Karakterisasi Morfologi Bawang Putih (Allium sativum L.) Varietas Lokal di Satria Tani Hanggawana
DOI:
https://doi.org/10.70609/radikula.v4i1.6090Keywords:
Bawang putih, Karakterisasi, MorfologiAbstract
Satria Tani Hanggawana berlokasi di Desa Kalisapu Kecamatan Slawi Kabupaten Tegal menjadi tempat yang menerapkan dua konsep, yaitu agrowisata dan eduwisata. Dua konsep ini menyajikan destinasi wisata dengan keindahan atau pengalaman bertani, tapi juga memberikan banyak ilmu dan pengetahuan baru mengenai pertanian. Salah satu tanaman yang dibudidayakan di sana dan memiliki potensi penjualan yang besar adalah bawang putih. Bawang putih merupakan komoditas sayuran yang sering digunakan oleh masyarakat sebahan bahan masakan. Varietas bawang putih dapat ditentukan dengan membedakan karakter morfologinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter morfologi tanaman bawang putih varietas lokal di Satria Tani Hanggawana. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Juni 2024. Penelitian lapangan dilakukan di lokasi budidaya tanaman Satria Tani Hanggawana Tegal. Hasil pengamatan lapangan menunjukkan bahwa umbi bawang putih lokal di lokasi Satria Tani Hanggawana memiliki karakter yang khas dari warna kulitnya yang kemerah-merahan.
References
Ardiana, A. (2017). Perbedaan Zona Hambat Terhadap Jamur Malassezia Furfur Antara Pemberian Ekstrak Umbi Bawang Putih (Allium Sativum Linn) Dengan Kulit Umbi Bawang Putih (Allium Sativum Linn). Karya Tulis Ilmiah, Universitas Muhammadiyah Surabaya, 23. Diakses dari https://repository.um-surabaya.ac.id/105/
Bhatwalkar, S.B., Mondal, R., Krishna, S.B.N., Adam, J.K., Govender, P., Anupam, R. (2021). Antibacterial Properties of Organosulfur Compounds of Garlic (Allium sativum). Frontiers in Microbiology, 1–20.
Cartika, I., et al. (2022). Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Putih pada Berbagai Penambahan Lama Penyinaran Lampu LED Putih. Jurnal Agronomi, 50(1), 57-64.
Corzo-Martínez, M., Villamiel, M., & Corzo, N. (2019). Garlic: A review of its antimicrobial effects. Foods, 8(10), 488.
Fufa, B.K. (2019). Anti-bacterial and Anti-fungal Properties of Garlic Extract (Allium sativum): A Review. Microbiology Research Journal International, 28(3), 1–5.
Garba, I., Umar, A., Abdulrahman, A., Tijjani, M., Aliyu, M., Zango, U., Muhammad, A. (2014). Phytochemical and antibacterial properties of garlic extracts. Bayero Journal of Pure and Applied Sciences, 6(2), 45.
Hardiyanto, N.F., Devy, N., & Supriyanto, A. (2017) Eksplorasi, Karakterisasi, dan Evaluasi Beberapa Klon Bawang Putih Lokal.
Husain, N. A. (2015). Studi Etnobotani dan Identifikasi Tumbuhan Berkhasiat Obat Berbasis Pengetahuan Lokal di Kabupaten Enrekang. Skripsi. Universitas Hasanuddin Makasar.
Kaswinarni, F. (2015). Aspek gizi, mikrobiologis, dan organoleptik tempura ikan rucah dengan berbagai konsentrasi bawang putih (Allium sativum). Pros Sem Nas Masy Biodiv Indon, 127-130.
Khairani, A. (2014). Bawang Putih Raja Tanaman Kedokteran. Surabaya: Alfasyam Publishing.
Maraina, S. (2019). Penuntun Praktikum Morfologi Tumbuhan. Jakarta: Uki Press: Pusat Penerbitan Dan Publikasi Universitas Kristen Indonesia.
Mohseinipour, M., Ghasemi, M., & Mohammadi, M. (2015). The effect of different levels of nitrogen fertilizer on yield and some quality characteristics of garlic (Allium sativum L.). Journal of Agricultural Sciences and Technology, 7(1), 1-10.
Mona N. M. (2018). Antimikroba Ekstrak Bawang Putih. Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor, Bogor. 1, 55-66.
Parwati. (2021). Bunga bawang putih memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan tanaman meskipun tidak menghasilkan buah yang berbiji. Skripsi, Universitas Islam Riau Pekanbaru, 6. Diakses dari https://repository.uir.ac.id/13423/
Rahayu, Putri. (2015). Pengaruh Pemberian Umbi Bawang Putih (Allium sativum L) sebagai Anti Kutu Beras (Sitophilus oryzae L) dan Pemanfaatannya untuk Bahan Ajar pada Mata Kuliah Biologi Terapan. Skripsi, Universitas Muhammadiyah Surabaya, 18. Diakses dari https://repository.um-surabaya.ac.id/811/ulaksono, J. (2020). Peranan digital marketing bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (umkm) desa tales kabupaten kediri. Generation Journal, 4(1), 41–47.
Rahmawati, E., Sunarso, S., & Widyastuti, P. (2017). Karakterisasi morfologi dan molekuler bawang merah (Allium cepa L.) lokal Jawa Tengah. Jurnal Hortikultura, 27(1), 10-18.
Strika, I., Basic, A., Halilovic, N. (2017). Bulletin of the Chemists and Technologists of Bosnia and Herzegovina Antimicrobial effects of garlic (Allium sativum L.). Organic scientist, 47, 1-10.
Tigauw, S. (2015). Eektivitas Ekstrak Bawang Putih Dan Tembakau Terhadap Kutu Daun (Myzus percisae Sulz.) Pada Tanaman Cabai.Eugenia, 21 (03):6.
Trishadi, R. (2016). Pestisida Nabati Ramah Lingkungan Untuk Mengendalikan Hama Dan Penyakit Tanaman. Probolinggo: Dinas Perkebunan Dan Perhutanan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 'Iffah Maulida 'Alawiyyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















