Pengaruh Penggunaan Pendingin Baterai Terhadap Temperatur Baterai Sepeda Motor Listrik Viar
DOI:
https://doi.org/10.33379/metrotech.v2i1.2047Kata Kunci:
kendaraan listrik, sepeda motor listrik, baterai, temperatur, pendinginAbstrak
Industri otomotif saat ini sedang mengalami masa transisi dari kendaraan dengan mesin pembakaran dalam menjadi kendaraan berpenggerak listrik akibat meningkatnya pencemaran udara dari gas buang kendaraan bermotor dengan mesin pembakaran dalam. Proses transisi ini dilakukan dengan harapan dapat mengurangi polusi udara khususnya di wilayah perkotaan. Kendaraan listrik memiliki kelemahan pada baterai dimana temperatur mengalami kenaikan seiring dengan pemakaian kendaraan yang lama kelamaan akan mengakibatkan overheat. Salah satu cara untuk mengurangi panas yang ada pada baterai kendaraan listrik adalah dengan menambahkan pendingin baterai berbasis udara dengan menggunakan kipas dan peltier. Viar diketahui belum menggunakan pendingin pada baterai sepeda motor listriknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendingin baterai pada kendaraan sepeda motor listrik. Penelitian dilakukan dengan memasangkan rangkaian pengukur temperatur dan pendingin pada baterai, kemudian kendaraan dijalankan dari persentase baterai 100% hingga tersisa 50% sesuai dengan rute yang ada. Hasil penelitian menunjukkan sepeda motor listrik yang menggunakan pendingin pada baterainya memperoleh waktu tempuh 3358 detik, jarak tempuh 36300 m, temperatur maksimum baterai 31,5 °C, dan temperatur rata-rata baterai 29,99°C. Untuk sepeda motor listrik yang tidak menggunakan pendingin pada baterainya memperoleh waktu tempuh 3351 detik, jarak tempuh 36200 m, temperatur maksimum baterai 34,75 °C, dan temperatur rata-rata baterai 32,21°C. Berdasarkan hasil perbandingan, penggunaan pendingin pada baterai sepeda motor listrik dapat menurunkan tempertur baterai serta memperpanjang jarak dan waktu tempuh meskipun tidak terlalu signifikan.
Referensi
P.S. Kusumawati. Hubungan Jumlah Kendaraan Bermotor, Odometer Kendaraan Dan Tahun Pembuatan Kendaraan Dengan Emisi Co2 Di Kota Pekanbaru. Jurnal lmu Lingkungan Program Studi Ilmu Lingkungan PPS Universitas Riau
A. Kurniawan. Analisis Laju Perpindahan Panas pada Baterai Ion Lithium 18650 terhadap Beban Keluarannya dengan Metode Numerik Journal of Mechanical Design and Testing 2(2), (2020), 87-102
M. Nurul Hilal. Rancang Bangun Battery Management System Active Balancing Pada Baterai Li-Ion 12v 2,5ah. Skripsi Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia Yogyakarta.
H. Munnik. Pemanfaatan Peltier Untuk Cooler Box Mini. Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma.
M. Khalis, M. Yamin, Analisis Suhu Sistem Penggerak Elektrik Pada Prototipe Kendaraan UG-HEV (Hybrid Electric Vehicle). AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin 7 (1), pp 36-45
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Chaerul Qalbi, Kholiq Deliasgarin Radyantho, Yan Nickolas

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



