Pengaruh Perubahan Durasi Injeksi Terhadap Konsumsi Bahan Bakar pada Kendaraan Ken Arok Berbahan Bakar Ethanol E100
DOI:
https://doi.org/10.70609/metrotech.v4i2.6887Kata Kunci:
Durasi injeksi, Waktu pengapian, Etanol, Konsumsi bahan bakarAbstrak
Permintaan bioetanol memberikan peluang yang besar bagi masa depan Indonesia. Indonesia menargetkan pemanfaatan bioetanol pada tahun 2025 mencapai 20% (B20) dan pada tahun 2050 mencapai 85% (B85). Dengan ini, pangsa permintaan minyak bumi pada tahun 2050 akan menurun karena penerapan campuran 85% bioetanol dan 100% biodiesel dengan perkiraan permintaan minyak pada tahun 2050 menjadi 37%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji, menganalisis, dan menentukan nilai sudut pengapian dan durasi injeksi yang tepat untuk menghasilkan konsumsi bahan bakar yang efisien dengan menggunakan bahan bakar etanol E100. Metode yang digunakan adalah eksperimen langsung di mana peneliti ingin melihat konsumsi bahan bakar dengan memvariabelkan durasi injeksi dari 5,16 ms, 5,36 ms, 5,56 ms (standar), 5,76 ms, dan 5,96 ms. Pengujian konsumsi bahan bakar dengan pengaturan jumlah bahan bakar yang diuji sebanyak 25 ml yang nantinya akan diketahui berapa lama bahan bakar tersebut habis terpakai pada putaran mesin 1500, 2000, 3000, dan 4000 rpm. Hasil penelitian durasi injeksi berpengaruh terhadap konsumsi bahan bakar. Dimana dengan mengurangi durasi injeksi maka konsumsi bahan bakar akan menurun. Konsumsi bahan bakar terbaik terletak pada kondisi durasi pengapian 5,16 ms dan waktu pengapian di 10,50 BTDC yakni sebanyak 17,7 ml/menit, lebih irit 9,27 % dibanding pola mappping standar.
Referensi
“ENERGI INDONESIA 2019 SEKRETARIAT JENDERAL DEWAN ENERGI NASIONAL.”
I. G. K. , & T. I. G. N. P. Sukadana, “Pengaruh Penggunaan Arak Bali Sebagai Bahan Bakar Pada Mesin Empat Langkah Dengan Rasio Kompresi Bervariasi.,” FLYWHEEL JURNAL TEKNIK MESIN UNTIRTA, vol. 11, no. 1, pp. 1–8, 2016.
M. Rifal, R. Pido, and N. S. Dera, “Pengaruh Campuran Bahan Bakar Ethanol Bensin Terhadap Konsumsi Bahan Bakar dan Emisi Gas Buang Pada Kendaraan Bermotor 125 cc Sistem Injeksi.,” Gorontalo Journal of Infrastructure & Science Engineering, vol. 4, no. 2, p. 5075, 2021.
N. N. Farida, M. R. A. Yudhistira, and N. N. Rakhmaddian, “Impact of Injection Duration and Injection Timing Variations on Torque and Power Output of the Ken Arok Urban Car Utilizing E100 Ethanol,” Jurnal Teknik Mesin, vol. 21, no. 2, pp. 43–50, Oct. 2024, doi: 10.9744/jtm.21.2.43-50.
G. Agung Pamuji Nrp and A. Bambang Sudarmanta, “AN INFLUENCES OF IGNITION TIMING MAPPING AND FUEL INJECTION DURATION USING EXPERIMENTAL STUDY TROUGH THE ENGINE PERFORMANCE AND EXHAUST EMISSION OF BIOETANOL E100 FUEL HONDA CB150R ENGINE.”
A. Arif, N. Hidayat, and M. Y. Setiawan, “TERHADAP BRAKE MEAN EFFECTIVE PRESSURE DAN THERMAL EFFICIENCY PADA MESIN DIESEL DUAL FUEL,” 2017.
B. Junipitoyo Moch Rifai Politeknik Penerbangan Surabaya Program Studi Teknik Pesawat Udara Kampus Politeknik Penerbangan Surabaya and J. I. Jemur Andayani, “Performa Mesin Bensin Berbahan Bakar Ethanol 50 dengan Pengaturan Kompresi Rasio dan Durasi Injeksi.”
M. A. Lesmawanto, M. J. S, and Sudarman, “Analisis Perbandingan Kompresi Untuk Meningkatkan efisiensi Pada Mesin 4 Langkah Bahan Bakar Etanol E-100,” in Seminar Nasional Teknologi dan Rekayasa (SENTRA), 2018, pp. 100–103.
H. Sahputra, “UNJUK KERJA SEPEDA MOTOR HONDA BEAT FI DENGAN VARIASI BAHAN BAKAR PERTAMAX DAN PERTAMAX TURBO,” no. 1, pp. 2548–186, 2021.
B., & B. H. Arends, Motor Bensin. Airlangga, 1980.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Nike Nur Farida, Afif Maulana, Agus Dwi Putra

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



