Penguatan Keterampilan Merancang Busana Tari bagi Pelatih Sanggar Senaputra Malang Berbasis Identitas Budaya Lokal Malang
DOI:
https://doi.org/10.33379/tepiswiring.v5i2.10529Kata Kunci:
Kapasitas Artistik; Desain Busana; Identitas Visual; Sanggar Senaputra; Inovasi Seni PertunjukanAbstrak
Artikel ini menjelaskan tentang perancangan desain busana tari yang dilakukan oleh Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Negeri Malang (UM) pada pelatih tari di Sanggar Senaputra Malang. Tujuannya melengkapi kompetensi antara penguasaan gerak tari dan aspek perancangan busana tari. Melalui pendekatan pendampingan intensif, para pelatih diposisikan sebagai desainer busana yang mampu menerjemahkan narasi lakon ke dalam bahasa visual gambar, pola, dan bentuk kostum. Proses ini diawali dengan bedah narasi budaya guna menggali nilai filosofis, diikuti oleh eksplorasi estetika yang memadukan pakem tradisional dengan inovasi modern, serta diakhiri dengan workshop produksi busana tari. Kegiatan diselenggarakan secara intensif pada 7 - 21 Juni 2025 yang melibatkan 20 peserta. Kegiatan ini menitikberatkan pada penguatan desain busana khas Malang, pemilihan material busana tari, dan pembuatan pola, serta produksinya. Hasilnya, para pelatih kini memiliki kemandirian dalam menciptakan busana tari yang inovatif dan memiliki identitas budaya Malang. Selain menghasilkan empat prototipe desain dan produk busana tari yang menjadi "ruh" seni pertunjukan, program ini berhasil melahirkan luaran kemampuan dasar yang potensi dalam mewujudkan busana tari khas Malang







