Rancang Bangun Sistem Sortir Telur Puyuh Berbasis Internet of Things
DOI:
https://doi.org/10.70609/metrotech.v4i3.7323Kata Kunci:
Sistem sortir, Telur puyuh, Internet of things, ESP32, LDR, TCS3200Abstrak
Proses penyortiran telur puyuh secara manual sering kali menghadapi kendala, terutama dalam membedakan kualitas telur berdasarkan bintik-bintik pada cangkangnya. Hal ini membuat proses tersebut menjadi kurang efektif dan cenderung tidak akurat. Untuk mengatasi tantangan ini, dikembangkanlah sebuah sistem penyortiran telur puyuh berbasis Internet of Things (IoT). Sistem ini dirancang agar dapat memantau dan mengelola parameter seperti berat, kualitas, dan kuantitas telur secara real-time dari jarak jauh melalui perangkat lunak Blynk. Sistem ini menggunakan kombinasi mikrokontroler ESP32 dengan sensor warna TCS3200, load cell, dan sensor LDR. Dengan integrasi berbagai sensor tersebut, perangkat mampu mendeteksi berat, kondisi permukaan, serta jumlah telur yang diuji. Dalam pengujian terhadap 30 butir telur, sistem berhasil mengidentifikasi 18 telur sebagai telur baik, 7 sebagai telur buruk, dan 5 telur tidak terdeteksi. Berdasarkan hasil tersebut, tingkat keberhasilan sistem dalam mendeteksi kualitas telur puyuh mencapai 83,33%. Capaian ini menunjukkan bahwa sistem penyortiran berbasis IoT ini cukup efektif untuk diterapkan dalam proses seleksi telur secara otomatis.
Referensi
[1] E. M. Hasiri, M. A. Suryawan, S. Wulan, dan W. Muslim, “Perancangan Alat Pendeteksi Kualitas Telur Menggunakan Sensor Fotodioda Berbasis Mikrokontroler Design of Egg Quality Detection Tool Using Microcontroller Based Photodiode Sensor,” J. Inform., vol. 14, no. 1, hal. 1–10, 2025.
[2] D. Tarkus, S. R. U. A. Sompie, dan A. Jacobus, “Implementasi Metode Recurrent Neural Network pada Pengklasifikasian Kualitas Telur Puyuh,” J. Tek. Inform., vol. 15, no. 2, hal. 137–144, 2020.
[3] A. Khoiri, “Studi Perbandingan Kualitas Organoleptik Telur Puyuh Yang Diasinkan Dengan Pasta Dan Direbus Dengan Larutan Garam,” J. Agroindustri Pangan, vol. 3, no. 1, hal. 7–20, 2024, doi: 10.47767/agroindustri.v3i1.741.
[4] M. Akbar MFS, M. Bahit, R. Napitupulu, dan M. Yunus, “Inovasi Teknologi Terapan Rancang Bangun Mesin Pengupas Kulit Telur Puyuh,” Politek. Manufaktur Negeri Bangka Belitung, hal. 331–335, 2022.
[5] N. Rahmawati dan E. Rokhana, “Pengaruh Kemasan Plastik dan Lama Penyimpanan pada Suhu 4-5 0 C terhadap Kualitas Internal Telur Burung Puyuh,” J. Anim. Sci., vol. 7, no. 2, hal. 152–156, 2023.
[6] R. Rahmasari, R. T. Hertamawati, dan D. W. Cahyono, “Kualitas Telur Puyuh yang Beredar di Pasar Tradisional di Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember,” J. Ilm. Inov., vol. 21, no. 1, hal. 33–37, 2021, doi: 10.25047/jii.v21i1.2632.
[7] I. Made, S. Adhi Wardana, P. Alit, W. Santiary, dan I. (2022) Made Budiada, “Rancang Bangun Sistem Sortir dan Monitoring Paket Menggunakan QR Code Berbasis Internet of Things (IoT),” Repos. Politek. Negeri Bali, hal. 1–8, 2022, [Daring]. Tersedia pada: https://repository.pnb.ac.id
[8] S. M. Ayuni, A. Finawan, dan Jamaluddin, “Rancang Bangun Alat Sortir Dan Penghitung Buah Alpukat Susu Berdasarkan Ukuran Berbasis Arduino Uno,” J. Tektro, vol. Vol.7, No., no. 2, hal. 124–130, 2023.
[9] Raden Budiarto Hadiprakoso, Rekayasa Perangkat Lunak. 2020.
[10] I. F. Aristianto, M. Ramdhani, dan I. P. Dwi Wibawa, “Rancang Bangun Sistem Sortir Telur Ayam Design of Chicken Egg Sort System,” e-Proceeding Eng., vol. 7, no. 2, hal. 3017–3024, 2020.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Muhammad Aziz Nur Mubarok, Irwanto Irwanto, Siswo Wardoyo

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



