, no. 2, p. 152, 2023, doi: 10.31602/tji.v14i2.10448.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-05

Cara Mengutip

Perancangan Sistem Pakar Penyakit Gigi Berbasis Website dengan Metode Certainty Factor. (2025). JUSIFOR : Jurnal Sistem Informasi dan Informatika, 4(2), 165-174. https://doi.org/10.70609/jusifor.v4i2.7233