Pengaruh Vernalisasi Umbi dan Konsentrasi Paclobutrazol terhadap Pertumbuhan dan Hasil Produksi TSS Bawang Merah (Allium ascolonicum L.) Varietas Biru Lancor
DOI:
https://doi.org/10.70609/radikula.v3i2.5336Keywords:
Paclobutrazol, Produksi TSS, Vernalisasi, Zat Pengatur Tumbuh, Bawang MerahAbstract
Produksi biji TSS di Indonesia menjadi masalah utama yang diakibatkan oleh kemampuan pembungaan dan pembentukan biji sangat rendah. Beberapa upaya yang dapat dilakukan guna menanggulangi masalah tersebut yakni dengan melakukan vernalisasi atau suhu dingin serta pemberian konsentrasi paclobutrazol. Tujuan penelitian mengetahui interaksi kombinasi antara vernalisasi dan konsentrasi paclobutrazol pada pertumbuhan dan hasil produksi TSS bawang merah. Penelitian ini dilakukan di Lahan Pertanian UPT Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Padi dan Palawija, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Metodologi penelitian disusun secara faktorial dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 taraf perlakuan, yaitu vernalisasi (kontrol, 8oC, 10oC dan 12oC) dan konsentrasi paclobutrazol (150 ppm, 200 ppm dan 250 ppm). Kombinasi perlakuan terbaik yaitu vernalisasi 12oC dan konsentrasi paclobutrazol 150 ppm memberikan hasil tertinggi pada berat basah brangkasan per-tanaman.
References
BPS. (2023). Kerinci Dalam Angka. BPS Kerinci.https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/NjEjMg==/produksi-tanaman-sayuran.html.
Elizani, P., &Sulistyaningsih, E. (2019). The Correlation And Regression Analysis Of The Growth And Physiological Parameters: How Paclobutrazol Increases Bulb Yield On Three Cultivars Of True Shallot Seed. JournalOf Sustainable Agriculture, 34(2) : 128-139.
Fahrianty, D., R. Poerwanto., W. Widodo.,& E. Palupi. (2020). Peningkatan Pembungaan dan Hasil Biji Bawang Merah Varietas Bima melalui Vernalisasi dan Aplikasi GA3. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia (JIPI), 25(2): 244-251.
Jasmi, E.S. & D. Indradewa. (2013). Pengaruh Vernalisai Umbi Terhadap Pertumbuhan, Hasil, dan Pembungaan Bawang Merah (Allium cepa L. Aggregatum group) di Dataran Rendah. Skripsi. Fakultas Pertanian UGM. Yogyakarta. 16 halaman.
Jasmin, S. Endang, & I. Didik. (2013). Pengaruh Vernalisasi Umbi Terhadap Pertumbuhan, Hasil, dan Pembungaan Bawang Merah (Allium cepa L. Aggregatum Group) di Dataran Rendah. Ilmu Pertanian, 16(1), 42 – 57.
Marshel, E., M. K. Bangun & L. A. P. Putri. (2015). Pengaruh Waktu dan Konsentrasi Paclobutrazol Terhadap Pertumbuhan Bunga Matahari (Hellianthus annuus L.). Jurnal Online Agroteknologi, 3(3): 929–937.
Rukmana, R dan Y. Herdi. (2017). Sukses Budidaya Bawang Merah di Pekarangan dan Perkebunan. Lily Publisher. Yogyakarta. 162 halaman.
Syaputra, E., Nurbaiti. dan S. Yosefa. (2017). Pengaruh Pemberian Paclobutrazol terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Tomat dengan Pemangkasan Satu Cabang Utama. Jom Faperta. Vol. 1 No. 1 februari 2017.
Wijana, I. M. A. A., Hariyono, K., dan Winarso, S. (2015). Pengaruh Aplikasi Paclobutrazol dan Dosis Pupuk Kalium Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Umbi Bawang Merah (Allium Ascalonicum L.). Berkala Ilmiah Pertanian, 1–5. Universitas Jember. Jember. 5 halaman.
Wu, C., M. Wang, Y. Dong., & H. Meng. (2015). Growth, Bolting And Yield Of Garlic (Allium sativum L.) In Response To Clove Chilling Treatment. J. Scientia Horticulturae, 194, 43–52.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Aldia Safira Hartono, Ida Retno Moeljani, Agus Sulistyono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















