Pengaruh Aplikasi Bio-slurry Terhadap Perbaikan Sifat Kimia Tanah

Penulis

  • Dhina Mustikaningrum Universitas Sunan Bonang

DOI:

https://doi.org/10.70609/radikula.v2i2.3698

Kata Kunci:

Bio-slurry, Pupuk Organik, Sifat Kimia Tanah

Abstrak

Pupuk organik menjadi salah satu upaya untuk mengembalikan kesuburan tanah yang mengalami degradasi. Salah satu pupuk organik yang berpotensi dimanfaatkan petani adalah bio-slurry. Bio-slurry terbukti bermanfaat sebagai sumber unsur hara bagi tanaman, baik unsur hara makro maupun mikro. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh aplikasi bio-slurry terhadap sifat kimia tanah, yakni derajat keasaman tanah, kadar C-organik, nitrogen, fosfor dan kalium tanah. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap, dan mengambil sampel tanah di Kebun Percobaan Universitas Sunan Bonang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi bio-slurry tidak berpengaruh signifikan terhadap derajat keasaman tanah (pH) tanah dan kandungan Nitrogen tanah. Namun aplikasi bio-slurry dapat meningkatkan kadar C-Organik tanah hingga dari 1,02% menjadi 2,46%. Bio-slurry dengan dosis 75 gr/polibag juga terbukti mampu meningkatkan kandungan kalium dan fosfor tanah. Fosfor tanah mengalami peningkatan hingga 72% akibat penambahan bio-slurry dan Kalium tanah meningkat hingga 180% dibandingkan tanpa bio-slurry.

Referensi

Andhika, F. (2020). Analisis Kandungan Nutrisi Pada Bio-Slurry Padat Hasil Samping/Limbah Biogas Di Desa Palaan Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang. Jurnal Teknologi Terapan: G-Tech, 1(2), 70–74. https://doi.org/10.33379/gtech.v1i2.270

Azmul, Yusran, & Irmasari. (2016). Sifat kimia tanah pada berbagai tipe penggunaan lahan di sekitar Taman Nasional Lore Lindu ( Studi Kasus Desa Toro Kecamatan Kulawi Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah ). Warta Rimba, 4(2), 24–31.

Biru, T. (2014). Pedoman Pengguna dan Pengawas Pengelolaan dan Pemanfaatan Bioslurry. Buku Pedoman Penggunaan Dan Pemanfaatan Bioslurry, 1–38.

Fadilah, H. F., Kusuma, M. N., Afrianisa, R. D., & Lingkungan, J. T. (2011). Pemanfaatan bioslurry dari digester biogas menjadi pupuk organik cair. Seminar Teknologi Perencanaan, Perancangan, Lingkungan, Dan Infrastruktur, 70, 426–430. http://www.tjyybjb.ac.cn/CN/article/downloadArticleFile.do?attachType=PDF&id=9987

Hairiah, K., Sonya, D., Agus, F., Velarde, S., Ekadinata, A., Rahayu, S., & van Noordwijk, M. (2011). Measuring Carbon Stocks Accross Land Use Systems. www.worldagroforestrycentre.org

Maghfiroh, L., Alamsyah, F. M., Ramadhani, A. R. T., Ulumi, M. A., & Rofik, M. (2023). OPTIMALISASI PUPUK BIO-SLURRY PADAT PADA PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SAWI HIJAU (Brassica juncea L.). Journal Science Innovation and Technology (SINTECH), 3(2), 43–49. https://doi.org/10.47701/sintech.v3i2.2952

Mustikaningrum, D., Suprayogo, D., & Rahayu Utami, S. (2018). Conservation farming in rain-fed agriculture: can biogeotextile, cover crop residues, and soil tillage application improve the growth and the yield of maize (Zea mays L.)? Journal of Degraded and Mining Lands Management, 06(01), 1409–1417. https://doi.org/10.15243/jdmlm.2018.061.1409

Simatupang, H., Soh, H., & Yetti, H. (2016). Pemberian Limbah Cair Biogas pada Tanaman Sawi (Brassica Juncea L.). Jurnal Online Mahasiswa Faperta, 3(2), 1–11.

Suratman, Hikmatullah, & Amran Sulaiman, A. (2018). Karakteristik Tanah-Tanah dari Bahan Induk Abu Volkan Muda di Jawa Barat dan Jawa Tengah Characteristics of Soils Derived from Young Volcanic Ash in West and Central Java. Jurnal Tanah Dan Iklim, 42(1), 1–12.

Zulaehah, I., & Supraptom, E. (2018). Pengaruh Aplikasi Bio-Slurry Cair Terhadap Pertumbuhan Bunga Kol ( Brassica oleracea var . botrytis L .) Varietas Dataran Rendah. Pendidikan Biologi Dan Saintek, III, 161–166.

Zulkarnain, M., Prasetya, B., & Soemarno. (2013). Perubahan sifat fisik, kimia dan biologi tanah pada hutan alam yang diubah menjadi lahan pertanian di kawasan taman nasional Gunung Leuser. Indonesian Green Technology Journal, 2(1), 45–52.

Unduhan

Diterbitkan

2023-12-24

Cara Mengutip

Pengaruh Aplikasi Bio-slurry Terhadap Perbaikan Sifat Kimia Tanah. (2023). RADIKULA: Jurnal Ilmu Pertanian, 2(2), 94-99. https://doi.org/10.70609/radikula.v2i2.3698