Keragaman Lichen di Kawasan Wisata Alam Kandung Kabupaten Tulungagung
DOI:
https://doi.org/10.33379/radikula.v2i01.2911Keywords:
Alam Kandung, Keragaman, Lichen, TulungagungAbstract
Spesies lichen yang terdapat di kawasan wisata Alam Kandung Kabupaten Tulungagung belum teridentifikasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keragaman lichen yang ada di kawasan wisata Alam Kandung Kabupaten Tulungagung. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode survey atau jelajah bebas yang dilakukan ditiga stasiun penelitian dengan ketinggian yang berbeda, yaitu 223 mdpl, 230 mdpl, dan 245 mdpl. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif, disajikan dalam bentuk tabel dan gambar. Hasil penelitian diperoleh 6 spesies lichen yang termasuk dalam 5 famili diantaranya Flavoparmelia caperata, Caloplaca marina, Lepraria membranacea, Arthonia cinnabarina, Cryptothecia striata, dan Chrysothrix candelaris. Pengamatan yang telah dilakukan pada ketiga stasiun menunjukkan bahwa persentase penutupan lichen pada substrat kulit batang pohon menunjukkan nilai yang berbeda. Setiap spesies lichen pada masing-masing stasiun memiliki nilai prsentase penutupan di bawah 50%. Indeks keanekaragaman (H`) lichen di kawasan wisata Alam Kandung termasuk dalam kriteria sedang yaitu H’ sebesar 1,7. Hasil pengukuran faktor abiotik suhu udara di kawasan wisata Alam Kandung berikisar 31°C-32°C, kelembaban udara berikisar 73%-74%, pH tanah 6-7, dan intensitas cahaya 1300 lux. Kondisi ini masih sesuai dengan kehidupan lichen atau lumut kerak.
References
Keanekaragaman Lichen di Pusat Pendidikan Konservasi Alam Bodogol, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Pakuan.
Asih, S.M. 2013. Keanekaragaman Jenis Lichenes Epifit Pada Hutan Kopi dan Hutan Campuran di Nglimut Gonoharjo Kendal. [Skripsi]. Semarang: Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro.
Aththorick,T.A. 2005. Kemiripan Komunitas Tumbuhan Bawah Pada Beberapa Tipe Ekosistem Perkebunan di Labuhan Batu. Jurnal Komunikasi Penelitian.
Baron, G. 1999. Understanding Lichen. England: Richmond Publishing Co.ltd.
Bordeaux, C. Z. 2015. Keanekaragaman Lumut
Kerak Sebagai Bioindikator Kualitas Udara
di Kebun Raya Cibodas, Kebun Raya Bogor
dan Ecopark-LIPI Cibinong. (Skripsi). Insitut Pertanian Bogor.
Dinas Pertanian, Buleleng. 2021. Pengaruh pH
Tanah Terhadap Pertumbuhan Tanaman.
https://distan.bulelengkab.go.id/
Esimone, C.O., T. Grunwald, C.S. Nworu, S. Kuate, P. Proksch, dan K.
Uberla. 2009. Broad Spectrum Antiviral Fractions from the
Lichen Ramalina farinacea (L.) Ach. Chemotherapy. 55(2):
-126
Fitriani, Faturrohman, dan Sukiman. 2017. Komunitas Lumut Kerak (Lichen) di Taman Wisata Alam Suranadi Kabupaten Lombok Barat. Jurnal Science, 2(1):59-69.
Hauck, M., Jurgens, S.R., Brinkmann, M. dan Herminghaus, S., 2008. Surface Hydrophobicity cause SO₂ Tolerance in Lichens. National Library of Medicine. 101(4):531-539
Hardini, J., Kasiamdari, R. S., Santosa, & Purnomo. 2018. Diversity of Species Crustose Lichen of Plumeria spp. in Bali Island. Jurnal Metaformosa, (1) : 123-(ISSN : 2302-5697).
Hoskeri, H.J., V. Krishna, C. Amruthavalli. 2010. Effects of Extracts from Lichen Ramalina pacifica Against Clinically Infectious Bacteria. Researcher. 2(3):81-85.
Ingolfsdottir, K. 2002. Usnic Acid (a Literature Review) Phytochemistry. 61:729-736.
Iskandar, D. 2019. Keanekaragaman Lichenes Di Kawasan Tahura Pocut Meurah Intan Kabupaten Aceh Besar Sebagai Referensi Mata Kuliah Botani Tumbuhan Rendah. In Αγαη 8(5):27-33
Jannah, M., Mohammad H., dan Andi M., 2017. Studi Keanekaragaman Lichen di Hutan Daerah Malang Propinsi Jawa Timur Sebagai Langkah Awal Pemanfaatan Lichen di Indonesia. J. Sci. Phar. 3(2):9-14
Jasimatika. 2019. Keanekaragaman Lichenes Di Kawasan Geothermal Kecamatan Wih Pesam Kabupaten Bener Meriah Sebagai Referensi Mata Kuliah Mikologi. Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Darussalam Banda Aceh.
Kett, A., Dong, S., Andrachuck, H., & Craig, B. 2005. Learning with Lichens : Using Epiphytic Lichens as Bioindicators of Air Pollution. United.
