Implementasi Sensor PH Untuk Budidaya Hidroganik pada UMKM Bengkel Mimpi Berbasis IoT
DOI:
https://doi.org/10.33379/metrotech.v3i2.4968Kata Kunci:
Hidroganik, pH, PID, BlynkAbstrak
Budidaya sistem hidroganik merupakan bentuk inovasi yang ditemukan oleh UMKM Bengkel Mimpi dalam mengatasi permasalahan berkurangnya lahan di Inondesia. Dalam sistem hidroganik terdapat pemanfaatan kolam ikan lele yang mana dalam pengecekan kondisi airnya masih menggunakan cara konvensional yang masih kurang efektif. Ikan lele dapat bertahan hidup dalam kadar pH antara 6.5-7.5 agar tidak mudah terserang penyakit hingga kematian massal. Terdapat penggunaan larutan garam dan larutan pH down yang bertujuan menetralkan kadar air apabila terdeteksi pH tidak dalam rentang yang dibutuhkan. Sehingga dibuatnya penelitian ini untuk mengatasi masalah tersebut dengan mengintegrasikan dalam sistem kontrol dan monitoring berbasis Internet of Things (IoT) melalui Blynk. Sistem ini menggunakan ESP32 untuk mengelola data hingga mengontrol gerak pompa mist sprayer dan sensor PH E201-C sebagai feedback dari kontrol PID. Dengan menggunakan metode kontrol PID pada sistem ini daidapatkan parameter kontrol dengan nilai Kp = 3.9, Ki = 0.01, Kd = 0.042 dengan menghasilkan kurva respon sistem Rise Time = 63s, Delay Time = 38s, Peak Time = 70s, dan Settling Time = 82s yang menghasilkan pompa mist sprayer dapat bekerja stabil dalam mengeluarkan larutan untuk menetralkan kadar pH dan mempertahankan setpoint yang telah ditentukan.
Referensi
Desaglobal.id, “Bengkel Mimpi Wujudkan Pertanian Modern Dengan Sistem Hidroganik,” www.desaglobal.id/. Accessed: May 04, 2024. [Online]. Available: https://www.desaglobal.id/news/401/bengkel-mimpi-wujudkan-pertanian-modern-dengan-sistem-hidroganik#
Udin, “BBPP Ketindan Kembangkan Sayuran Organik Dengan Hidroganik,” swadayaonline.com. Accessed: Dec. 13, 2023. [Online]. Available: https://www.swadayaonline.com/artikel/377/BBPP-Ketindan-Kembangkan-Sayuran-Organik-Dengan-Hidroganik/
H. Budiyanto et al., “Teknologi Greenhouse Hidroganik dengan Tenaga Listrik Mandiri,” Teknik Sipil dan Perencanaan, 2019.
V. N. Ut, H. Truong Giang, T. Quoc Phu, J. Morales, and N. T. Phuong, “Assessment of water quality in catfish (Pangasianodon hypophthalmus) production system in The Mekong Delta,” Can Tho University Journal of Science, vol. 3, pp. 71–78, 2016, doi: 10.22144/ctu.jen.2016.107.
A. Rahayuningtyas, D. Sagita, and N. D. Susanti, “Rancang bangun sistem monitoring dan kontrol pH air untuk budidaya ikan lele,” Agrointek : Jurnal Teknologi Industri Pertanian, vol. 17, no. 1, pp. 97–105, Feb. 2023, doi: 10.21107/agrointek.v17i1.14129.
S. T. Rasmana et al., “Pengendali Tingkat Keasaman Air Kolam Untuk Ikan Lele,” vol. 5, no. 6, 2021, doi: 10.31764/jmm.v5i6.5451.
Nurrahman, “Perancangan monitoring kualitas air pada budidaya kolam ikan berbasis sms gateway,” Universitas Dinamika Bangsa, Jambi, 2018.
A. S. Putra, S. Budiprayitno, and L. P. Rahayu, “Perancangan sistem kontrol pH dan suhu air menggunakan metode fuzzy dan terintegrasi dengan internet of things (IoT) pada budidaya ikan hias,” Jurnal Teknik ITS, vol. 10, 2021.
E. Mufida, R. Septian Anwar, R. A. Khodir, and I. Prihan, “Perancangan Alat Pengontrol pH Air Untuk Tanaman Hidroponik Berbasis Arduino Uno”, [Online]. Available: http://ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/index.php/insantek
D. Nur’aina, Arief, and Sumarna, “Rancang Bangun Sistem Kontrol pH Air pada Kolam Pembenihan Ikan Lele (Clarias gariepinus) di Balai Pengembangan Teknologi Kelautan dan Perikanan (BPTKP) Cangkringan, Sleman, Yogyakarta,” Jurnal Fisika, vol. 6, 2017.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Aulia Faridatu Ma'rifatillah, Gillang Al Azhar, Imam Saukani

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



