Pengaruh Variasi Sudut Belok dan Kecepatan terhadap Kinerja Sistem Kemudi Singaperbangsa EV-02

Penulis

  • Raihan Ahmad Fadhilah Universitas Singaperbangsa Karawang image/svg+xml
  • Iwan Nugraha Gusniar Universitas Singaperbangsa Karawang, Karawang
  • Deri Teguh Santoso Universitas Singaperbangsa Karawang, Karawang
  • Candan Tabayyun Universitas Singaperbangsa Karawang, Karawang
  • Orka Maulana Wahyudi Universitas Singaperbangsa Karawang, Karawang
  • Ardiansyah Arum Universitas Singaperbangsa Karawang, Karawang

DOI:

https://doi.org/10.70609/metrotech.v4i2.7170

Kata Kunci:

Sistem kemudi, Sudut belok, Radius putar, Kecepatan, Kendaraan listrik, Formula SAE

Abstrak

Penelitian ini membahas pengaruh variasi sudut belok dan kecepatan terhadap performa sistem kemudi pada kendaraan listrik tipe Formula SAE. Sistem kemudi memiliki peran penting dalam menentukan stabilitas, akurasi, dan kenyamanan manuver kendaraan, terutama dalam lintasan sempit dan dinamis. Tiga variasi sudut belok yang dianalisis adalah 25°, 30°, dan 45°, dengan pendekatan simulasi numerik menggunakan perangkat lunak Solidworks dan validasi melalui perhitungan manual berbasis prinsip kinematika kendaraan. Parameter utama yang dianalisis meliputi radius putar minimum, maksimum, rata-rata, serta kecepatan kendaraan dalam satuan m/s pada masing-masing variasi sudut dan kecepatan awal. Hasil menunjukkan bahwa semakin besar sudut belok, maka radius putar kendaraan menurun secara signifikan, memungkinkan kendaraan bermanuver dengan lebih lincah. Selain itu, peningkatan sudut belok dan kecepatan awal menghasilkan peningkatan kecepatan aktual kendaraan, dengan nilai tertinggi mencapai 8,93 m/s pada sudut 45° dan kecepatan 25 km/jam. Temuan ini mengindikasikan bahwa sudut belok 45° merupakan konfigurasi paling optimal dalam meningkatkan kemampuan manuver dan performa kendaraan secara keseluruhan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan desain sistem kemudi yang efisien, stabil, dan adaptif terhadap berbagai kondisi pengendaraan, serta dapat digunakan sebagai acuan dalam pengujian kendaraan listrik di lintasan sesuai standar FSAE.

Referensi

[1] C. HERNANDEZ-URBANO, J. de J. CORDERO-GURIDI, C. J. NOCHEBUENA-TIRADO, dan J. Á. VILLARREAL-CHAPA, “Numerical and experimental analysis of the bodywork of a Formula SAE 2023 type vehicle,” Journal of Mechanical Engineering, vol. 7, no. 19, hlm. 21, Jun 2023.

[2] F. Cai, H. Zhao, B. Sun, dan L. Sun, “Design Optimization of FSAE Car Steering System,” IAENG International Journal of Applied Mathematics, vol. 53, no. 4, hlm. 1–9, Des 2023.

[3] R. Aditya dan G. V. Golwa, “ANALISIS PENGARUH JARAK SUMBU RODA TERHADAP RADIUS BELOK PADA MOTOR LISTRIK E-NIAGA GENI BIRU 3 RODA,” Jurnal Teknik Mesin, vol. 12, no. 3, hlm. 2, Okt 2023.

[4] R. P. Restuaji dan U. Wasiwitono, “Perancangan dan analisa sistem kemudi dan sistem suspensi quadrilateral pada narrow tilting vehicle,” J. Tek. ITS, vol. 5, no. 2, hlm. E122–E127, 2016.

[5] B. Setyono dan R. Salam, “Analisis Perilaku Belok Sistem Steering Mobil Hibrid BED-18 Penggerak Udara Bertekanan dan Motor Listrik,” Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan, vol. 1, no. 1, hlm. 439–446, 2019.

[6] B. Auder, A. De Crecy, B. Iooss, dan M. Marques, “Screening and metamodeling of computer experiments with functional outputs. Application to thermal–hydraulic computations,” Reliab Eng Syst Saf, vol. 107, hlm. 122–131, 2012.

[7] NURUL ARIFIN, “OPTIMALISASI ENDURANCE PADA SINGAPERBANGSA ELECTRIC VEHICLE ANOBRAIN TUGAS AKHIR,” University Of Singaperbangsa Karawang, Karawang, 2023.

[8] R. N. Jazar, Vehicle Dynamics: Theory and Application, 2 ed. Springer Science & Business Media, 2008.

[9] V. Bhagat, A. Desai, dan S. Sankpal, “Design, Analysis and Optimization of Steering System,” IJIRT, vol. 6, no. 8, 2020.

[10] J.-S. Zhao, X. Liu, Z.-J. Feng, dan J. S. Dai, “Design of an Ackermann-type steering mechanism,” Proc Inst Mech Eng C J Mech Eng Sci, vol. 227, no. 11, hlm. 2549–2562, Nov 2013, doi: 10.1177/0954406213475980.

[11] S. Chougule dan J. Avatade, “Design and Development of Ackerman Steering System for Formula Student Vehicle,” International Research Journal of Engineering and Technology, 2023, [Daring]. Tersedia pada: www.irjet.net

[12] N. T. Anh, H. T. Binh, dan T. Van Thang, “Establishing the State Function to Determine the Turning Radius of the Vehicle When Steering,” Universal Journal of Mechanical Engineering, vol. 8, no. 2, hlm. 129–134, Mar 2020, doi: 10.13189/ujme.2020.080207.

[13] William F. Milliken dan Douglas L. Milliken, Race Car Vehicle Dynamics. 1995.

[14] I. M. Mara, A. A. A. Triadi, dan A. S. Rahmawan, “ANALISIS SUDUT BELOK DAN KECEPATAN TERHADAP RADIUS BELOK MOBIL LISTRIK,” Energy, Materials and Product Design, vol. 2, no. 1, hlm. 99–106, Mei 2023, doi: 10.29303/empd.v2i1.2195.

[15] Z. Zhang, K. T. Chau, dan Z. Wang, “Analysis and Stabilization of Chaos in the Electric-Vehicle Steering System,” IEEE Trans Veh Technol, vol. 62, no. 1, hlm. 118–126, Jan 2013, doi: 10.1109/TVT.2012.2217767.

Unduhan

Diterbitkan

2025-06-27

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Pengaruh Variasi Sudut Belok dan Kecepatan terhadap Kinerja Sistem Kemudi Singaperbangsa EV-02. (2025). Metrotech (Journal of Mechanical and Electrical Technology), 4(2), 158-167. https://doi.org/10.70609/metrotech.v4i2.7170