Kinoshita, K., T. Togawa, A. Hiraishi, Y. Nakajima, K. Koyama, T.
Narui, L. Wang, and K. Takahashi. 2010. Antioxidant Activity of Red Pigments from the Lichens Lethariella sernanderi,L. cashmeriana, and L. sinensis. J. Nat. Med. 64(1):85-88.
Kuldeep, S., & Prodyut, B., 2015. Lichen as a
Bio-Indicator Tool for Assessment of
Climate and Air Pollution Vulnerability :
Review. International Research Journal of
Environment Sciences, 4(12):107–117.
Lendemer, James C. 2013. A monograph of the crustose members of the genus Lepraria Ach. s. str. (Stereocaulaceae, Lichenized Ascomycetes) in North America north of Mexico. Opuscula Philolichenum:95.
Mafaza, Husna, dkk. 2019. Keanekaragaman Jenis Lichen di Kota Semarang. Laboratorium Ekologi dan Biosistematika, Universitas Diponegoro. Semarang.
Magurran, A. E. 1988. Ecological Diversity and
Its Measurement. New Jersey (US): Pricenton University Press.
Manojlovic, N.T., P. Vasiljevic, M. Juskovic, S. Najman, S. Jankovic, and A.M. Andjelkovic. 2010. HPLC Analysis and Cytotoxic Potential of Extracts from the Lichen Thamnolia vermicularis var. subuliformis. J. Med. Plant. Res. 4(9):817-823.
Murningsih & Mafaza, H., 2016. Jenis-jenis lichen di Kampus Undip Semarang. Bioma, 18(1), 20-29
Muvidha, Azmil., 2020. Lichen di Jawa Timur. Tulungagung: Akademia Pustaka.
Negi, H.R. 2003. Lichens: A Valuable Bioresource for Enviromental Monitoring and Sustainable
Development. General article: Resonance.
Nuryani, E., Melfa A. H., Zahratul I,. Keragaman Lumut Kerak (Lichenes) Di Resort 6 Taman Nasional Batang Gadis (Tnbg) Sumatera Utara. Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains, 6(1):138-150.
Okuyama, E., K. Umeyama, M. Yamazaki, Y. Kinoshita, dan Y. Yamamoto. 1995. Usnic Acid and Diffractic Acid as Analgesic and Antipyretic Components of Usnea diffracta. Plant. Med.
(2):113-115.
Ramadhanti, Z. N., Inggit A. H., Nadia R. P., Zahra W. P., Mieke M., dan Annisa W. A. U., 2021. Inventarisasi Liken di Kawasan Kebun Raya Bogor. Proceeding of Biology Education, 4(1):120-129. https://doi.org/10.21009/pbe.4-1.11
Rout, J., Pulakdas, and Uperti, D.K., 2010. Epiphytic Lichen Diversity in a Reserve Forest in Southern Assam Northeast India. Tropical Ecology. 2:281-288.
Roziaty, E., Santhyami, Annur I.K., Muhammad Iqbal B.A., 2021. Keanekaragaman Lichen Sebagai Bioindikator Kualitas Udara di Kawasan Kota Surakarta, Jawa Tengah. Bioeksperimen, 7(2):66-73.
Satiyem. 2012. Keanekaragaman Tumbuhan Lumut (Bryophyta) pada Berbagai Ketinggian Hubungannya dengan Kondisi Lingkungan di Wilayah Lereng Selatan Merapi Pasca Erupsi. Program Studi Biologi dan Matematika Fakultas Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Yogyakarta.
Septiana, E. 2011. Potensi Lichen Sebagai Sumber Bahan Obat: Suatu Kajian Pustaka. Jurnal Biologi,XV(1):1-5.
Showman, R. E. 1972. Photosynthetic Response with Respect to Light in Three Strains of
Lichen Algae. The Ohio Journal of Science, 72(March):114–117.
http://hdl.handle.net/1811/568.
Sofiyana, Marinda Sari, dan Mar’atus Sholihah. 2019. Atlas Liken Di Kota Blitar. Banten : CV. AA RIZKY.
Sundra, I.K. 2016. Metode dan Teknik Analisis Flora dan Fauna Darat. Universitas Udayana. Denpasar.
Susilawati, P.R., 2017. Fruticose dan Foliose Lichen di Bukit Bibi,Taman Nasional Gunung Merapi. Jurnal Penelitian, 21(1):12-21
Syukur, C., dan Hernani. 2001. Budidaya Tanaman Obat Komersial,. Penebar Swadaya. Jakarta.
Thani, A., dan Meri, A., 2011. Study of Same Lichen of Qatar. Atlas Journal of Biology, 1(1), 41-46.
Turk, A. Ö., M. Yilmaz, M. Kivanc, and H. Turk. 2003. The Antimicrobial Activity of Extracts of the Lichen Cetraria aculeata and
Its Protolichesterinic Acid Constituent. Z. Naturforsch. C.
(11/12):850-85.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Gading Anom Widodo, Desi Kartikasari, Annisa Nayla Ichyaiddina; Dyah Pitaloka

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















